Peluang Usaha Rumahan
Bisnis Snack & Kue, dari Dapur Rumah
Makanan Ringan
Bagi Anda yang ingin memulai usaha atau ibu-ibu yang berkeinginan membantu suami menambah penghasilan, mengembangkan usaha dari rumah sendiri bisa jadi pilihan yang paling tepat. Di jaman krisis ekonomi ketika banyak terjadi PHK dan pendapatan keluarga yang semakin menurun, alternatif membuka usaha merupakan jalan keluar yang paling pas.
Usaha rumahan merupakan usaha yang dilakukan di rumah sendiri. Skala usaha kecil atau mikro yang tentu saja biasanya dikelola perorangan atau keluarga. Usaha kecil rumah menjadi solusi tepat bagi beberapa orang. Usaha ini sangat banyak sekali macamnya. Yang paling mudah dilakukan adalah membuka usaha rumahan snack dan kue dari dapur.
Dengan modal yang sangat terjangkau usaha ini bisa dimulai. Bahkan dengan modal dengkul pun menjual snack dan kue bisa dilakukan. Dengan uang seratus ribu rupiah misalnya Anda bisa membuat cilot dan menjualnya di depan sekolah. Dengan modal terbatas Anda menjual burger orang lain untuk dijajakan di rumah misalnya. Begitu laku Anda membayarnya. Begitu kecil modal yang dibutuhkan. Modal kecil karena usaha dari rumah biasanya dilakukan secara bertahap dari kecil lalu bertahap ke skala besar.
Usaha ini relatif tidak membutuhkan mesin atau peralatan canggih. Dengan peralatan dapur yang dimiliki sudah bisa menjual makanan ini. Jadi dana investasi bisa ditekan, bahkan Anda tidak perlu melakukan investasi terlebih dahulu. Cukup dengan wajan penggorengan, kompor serta panci yang dimiliki di dapur, Anda sudah bisa menjadi pengusaha rempeyek, kerupuk kemasan atau kacang telur.
Usaha snack dan kue sangat mudah dan praktis untuk dilakukan. Anda tidak perlu memiliki keahlian khusus untuk membuka usaha ini. Memasak sangat mudah dilakukan oleh siapapun bahkan bukan ahli masakpun usaha kue dan snack bisa dikembangkan. Jika ingin ahli, tersedia aneka buku resep dan kursus masak yang mengajarkan cara tepat membuat snack dan kue.
Pangsa pasar snack dan kue termasuk besar. Orang Indonesia memiliki kebiasaan ngemil yang dilakukan untuk disaat senggang, santai atau menunggu waktu makan. Minum teh atau pesta pasti menyuguhkan kue dan snack sebagai pengisi makanan. Kehadiran snack dan kue dalam banyak kesempatan merupakan potensi pasar yang luar biasa. Orang tetap butuh klappertart untuk arisan, butuh pisang goreng untuk teman minum teh sore hari, makan keripik singkong saat menunggu bis, anak-anak sekolah mengisi perut dengan aneka snack saat istirahat. Begitu besar pasar snack dan kue karena makanan ini banyak dikonsumsi dalam berbagai kesempatan.
Usaha snack dan kue dari dapur merupakan salah satu usaha yang sangat kecil resikonya. Bahkan boleh dikatakan jika snack dan kue tidak laku bisa dimakan sendiri. Resiko terbesar pada kue basah atau segar yang mudah basi. Sedang untuk snack dan kue kering yang awet bisa bertahan beberapa bulan sehingga masih relatif aman untuk dijual hari berikutnya.
Usaha snack dan kue dari rumahan tidak bisa dianggap remeh karena skala usahanya kecil. Meski demikian, keuntungan snack dan kue rumahan termasuk besar. Beberapa jenis kue khusus yang enak dan mahal bisa mendapatkan keuntungan besar 45%. Untuk kue dan snack dengan persaingan ketat keuntungan berkisar antara 20-25%. Kue dan snack semakin tinggi untungnya jika dikemas menarik dan cantik.
http://usahakecil.info/Usaha-Rumahan/peluang-usaha-rumahan.html
Minggu, 17 Oktober 2010
Usaha Bawang Goreng
Usaha Bawang Goreng
Sukses Berbisnis Makanan Kemasan
Kejelian melihat peluang pasar, itulah kelebihan Ari Dianto dalam menjalankan usaha bawang goreng sejak 1996. Dengan modal awal sekitar Rp 100 ribu untuk membeli 10 kilogram bawang merah dari Brebes, Jawa Tengah, minyak goreng, dan plastik pembungkus, Ari kini mampu meraih omzet puluhan juta rupiah per bulan.
Ari dan istrinya Sri Mulyanti mengaku sempat kesulitan berbisnis bawang goreng. Namun berkat ketekunan dan keseriusan, mereka kini menjadi pengusaha bawang goreng yang sukses di Bogor, Jawa Barat. "Untuk pemasaran Januari-Februari kita bisa memasarkan dua sampai tiga kwintal per hari. Pemasaran mencakup wilayah Jabotabek," ujar Ari yang hanya lulusan sekolah menengah atas belum lama berselang.
Selain bersama sang istri dalam berbisnis, Ari dibantu 10 karyawan yang berasal dari lingkungan tempat tinggalnya. Ari biasa memasarkan bawang goreng seharga Rp 35 ribu per kg. Guna meningkatkan jumlah konsumen, Ari melakukan pendekatan langsung ke sejumlah pedagang makanan yang membutuhkan bawang goreng seperti penjual bakso serta pengusaha katering.
Keberhasilan berbisnis juga dirasakan Erlismiati. Sejak 2000, ia eksis memasarkan sambal balado kentang hasil kreasi sendiri. Dengan modal awal sekitar Rp 300 ribu untuk pembelian bahan baku kentang, cabe giling, minyak goreng, dan peralatan dapur, Erlismiati kini mampu meraih omzet hingga Rp 10 juta per bulan. Bahkan, ia bisa mencapai keuntungan dua kali lipat pada hari-hari besar seperti Idulfitri dan Iduladha. "Resep saya ciptakan sendiri. Saya memakai pengawet alami yaitu kapur sirih," ujar wanita berusia 46 tahun ini.
Dalam menjalankan usahanya, Erlismiati sehari-hari dibantu lima karyawan tetap dan delapan pegawai lepas yang berasal dari anggota keluarga maupun lingkungan rumahnya di Bekasi Utara, Jabar. Ia bermula memasarkan produknya dari kelompok pengajian dan acara silaturahmi keluarga. Namun, pemasaran hasil kreasi Erlismiati kini menjangkau Kalimantan, Bali, hingga Mekah, Arab Saudi. "Saya biasa menjual antara Rp 6.000 per ons atau Rp 60 ribu per kilogram," tutur Erlismiati. Sumber: Liputan6.com
http://usahakecil.info/Latest/usaha-bawang-goreng.html
Sukses Berbisnis Makanan Kemasan
Kejelian melihat peluang pasar, itulah kelebihan Ari Dianto dalam menjalankan usaha bawang goreng sejak 1996. Dengan modal awal sekitar Rp 100 ribu untuk membeli 10 kilogram bawang merah dari Brebes, Jawa Tengah, minyak goreng, dan plastik pembungkus, Ari kini mampu meraih omzet puluhan juta rupiah per bulan.
Ari dan istrinya Sri Mulyanti mengaku sempat kesulitan berbisnis bawang goreng. Namun berkat ketekunan dan keseriusan, mereka kini menjadi pengusaha bawang goreng yang sukses di Bogor, Jawa Barat. "Untuk pemasaran Januari-Februari kita bisa memasarkan dua sampai tiga kwintal per hari. Pemasaran mencakup wilayah Jabotabek," ujar Ari yang hanya lulusan sekolah menengah atas belum lama berselang.
Selain bersama sang istri dalam berbisnis, Ari dibantu 10 karyawan yang berasal dari lingkungan tempat tinggalnya. Ari biasa memasarkan bawang goreng seharga Rp 35 ribu per kg. Guna meningkatkan jumlah konsumen, Ari melakukan pendekatan langsung ke sejumlah pedagang makanan yang membutuhkan bawang goreng seperti penjual bakso serta pengusaha katering.
Keberhasilan berbisnis juga dirasakan Erlismiati. Sejak 2000, ia eksis memasarkan sambal balado kentang hasil kreasi sendiri. Dengan modal awal sekitar Rp 300 ribu untuk pembelian bahan baku kentang, cabe giling, minyak goreng, dan peralatan dapur, Erlismiati kini mampu meraih omzet hingga Rp 10 juta per bulan. Bahkan, ia bisa mencapai keuntungan dua kali lipat pada hari-hari besar seperti Idulfitri dan Iduladha. "Resep saya ciptakan sendiri. Saya memakai pengawet alami yaitu kapur sirih," ujar wanita berusia 46 tahun ini.
Dalam menjalankan usahanya, Erlismiati sehari-hari dibantu lima karyawan tetap dan delapan pegawai lepas yang berasal dari anggota keluarga maupun lingkungan rumahnya di Bekasi Utara, Jabar. Ia bermula memasarkan produknya dari kelompok pengajian dan acara silaturahmi keluarga. Namun, pemasaran hasil kreasi Erlismiati kini menjangkau Kalimantan, Bali, hingga Mekah, Arab Saudi. "Saya biasa menjual antara Rp 6.000 per ons atau Rp 60 ribu per kilogram," tutur Erlismiati. Sumber: Liputan6.com
http://usahakecil.info/Latest/usaha-bawang-goreng.html
Budidaya Ikan Cupang
Budidaya Ikan Cupang
Ikan Cupang
Jikalau Anda penggemar atau penghobi ikan hias, cobalah membudidayakan ikan cupang sebagai alternatif penghasilan tambahan atau penghasilan sampingan. Karena modal yang dibutuhkan dalam pembudidayaan ikan cupang tidaklah besar, Anda hanya mengeluarkan modal sebesar Rp. 5.000.- s/d Rp. 10.000,- untuk sepasang ikan cupang, sebagai indukan.
Sebagai wadah tempat ikan atau aquariumnya, Anda bida memanfaatkan bekas botol air kemasan yang tentunya Anda bisa mendapatkan dengan mudah di sekitar lingkungan rumah Anda. Untuk pakan ikan cupang tidaklah memerlukan pakan ikan yang mahal-mahal, cukup carikan nyamuk mati, jentik-jentik nyamuk atau sisakan beberapa serat daging dari lauk pauk yang kita makan sehari-hari.
Tentunya Anda harus mempelajari terlebih dahulu bagaimana cara mengawinkan ikan cupang hingga bertelur dan menetaskannya. Kembangkanlah lagi dengan cara mengawinkan anak-anak ikan cupang tersebut, pilihlah anak ikan cupang yang sehat dan mempunyai sifat genetis yang baik.
Anda bisa menjual anakan ikan cupang ke pasaran dengan harga Rp. 1000,- per ekor. Dari sepasang induk ikan cupang bisa dihasilkan 100 s/d 200 anak ikan cupang. Anda bisa hitung sendiri berapa pemasukan yang Anda dapatkan bila Anda punya 10 pasang indukan. Lumayan, khan?
Apalagi kalau Anda bisa menghasilkan ikan cupang kualitas aduan, kontes atau bahkan kualitas ekspor. Anda bisa mendapatkan ratusan ribu rupiah per ekor.
Namun, sebelum itu Anda harus membayar terlebih dulu dengan ketelatenan dan ketekunan, karena kendala yang biasa dihadapi adalah masalah air, makanan, media, suhu dan penyakit. Cari tahu mengapa ikan cupang Anda misalnya mati, apa penyebabnya? Perbaiki kesalahan-kesalahan tersebut dan mulailah lagi dari awal. Cara budidaya ikan cupang bisa dilihat di sini, atau bisa di download di sini .
Dari beberapa materi motivasi mengatakan, Anda akan mendapatkan hasilnya setelah mengalami dua atau tiga kali kegagalan. Anda percaya?
http://usahakecil.info/Latest/budidaya-ikan-cupang.html
Ikan Cupang
Jikalau Anda penggemar atau penghobi ikan hias, cobalah membudidayakan ikan cupang sebagai alternatif penghasilan tambahan atau penghasilan sampingan. Karena modal yang dibutuhkan dalam pembudidayaan ikan cupang tidaklah besar, Anda hanya mengeluarkan modal sebesar Rp. 5.000.- s/d Rp. 10.000,- untuk sepasang ikan cupang, sebagai indukan.
Sebagai wadah tempat ikan atau aquariumnya, Anda bida memanfaatkan bekas botol air kemasan yang tentunya Anda bisa mendapatkan dengan mudah di sekitar lingkungan rumah Anda. Untuk pakan ikan cupang tidaklah memerlukan pakan ikan yang mahal-mahal, cukup carikan nyamuk mati, jentik-jentik nyamuk atau sisakan beberapa serat daging dari lauk pauk yang kita makan sehari-hari.
Tentunya Anda harus mempelajari terlebih dahulu bagaimana cara mengawinkan ikan cupang hingga bertelur dan menetaskannya. Kembangkanlah lagi dengan cara mengawinkan anak-anak ikan cupang tersebut, pilihlah anak ikan cupang yang sehat dan mempunyai sifat genetis yang baik.
Anda bisa menjual anakan ikan cupang ke pasaran dengan harga Rp. 1000,- per ekor. Dari sepasang induk ikan cupang bisa dihasilkan 100 s/d 200 anak ikan cupang. Anda bisa hitung sendiri berapa pemasukan yang Anda dapatkan bila Anda punya 10 pasang indukan. Lumayan, khan?
Apalagi kalau Anda bisa menghasilkan ikan cupang kualitas aduan, kontes atau bahkan kualitas ekspor. Anda bisa mendapatkan ratusan ribu rupiah per ekor.
Namun, sebelum itu Anda harus membayar terlebih dulu dengan ketelatenan dan ketekunan, karena kendala yang biasa dihadapi adalah masalah air, makanan, media, suhu dan penyakit. Cari tahu mengapa ikan cupang Anda misalnya mati, apa penyebabnya? Perbaiki kesalahan-kesalahan tersebut dan mulailah lagi dari awal. Cara budidaya ikan cupang bisa dilihat di sini, atau bisa di download di sini .
Dari beberapa materi motivasi mengatakan, Anda akan mendapatkan hasilnya setelah mengalami dua atau tiga kali kegagalan. Anda percaya?
http://usahakecil.info/Latest/budidaya-ikan-cupang.html
Usaha Keripik Singkong
Analisa Peluang Usaha Keripik Singkong
Keripik Singkong
Kebutuhan terhadap produk keripik singkong masih cukup besar, pangsa pasarnya masih cukup luas dan beragam. Kalau Anda menjualnya dengan gerobak dorong tentunya sasarannya adalah masyarakat menengah ke bawah, namun bila Anda mengemasnya dengan baik tentunya Anda bisa menentukan target pasar menengah ke atas.
Apalagi kalau Anda punya sepuluh gerobak dorong untuk berusaha, Anda bisa menjadi juragan usaha keripik singkong. Tetapi, untuk memulai sebuah usaha mulailah yang kecil dulu, selami dan pahami karakteristik usaha keripik singkong. Kalau tidak punya gerobak dorong, mulailah dari rumah Anda sendiri, kenalkan produk Anda ke teman-teman dekat, tetangga-tetangga Anda, seluruh tetangga di kampung, tentunya mereka harus mengeluarkan uang untuk membeli produk keripik singkong Anda disamping Anda harus menyediakan ‘tester’ sebagai ‘cicip-cicip’.
Nah, kalau produk Anda diterima mulailah untuk menitipkan produk Anda ke toko-toko, bisa swalayan, supermarket, atau toko khusus pusat oleh-oleh di kota Anda. Tentunya, Anda harus mengemasnya dengan baik dan diberi merek. Namun adakalanya toko pusat oleh-oleh hanya mau menerima kemasan kosongan tanpa merek dan merek atau labelnya akan diberi sendiri oleh toko tersebut. Tidak masalah, sepanjang Anda tidak dirugikan dan keuntungan yang Anda harapkan terpenuhi.
Di samping itu pusat oleh-oleh biasanya sudah punya surat ijin produksi atau ijin lainnya dari instansi terkait dan Anda tidak perlu repot-repot untuk mengurusnya. Tetapi lebih baik Anda harus mengurus ijin apabila Anda memberi kemasan pada produk Anda, biar produk Anda tidak dikatakan ilegal.
Bagaimana kalau dijual pakai gerobak dorong? Lazimnya ya harus mengurus ijin lebih dulu, karena biaya perijinan untuk pemula memang agak berat, tidak mahal sebenarnya untuk mengurus perijinan, sambil produksi Anda bisa menanyakan ke dinas industri kecil atau ke instansi terkait lainnya.
Sebagai langkah awal untuk memulai usaha keripik singkong adalah siapkan singkong yang telah dikupas dan dicuci bersih, dipotong bulat tipis-tipis. Rendam irisan tersebut dalam air kapurselama sekitar 1 sampai 4 jam untuk memperoleh kualitas keripik yang lunak dan renyah. Anda bisa melakukan percobaan dengan beberapa variasi lama perendaman, karena air kapur akan mempengaruhi tekstur dari keripik singkong. Untuk memberi rasa asin bisa diberi garam.
Setelah perendaman ditiriskan sejenak dan mulailah menggoreng. Paling bagus jika minyaknya benar-benar mendidih dengan api yang sedang. Pakailah minyak goreng yang banyak sehingga irisan singkong terendam dalam minyak goreng. Bila sudah kekuningan lantas diangkat.
Dari tahap ini Anda bisa memberi rasa lain terhadap keripik singkong Anda, keripik singkong rasa manis, rasa balado, rasa itali, atau rasa lainnya yang menurut Anda benar-benar bisa berbeda dengan produk keripik singkong lainnya. Lebih baik rasanya disesuaikan dengan dari daerah Anda sendiri, karena itu bisa membuat perbedaan. Untuk kemasan keripik singkong, Anda bisa menggunakan kantong plastik yang di desain dengan menarik, untuk melekatkan kantong plastiknya bisa digunakan hand sealer , alat pengemas plastik.
Mengenai harga, Anda bisa survey harga ke pasar dan toko-toko terdekat, saat ini harga keripik singkong di pasaran per kemasan bervariasi dari Rp. 2.500,- hingga Rp. 5.000,-, tergantung dari target pasarnya.
Selamat berusaha dan terus berinovasi!
http://usahakecil.info/Latest/keripik-singkong.html
Keripik Singkong
Kebutuhan terhadap produk keripik singkong masih cukup besar, pangsa pasarnya masih cukup luas dan beragam. Kalau Anda menjualnya dengan gerobak dorong tentunya sasarannya adalah masyarakat menengah ke bawah, namun bila Anda mengemasnya dengan baik tentunya Anda bisa menentukan target pasar menengah ke atas.
Apalagi kalau Anda punya sepuluh gerobak dorong untuk berusaha, Anda bisa menjadi juragan usaha keripik singkong. Tetapi, untuk memulai sebuah usaha mulailah yang kecil dulu, selami dan pahami karakteristik usaha keripik singkong. Kalau tidak punya gerobak dorong, mulailah dari rumah Anda sendiri, kenalkan produk Anda ke teman-teman dekat, tetangga-tetangga Anda, seluruh tetangga di kampung, tentunya mereka harus mengeluarkan uang untuk membeli produk keripik singkong Anda disamping Anda harus menyediakan ‘tester’ sebagai ‘cicip-cicip’.
Nah, kalau produk Anda diterima mulailah untuk menitipkan produk Anda ke toko-toko, bisa swalayan, supermarket, atau toko khusus pusat oleh-oleh di kota Anda. Tentunya, Anda harus mengemasnya dengan baik dan diberi merek. Namun adakalanya toko pusat oleh-oleh hanya mau menerima kemasan kosongan tanpa merek dan merek atau labelnya akan diberi sendiri oleh toko tersebut. Tidak masalah, sepanjang Anda tidak dirugikan dan keuntungan yang Anda harapkan terpenuhi.
Di samping itu pusat oleh-oleh biasanya sudah punya surat ijin produksi atau ijin lainnya dari instansi terkait dan Anda tidak perlu repot-repot untuk mengurusnya. Tetapi lebih baik Anda harus mengurus ijin apabila Anda memberi kemasan pada produk Anda, biar produk Anda tidak dikatakan ilegal.
Bagaimana kalau dijual pakai gerobak dorong? Lazimnya ya harus mengurus ijin lebih dulu, karena biaya perijinan untuk pemula memang agak berat, tidak mahal sebenarnya untuk mengurus perijinan, sambil produksi Anda bisa menanyakan ke dinas industri kecil atau ke instansi terkait lainnya.
Sebagai langkah awal untuk memulai usaha keripik singkong adalah siapkan singkong yang telah dikupas dan dicuci bersih, dipotong bulat tipis-tipis. Rendam irisan tersebut dalam air kapurselama sekitar 1 sampai 4 jam untuk memperoleh kualitas keripik yang lunak dan renyah. Anda bisa melakukan percobaan dengan beberapa variasi lama perendaman, karena air kapur akan mempengaruhi tekstur dari keripik singkong. Untuk memberi rasa asin bisa diberi garam.
Setelah perendaman ditiriskan sejenak dan mulailah menggoreng. Paling bagus jika minyaknya benar-benar mendidih dengan api yang sedang. Pakailah minyak goreng yang banyak sehingga irisan singkong terendam dalam minyak goreng. Bila sudah kekuningan lantas diangkat.
Dari tahap ini Anda bisa memberi rasa lain terhadap keripik singkong Anda, keripik singkong rasa manis, rasa balado, rasa itali, atau rasa lainnya yang menurut Anda benar-benar bisa berbeda dengan produk keripik singkong lainnya. Lebih baik rasanya disesuaikan dengan dari daerah Anda sendiri, karena itu bisa membuat perbedaan. Untuk kemasan keripik singkong, Anda bisa menggunakan kantong plastik yang di desain dengan menarik, untuk melekatkan kantong plastiknya bisa digunakan hand sealer , alat pengemas plastik.
Mengenai harga, Anda bisa survey harga ke pasar dan toko-toko terdekat, saat ini harga keripik singkong di pasaran per kemasan bervariasi dari Rp. 2.500,- hingga Rp. 5.000,-, tergantung dari target pasarnya.
Selamat berusaha dan terus berinovasi!
http://usahakecil.info/Latest/keripik-singkong.html
USAHA STUDIO PHOTO MINI
USAHA STUDIO PHOTO MINI
Sekarang makin banyak kamera digital yang dijual dengan harga murah, apalagi yang jenis pocket. Ini bisa menjadi peluang usaha kecil yang sangat menguntungkan bila kita tahu cara memanfaatkan peluang usaha modal kecil ini, seperti dengan membuka membuka studio photo kecil-kecilan atau studio photo mini, termasuk usaha cetak photo.
Apalagi kalau Anda sudah punya counter toko HP dan isi pulsa HP, Anda tinggal menambahkan saja usaha modal kecil ini.
Alat yang dibutuhkan :
- Kamera digital (bisa diganti dengan HP berkamera)
- Tripot
- Komputer
- Printer
Modal Kerja :
Kertas Photo A4 Rp. 800/lbr + tinta 500/lbr = Rp. 1.300/lbr
Harga Jual
1lbr A4 = 12 lbr ukuran 2R, jadi 12 x 1.000 = Rp. 12.000/lbr
Keuntungan
Rp. 12.000 - Rp. 1.300 = Rp. 10.700/lbr A4
Read more...
Welcome to Info Peluang Usaha Kecil
Salam LUAR BIASA, terima kasih Anda telah meluangkan waktu untuk menjenguk situs ini. Kami berharap situs Info Usaha Kecil ini dapat menggugah semangat atau ide Anda dalam berusaha dengan modal kecil, menengah atau ber-wirausaha. Peluang Usaha selalu ada bila anda jeli dan berani meraihnya. Atau Anda ingin membuat usaha sampingan, wiraswasta! Kami juga menyediakan mesin atau alat yang digunakan untuk usaha kecil, industri skala kecil, usaha mikro atau home industri.
http://usahakecil.info/
Sekarang makin banyak kamera digital yang dijual dengan harga murah, apalagi yang jenis pocket. Ini bisa menjadi peluang usaha kecil yang sangat menguntungkan bila kita tahu cara memanfaatkan peluang usaha modal kecil ini, seperti dengan membuka membuka studio photo kecil-kecilan atau studio photo mini, termasuk usaha cetak photo.
Apalagi kalau Anda sudah punya counter toko HP dan isi pulsa HP, Anda tinggal menambahkan saja usaha modal kecil ini.
Alat yang dibutuhkan :
- Kamera digital (bisa diganti dengan HP berkamera)
- Tripot
- Komputer
- Printer
Modal Kerja :
Kertas Photo A4 Rp. 800/lbr + tinta 500/lbr = Rp. 1.300/lbr
Harga Jual
1lbr A4 = 12 lbr ukuran 2R, jadi 12 x 1.000 = Rp. 12.000/lbr
Keuntungan
Rp. 12.000 - Rp. 1.300 = Rp. 10.700/lbr A4
Read more...
Welcome to Info Peluang Usaha Kecil
Salam LUAR BIASA, terima kasih Anda telah meluangkan waktu untuk menjenguk situs ini. Kami berharap situs Info Usaha Kecil ini dapat menggugah semangat atau ide Anda dalam berusaha dengan modal kecil, menengah atau ber-wirausaha. Peluang Usaha selalu ada bila anda jeli dan berani meraihnya. Atau Anda ingin membuat usaha sampingan, wiraswasta! Kami juga menyediakan mesin atau alat yang digunakan untuk usaha kecil, industri skala kecil, usaha mikro atau home industri.
http://usahakecil.info/
Types of Physical Evidence Jenis Bukti Fisik
Elemen Bukti Fisik
Types of Physical Evidence Jenis Bukti Fisik
Essential Evidence Bukti penting
Peripheral Evidence Bukti Peripheral
Significance of Physical Evidence Pentingnya Bukti Fisik
Chapter Summary Ringkasan Bab
Customers in the service sector attempt to take cues about the service provider's capabilities and the quality of service offered from physical evidence. Pelanggan dalam usaha sektor jasa untuk mengambil isyarat tentang kemampuan penyedia jasa dan kualitas layanan yang ditawarkan dari bukti fisik. The major elements of physical evidence include the physical environment, the modes and content of communication, service personnel, the tangible elements accompanying the service and the brand. Unsur-unsur utama dari bukti fisik meliputi lingkungan fisik, mode dan isi komunikasi, petugas servis, unsur-unsur nyata yang menyertai layanan dan merek.
The layout of the service center, atmosphere and aesthetics constitute physical environment. Tata letak pusat, suasana pelayanan dan estetika merupakan lingkungan fisik. A well-designed layout, maintenance of appropriate lighting, music and visuals, pleasant and attractive ambiance of the outlet ensure that customers enjoy their service encounter. A-tata letak yang dirancang dengan baik, pemeliharaan yang tepat musik pencahayaan, dan visual, dan menarik suasana yang menyenangkan outlet memastikan bahwa pelanggan menikmati pertemuan layanan mereka. Placing signboards where needed and displaying the chart of service charges helps customers serve themselves and improves their experience. Menempatkan papan di mana diperlukan dan menampilkan grafik biaya layanan membantu pelanggan melayani diri mereka sendiri dan meningkatkan pengalaman mereka.
Service providers should price their services right (neither too high nor too low) to attract customers. Penyedia layanan harus harga yang tepat layanan mereka (tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah) untuk menarik pelanggan. Some service providers offer tangibles like books or gifts to improve their relationship with customers. Beberapa penyedia layanan menawarkan tangibles seperti buku atau hadiah untuk meningkatkan hubungan mereka dengan pelanggan. Service providers also need to invest on building the corporate brand, which conveys their image. Operator selular juga perlu berinvestasi untuk membangun merek korporat yang menyampaikan citra mereka. Brand is another tangible considered by customers before purchasing a service. Merek lain yang nyata dianggap oleh pelanggan sebelum membeli layanan.
Physical evidence can be categorized into two types – peripheral and essential. bukti fisik dapat dikategorikan menjadi dua jenis - perifer dan penting. Essential physical evidence is provided by those tangibles, without which the service cannot be delivered. bukti fisik Essential disediakan oleh mereka bukti langsung, tanpa yang melayani tidak dapat dikirim. Peripheral evidence is provided by those tangibles given out by service providers as gifts. Peripheral bukti disediakan oleh mereka tangibles diberikan oleh penyedia layanan sebagai hadiah. The important benefits offered by physical evidence are increased employee productivity, creation of good impression among customers, increased credibility of the service provider, and differentiation from competitors, effective management of service quality and repositioning of services. Manfaat penting yang ditawarkan oleh bukti fisik yang meningkat produktivitas karyawan, penciptaan kesan yang baik di antara pelanggan, meningkatkan kredibilitas dari penyedia layanan, dan diferensiasi dari pesaing, manajemen efektif kualitas pelayanan dan reposisi jasa.
Next Chapter »
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.icmrindia.org/courseware/Services%2520Marketing/SM-DS16.htm
Types of Physical Evidence Jenis Bukti Fisik
Essential Evidence Bukti penting
Peripheral Evidence Bukti Peripheral
Significance of Physical Evidence Pentingnya Bukti Fisik
Chapter Summary Ringkasan Bab
Customers in the service sector attempt to take cues about the service provider's capabilities and the quality of service offered from physical evidence. Pelanggan dalam usaha sektor jasa untuk mengambil isyarat tentang kemampuan penyedia jasa dan kualitas layanan yang ditawarkan dari bukti fisik. The major elements of physical evidence include the physical environment, the modes and content of communication, service personnel, the tangible elements accompanying the service and the brand. Unsur-unsur utama dari bukti fisik meliputi lingkungan fisik, mode dan isi komunikasi, petugas servis, unsur-unsur nyata yang menyertai layanan dan merek.
The layout of the service center, atmosphere and aesthetics constitute physical environment. Tata letak pusat, suasana pelayanan dan estetika merupakan lingkungan fisik. A well-designed layout, maintenance of appropriate lighting, music and visuals, pleasant and attractive ambiance of the outlet ensure that customers enjoy their service encounter. A-tata letak yang dirancang dengan baik, pemeliharaan yang tepat musik pencahayaan, dan visual, dan menarik suasana yang menyenangkan outlet memastikan bahwa pelanggan menikmati pertemuan layanan mereka. Placing signboards where needed and displaying the chart of service charges helps customers serve themselves and improves their experience. Menempatkan papan di mana diperlukan dan menampilkan grafik biaya layanan membantu pelanggan melayani diri mereka sendiri dan meningkatkan pengalaman mereka.
Service providers should price their services right (neither too high nor too low) to attract customers. Penyedia layanan harus harga yang tepat layanan mereka (tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah) untuk menarik pelanggan. Some service providers offer tangibles like books or gifts to improve their relationship with customers. Beberapa penyedia layanan menawarkan tangibles seperti buku atau hadiah untuk meningkatkan hubungan mereka dengan pelanggan. Service providers also need to invest on building the corporate brand, which conveys their image. Operator selular juga perlu berinvestasi untuk membangun merek korporat yang menyampaikan citra mereka. Brand is another tangible considered by customers before purchasing a service. Merek lain yang nyata dianggap oleh pelanggan sebelum membeli layanan.
Physical evidence can be categorized into two types – peripheral and essential. bukti fisik dapat dikategorikan menjadi dua jenis - perifer dan penting. Essential physical evidence is provided by those tangibles, without which the service cannot be delivered. bukti fisik Essential disediakan oleh mereka bukti langsung, tanpa yang melayani tidak dapat dikirim. Peripheral evidence is provided by those tangibles given out by service providers as gifts. Peripheral bukti disediakan oleh mereka tangibles diberikan oleh penyedia layanan sebagai hadiah. The important benefits offered by physical evidence are increased employee productivity, creation of good impression among customers, increased credibility of the service provider, and differentiation from competitors, effective management of service quality and repositioning of services. Manfaat penting yang ditawarkan oleh bukti fisik yang meningkat produktivitas karyawan, penciptaan kesan yang baik di antara pelanggan, meningkatkan kredibilitas dari penyedia layanan, dan diferensiasi dari pesaing, manajemen efektif kualitas pelayanan dan reposisi jasa.
Next Chapter »
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.icmrindia.org/courseware/Services%2520Marketing/SM-DS16.htm
Physical Evidence pada tabungan negara persero Tbk
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan Bank Tabungan Negara, dibutuhkan Physical Evidence atau Bukti fisik yang bertujuan untuk mencapai kepuasan nasabah. Oleh karena itu strategi BTN salah satunya adalah dengan memberikan fasilitas exelent berupa kenyamanan.meliputi lingkungan fisik perusahaan tempat jasa diciptakan dan tempat penyediaan jasa serta konsumen berinteraksi, ditambah elemen tangible yang digunakan untuk mengkomunikasikan atau mendukung peranan jasa itu.
Unsur – unsur bukti fisik pada bank BTN diberikan antara lain :
1. Lingkungan fisik ( servicecape )
Lingkungan fisik yang di miliki oleh BTN adalah sebagai berikut:
a) Lingkungan eksterior
Fasilitas – fasilitas yang termasuk ke dalam lingkungan eksterior pada PT. BTN adalah:
a. Signage
Pemasangan baliho Bank BTN
Pemasangan baliho ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat dan mengetahui lokasi BTN,dan dijadikan sebagai identitas BTN.
billboard Bank BTN
Pemasangan billboard sebagai media promosi. Ini bertujuan agar masyarakat dapat tertarik dengan produk dan fasilitas yang disediakan oleh BTN
b. Area Parkir
Area parkir Bank BTN yang umumnya selalu ada didepan gedung Bank BTN.
Fasilitas area parkir BTN terletak didepan karena untuk mempermudah nasabah dalam memarkir kendaraanya. Jadi nasabah tidak perlu berputar-putar kebelakang.
c. Landscape
Landscape Bank BTN
Landscape ini bertujuan untuk memperindah dan memberikan kenyamanan.
d. Gedung PT. Bank Tabungan Negara
gedung Bank BTN Kantor Cabang dan Kantor Pusat.
Bangunan BTN memiliki ciri khas yang samapada setiap bangunan didepanya, yaitu pilar berbentuk Segilima yang merupakan logo dari BTN yang memiliki filosofi rumah lebah.
e. Logo
Logo BTN mengambil pola segi enam. Pola ini mengambil bentuk sarang lebah, yang menyiratkan adanya kegiatan menabung pada masyarakat, sebagaimana halnya lebah yang selalu menyimpan madu perolehannya. Dengan lambang ini, BTN melaksanakan pembagunan nasional dengan mengerahkan dana masyarakat berbentuk tabungan, disamping itu pola ini menyiratkan "atap rumah" yang menjadi citra dan misi utama BTN, sebagai pelaksana KPR bagi masyarakat.
b) Lingkungan Interior
a. Ruang Teller
Ruang teller Bank BTN kantor cabang
ruang teller Bank BTN Kantor Pusat
Ruangan teller BTN juga memiliki ciri khas pada setiap meja teller yaitu menggunakan marmer berwanrna gelap dan terdapat pembatas antrian yang berfungsi agar nasabah dapat mengantri dengan tertib.
b. Ruang Customer Service
Ruangan ini berfungsi untuk melayani nasabah yang ingin mengetahui informasi tentang produk dan jasa pada BTN. Seperti pembukaan tabungan, giro, deposito, dan lain-lain
c. Ruang Tunggu
Ruang tunggu nasabah Bank BTN
Ruang tunnggu merupakan pelayanan yang diberikan kepada nasabah yng ingin menggunakan jasa bank. Hal ini bertujuan agar nasabah tidak berdiri.
d. Bentuk Tangga rumah yang menyerupai bentuk tangga Bank BTN cabang Depok
Bentuk Tangga rumah yang menyerupai bentuk tangga Bank BTN cabang Depok.
2. Lingkungan Pendukung Perusahaan lain yang berwujud
Kartu Nama Perusahaan (bussines card)
Kartu nama berguna sebagai pengenal dan identitas.
Halaman WEB
Halaman Web in berguna untuk mempermudah nasabah dalam mendapatkan informasi, jadi nasabah tidak perlu datang langsung ke bank, dapat mengakses melalui internet.
Brosur, pamflet, dan buklet
Seragam
Warna-warna pada seragam BTN memiliki sebuah arti. Warna kuning menggambarkan keagungan, bebes, dan hangat yang dapat menimbulkan rasa gembira dan merangsang urat saraf mata, warna biru menggambarkan sebuah ketenangan,ketentraman, dan kesejukan yang mengurangi tekaanan atau ketegangan dan berpengaruh pada pola berfikir dan konsentrasi.
http://iwandah.blogspot.com/2010/04/physical-evidence.html
Unsur – unsur bukti fisik pada bank BTN diberikan antara lain :
1. Lingkungan fisik ( servicecape )
Lingkungan fisik yang di miliki oleh BTN adalah sebagai berikut:
a) Lingkungan eksterior
Fasilitas – fasilitas yang termasuk ke dalam lingkungan eksterior pada PT. BTN adalah:
a. Signage
Pemasangan baliho Bank BTN
Pemasangan baliho ini bertujuan agar masyarakat dapat melihat dan mengetahui lokasi BTN,dan dijadikan sebagai identitas BTN.
billboard Bank BTN
Pemasangan billboard sebagai media promosi. Ini bertujuan agar masyarakat dapat tertarik dengan produk dan fasilitas yang disediakan oleh BTN
b. Area Parkir
Area parkir Bank BTN yang umumnya selalu ada didepan gedung Bank BTN.
Fasilitas area parkir BTN terletak didepan karena untuk mempermudah nasabah dalam memarkir kendaraanya. Jadi nasabah tidak perlu berputar-putar kebelakang.
c. Landscape
Landscape Bank BTN
Landscape ini bertujuan untuk memperindah dan memberikan kenyamanan.
d. Gedung PT. Bank Tabungan Negara
gedung Bank BTN Kantor Cabang dan Kantor Pusat.
Bangunan BTN memiliki ciri khas yang samapada setiap bangunan didepanya, yaitu pilar berbentuk Segilima yang merupakan logo dari BTN yang memiliki filosofi rumah lebah.
e. Logo
Logo BTN mengambil pola segi enam. Pola ini mengambil bentuk sarang lebah, yang menyiratkan adanya kegiatan menabung pada masyarakat, sebagaimana halnya lebah yang selalu menyimpan madu perolehannya. Dengan lambang ini, BTN melaksanakan pembagunan nasional dengan mengerahkan dana masyarakat berbentuk tabungan, disamping itu pola ini menyiratkan "atap rumah" yang menjadi citra dan misi utama BTN, sebagai pelaksana KPR bagi masyarakat.
b) Lingkungan Interior
a. Ruang Teller
Ruang teller Bank BTN kantor cabang
ruang teller Bank BTN Kantor Pusat
Ruangan teller BTN juga memiliki ciri khas pada setiap meja teller yaitu menggunakan marmer berwanrna gelap dan terdapat pembatas antrian yang berfungsi agar nasabah dapat mengantri dengan tertib.
b. Ruang Customer Service
Ruangan ini berfungsi untuk melayani nasabah yang ingin mengetahui informasi tentang produk dan jasa pada BTN. Seperti pembukaan tabungan, giro, deposito, dan lain-lain
c. Ruang Tunggu
Ruang tunggu nasabah Bank BTN
Ruang tunnggu merupakan pelayanan yang diberikan kepada nasabah yng ingin menggunakan jasa bank. Hal ini bertujuan agar nasabah tidak berdiri.
d. Bentuk Tangga rumah yang menyerupai bentuk tangga Bank BTN cabang Depok
Bentuk Tangga rumah yang menyerupai bentuk tangga Bank BTN cabang Depok.
2. Lingkungan Pendukung Perusahaan lain yang berwujud
Kartu Nama Perusahaan (bussines card)
Kartu nama berguna sebagai pengenal dan identitas.
Halaman WEB
Halaman Web in berguna untuk mempermudah nasabah dalam mendapatkan informasi, jadi nasabah tidak perlu datang langsung ke bank, dapat mengakses melalui internet.
Brosur, pamflet, dan buklet
Seragam
Warna-warna pada seragam BTN memiliki sebuah arti. Warna kuning menggambarkan keagungan, bebes, dan hangat yang dapat menimbulkan rasa gembira dan merangsang urat saraf mata, warna biru menggambarkan sebuah ketenangan,ketentraman, dan kesejukan yang mengurangi tekaanan atau ketegangan dan berpengaruh pada pola berfikir dan konsentrasi.
http://iwandah.blogspot.com/2010/04/physical-evidence.html
Physical Evidence" the lifeline for service companies....
Physical Evidence" the lifeline for service companies....
Physical Evidence one of the 7 p's of Service Marketing plays a crucial role in Service sector companies. Take an example of a restaurant where you have gone for a date with your girlfriend/boyfriend. You are very much satisfied with price, people, process etc.........but you don't get seats comfortable enough to sit for long. They also have sprayed strong room freshner which is making you to fight to breath....Utensils are not cleaned etc..etc............Result..your date gets spoiled.
Take another example.......You have gone for a business meeting in summer and the company has arranging for you to stay in a Five star hotel.....You stayed there for a night and to your surprise the AC was not working ...and so you have managed with the fan only for the whole night...Result...you may not want to stay in that hotel on your next visit..... It therefore becomes necessary to make all efforts to be intact with all 7P's of service sector.....you just can't ignore one... The Campaign below is such an attempt by ITC's Maurya Sheraton...
Headline: Name: Adam Stevens
Age: 43
Designation: CEO
Time: 11.28 pm
Place: ITC One, Maurya Sheraton, New Delhi
Subhead: -
Bodycopy: Deep sleep is more than just the right bed. It is about an environment that soothes all the five senses. Experience our rooms and know how it feels to sleep like a baby again.
Baseline: -
Agency: -
Client: ITC - Welcomgroup
The campaign is successful enough to maintain its brand as one of the best Hotels in India. The move is infact necessary to keep attracting the tourist as India is becoming one of the most favoured coutry to visit.
The ad really gives the feel of the comfort and what a Service sector should cater to. An awesome Ad, feel like spending one night at Maurya.
ITC-Welcomgroup was the one of the first hotel chain to recognise the specific needs of the discerning business traveler, leading to the development and nurturing of ITC One, Sheraton Towers and Executive Club brands.
That is about one P....keep visiting the blog for the other 6 P's in my next few articles....
http://sevenpsofservicemarketing.blogspot.com/2006/04/physical-evidence-lifeline_114569507522538712.html
Physical Evidence one of the 7 p's of Service Marketing plays a crucial role in Service sector companies. Take an example of a restaurant where you have gone for a date with your girlfriend/boyfriend. You are very much satisfied with price, people, process etc.........but you don't get seats comfortable enough to sit for long. They also have sprayed strong room freshner which is making you to fight to breath....Utensils are not cleaned etc..etc............Result..your date gets spoiled.
Take another example.......You have gone for a business meeting in summer and the company has arranging for you to stay in a Five star hotel.....You stayed there for a night and to your surprise the AC was not working ...and so you have managed with the fan only for the whole night...Result...you may not want to stay in that hotel on your next visit..... It therefore becomes necessary to make all efforts to be intact with all 7P's of service sector.....you just can't ignore one... The Campaign below is such an attempt by ITC's Maurya Sheraton...
Headline: Name: Adam Stevens
Age: 43
Designation: CEO
Time: 11.28 pm
Place: ITC One, Maurya Sheraton, New Delhi
Subhead: -
Bodycopy: Deep sleep is more than just the right bed. It is about an environment that soothes all the five senses. Experience our rooms and know how it feels to sleep like a baby again.
Baseline: -
Agency: -
Client: ITC - Welcomgroup
The campaign is successful enough to maintain its brand as one of the best Hotels in India. The move is infact necessary to keep attracting the tourist as India is becoming one of the most favoured coutry to visit.
The ad really gives the feel of the comfort and what a Service sector should cater to. An awesome Ad, feel like spending one night at Maurya.
ITC-Welcomgroup was the one of the first hotel chain to recognise the specific needs of the discerning business traveler, leading to the development and nurturing of ITC One, Sheraton Towers and Executive Club brands.
That is about one P....keep visiting the blog for the other 6 P's in my next few articles....
http://sevenpsofservicemarketing.blogspot.com/2006/04/physical-evidence-lifeline_114569507522538712.html
hubungan physical evidence dengan people
Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi STIE STAN – IM, Volume 1 No. 1, September 2009
AUTHOR:
Ivan Aries S
ABSTRACT:
Studi ini mengkaji tiga aspek tambahan dalam marketing mix yaitu physical evidence, people dan process. Ketiga komponen tersebut selanjutnya dihubungankan dengan kepuasan, dan kepuasan dihubungkan dengan loyalitas. Bagi para peneliti pemasaran, kepuasan dan loyalitas pelanggan merupakan konstruk yang penting karena diyakini mampu memberikan sejumlah keuntungan bagi suatu organisasi. Sampel sebanyak 80 pasen pada sebuah rumah sakit di Bandung. Dengan menggunakan teknik analisis jalur, hasil studi menunjukkan bahwa physical evidence dan proces merupakan prediktor yang signifikan bagi pembentukan kepuasan, dan kepuasan merupakan prediktor yang signifikan bagi loyalitas.Implikasi dan keterbatasan studi disajikan pada bagian akhir.
FULL TEXT: FREE DOWNLOAD
Related Posts : Journal Bahasa Indonesia
* ANALISIS ORIENTASI PERUSAHAAN DAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN EKSPORTIR DI BALI (Studi Kasus pada CV “Garuda Bali”)
* Peran Mass Customization Dan Basic Market Orientation DalamMeningkatan Kinerja Pemasaran
* PEMENUHAN KEPUASAN PENGGUNAAN INTERNET OLEH PENELITI BADAN LITBANG PERTANIAN DI BOGOR
* ANALISIS PASAR PELANGGAN PRIA PRODUK FACIAL WASH DI KOTA SURABAYA
* Mengembangkan Electronic Commerce di Indonesia : Aspek Teknologi, Bisnis, dan Hukum
Widget by Bloggerceria
On Journal Bahasa Indonesia
http://freedownload-marketing.blogspot.com/2010/05/hubungan-antara-physical-evidence.html
AUTHOR:
Ivan Aries S
ABSTRACT:
Studi ini mengkaji tiga aspek tambahan dalam marketing mix yaitu physical evidence, people dan process. Ketiga komponen tersebut selanjutnya dihubungankan dengan kepuasan, dan kepuasan dihubungkan dengan loyalitas. Bagi para peneliti pemasaran, kepuasan dan loyalitas pelanggan merupakan konstruk yang penting karena diyakini mampu memberikan sejumlah keuntungan bagi suatu organisasi. Sampel sebanyak 80 pasen pada sebuah rumah sakit di Bandung. Dengan menggunakan teknik analisis jalur, hasil studi menunjukkan bahwa physical evidence dan proces merupakan prediktor yang signifikan bagi pembentukan kepuasan, dan kepuasan merupakan prediktor yang signifikan bagi loyalitas.Implikasi dan keterbatasan studi disajikan pada bagian akhir.
FULL TEXT: FREE DOWNLOAD
Related Posts : Journal Bahasa Indonesia
* ANALISIS ORIENTASI PERUSAHAAN DAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN EKSPORTIR DI BALI (Studi Kasus pada CV “Garuda Bali”)
* Peran Mass Customization Dan Basic Market Orientation DalamMeningkatan Kinerja Pemasaran
* PEMENUHAN KEPUASAN PENGGUNAAN INTERNET OLEH PENELITI BADAN LITBANG PERTANIAN DI BOGOR
* ANALISIS PASAR PELANGGAN PRIA PRODUK FACIAL WASH DI KOTA SURABAYA
* Mengembangkan Electronic Commerce di Indonesia : Aspek Teknologi, Bisnis, dan Hukum
Widget by Bloggerceria
On Journal Bahasa Indonesia
http://freedownload-marketing.blogspot.com/2010/05/hubungan-antara-physical-evidence.html
Pengertian physical evidence
Lingkungan kerja merupakan salah satu hal yang penting untuk mendukung jalannya proses pencapaian tujuan perusahaan. Jika keadaan lingkungan disekitar karyawan kurang baik maka hal tersebut akan membuat karyawan tidak dapat melaksanakan segala pekerjaan secara optimal. Lingkungan fisik merupakan bagian dari lingkungan kerja, namun lingkungan fisik hanya mencakup setiap hal dari fasilitas baik diluar maupun di dalam perusahaan.
Setiap badan usaha berusaha untuk menciptakan tampilan fisik yang baik di mata konsumen karena kesan konsumen terhadap suatu perusahaan akan mempunyai pengaruh yang penting bagi perusahaan tersebut. Dengan adanya penampillan fisik yang baik maka perusahaan tersebut akan mampu menarik lebih banyak konsumen. Hal tersebut sesuai dengan pengertian Physical Evidence yang akan dijabarkan lebih lanjut.
A. PENGERTIAN PHYSICAL EVIDENCE
Physical evidence atau kita kenal dengan kata lain “bukti fisik” ini yaitu merupakan suatu hal yang mempengaruhi kepuasan konsumen untuk membeli dan menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan.
Bukti fisik adalah lingkungan fisik perusahaan tempat jasa diciptakan dan tempat penyediaan jasa serta konsumen berinteraksi, ditambah elemen tangible yang digunakan untuk mengkomunikasikan atau mendukung peranan jasa itu.
Berdasarkan penjabaran tersebut dapat di simpulkan bahwa Bukti fisik adalah struktur fisik dari sebuah perusahaan yang merupakan komponen utama dalam membentuk kesan sebuah perusahaan. Bukti fisik memiliki peranan penting untuk menarik minat konsumen agar datang ke suatu perusahaan dan melakukan pembelian.
http://iwandah.blogspot.com/2010/04/physical-evidence.html
Setiap badan usaha berusaha untuk menciptakan tampilan fisik yang baik di mata konsumen karena kesan konsumen terhadap suatu perusahaan akan mempunyai pengaruh yang penting bagi perusahaan tersebut. Dengan adanya penampillan fisik yang baik maka perusahaan tersebut akan mampu menarik lebih banyak konsumen. Hal tersebut sesuai dengan pengertian Physical Evidence yang akan dijabarkan lebih lanjut.
A. PENGERTIAN PHYSICAL EVIDENCE
Physical evidence atau kita kenal dengan kata lain “bukti fisik” ini yaitu merupakan suatu hal yang mempengaruhi kepuasan konsumen untuk membeli dan menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan.
Bukti fisik adalah lingkungan fisik perusahaan tempat jasa diciptakan dan tempat penyediaan jasa serta konsumen berinteraksi, ditambah elemen tangible yang digunakan untuk mengkomunikasikan atau mendukung peranan jasa itu.
Berdasarkan penjabaran tersebut dapat di simpulkan bahwa Bukti fisik adalah struktur fisik dari sebuah perusahaan yang merupakan komponen utama dalam membentuk kesan sebuah perusahaan. Bukti fisik memiliki peranan penting untuk menarik minat konsumen agar datang ke suatu perusahaan dan melakukan pembelian.
http://iwandah.blogspot.com/2010/04/physical-evidence.html
Sabtu, 16 Oktober 2010
Mengelola Bisnis Cara Jepang
Sebelum mengadakan bisnis dengan bangsa lain,
sebaiknya pelajarilah hal-hal yang
berkaitan dengan bangsa tersebut.
URUSAN BISNIS juga memerlukan kemahiran dan pengetahuan yang berkaitan dengan
sosial budaya suatu masyarakat. Setiap masyarakat memiliki cara hidup, budaya,
dan adat masing-masing. Begitu juga adat istidat dan pandangan hidup setiap
bangsa; antara satu dengan yang lain berbeda-beda.
Terkadang ada suatu hal yang dianggap sensitif oleh satu masyarakat, tetapi
dianggap biasa oleh masyarakat lainnya. Jadi, sebelum mengadakan hubungan
bisnis dengan bangsa lain, sebaiknya pelajarilah hal-hal yang berkaitan dengan
bangsa tersebut. Kegagalan memahami dan menguasai aspek-aspek asas ini bisa
menghambat urusan bisnis dan menemui jalan buntu.
Untuk menjadi pengusaha yang berhasil, seseorang harus mampu menyesuaikan
diri dengan masyarakat setempat. Penyesuaian itu dapat dilakukan dengan
berinteraksi dan berkomunikasi. Jika tidak, maka urusan bisnis tersebut dapat
mengalami kesulitan.
Kesulitan yang akan dihadapi orang yang melakukan bisnis dengan orang Jepang
adalah sikap etnosentrisme mereka, yakni menganggap golongan ataupun kebudayaan
bangsanya lebih unggul dibandingkan yang lain. Sikap tersebut terbentuk karena
mereka terlalu mengagungkan budaya bangsanya. Kemana saja orang Jepang pergi
dan dimana saja mereka berada, mereka tetap mempertahankan tradisi dan
budayanya. Malah mereka berusaha mengembangkan budaya itu sehingga dapat
diterima oleh orang lain. Bagi bangsa Jepang, budaya dan tradisi menjadi
lambang identitas dan mereka bangga dengan hal itu.
Permasalahan yang biasanya dialami oleh pihak yang berbisnis dengan orang
Jepang adalah masalah bahasa dan perbedaan budaya. Permasalahan tersebut dapat
diatasi dengan cara memahami beberapa aspek dan masalah yang berkaitan dengan
budaya bisnis masyarakat Jepang. Bagi pengusaha yang akan mengadakan urusan
bisnis di Jepang, harus mau menghadapi beberapa permasalahan dalam kebiasaan
orang Jepang menjalankan bisnisnya. Cara menghadapinya ada beberapa cara.
Pertama, mempelajari cara yang tepat untuk mengawali hubungan dengan sebuah
perusahaan, organisasi, dan firma Jepang. Kedua, mengetahui dengan pasti cara
menjaga dan memupuk hubungan bisnis yang telah terjalin. Ketiga, mencari cara
melanggengkan hubungan tersebut agar berjalan lancar.
Ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat menjalankan urusan bisnis
di Jepang. Di antaranya adalah jangan terlalu mengandalkan hubungan komunikasi
melalui surat-menyurat. Usahakan agar dapat bertemu langsung dengan pihak yang
akan dijadikan rekan bisnis. Orang Jepang lebih senang menjalankan bisnis dalam
situasi yang tidak terlalu formal. Mereka suka bersantai dan bersenang-senang
karena hal itu dapat mengurangi ketegangan saat menjalankan usaha. Agar dapat
terlibat dalam percakapan, orang yang akan berbisnis dengan orang Jepang
hendaknya menguasai bahasa Jepang dengan baik. Jika tidak, maka gunakanlah
penerjemah sehingga komunikasi berjalan lancar. Orang Jepang tidak suka
menggunakan bahasa Inggris. Selain tidak menguasai bahasa tersebut, orang
Jepang sangat bangga dengan bahasa ibunya.
Untuk memulai hubungan bisnis baru, seseorang dapat menggunakan kartu nama.
Saat menjalankan bisnis, pakaian dan tingkah laku harus sopan dan teratur.
Citra diri seseorang perlu dijaga agar dapat memberikan pandangan positif
kepada orang lain.
Dalam berbisnis dengan orang Jepang, biasanya, proses perundingan memakan
waktu lama. Namun, setelah persetujuan dicapai, proses pelaksanaannya menjadi
mudah dan lancar.
Hal itu disebabkan orang Jepang sangat berhati-hati dan selalu berusaha
mendapatkan keterangan yang jelas mengenai suatu hal sebelum membuat keputusan.
Orang Jepang tidak suka membuang-buang waktu. Oleh karena itu, saat berbisnis
dengan orang Jepang, ketepatan waktu perlu dijaga. Masalah lain mungkin dapat
dikompromikan dengan orang Jepang, tetapi tidak soal waktu.
Orang yang dapat mengatur waktu dianggap dapat dipercaya dan diharapkan. Jika
orang tidak menepati waktu dan sering ingkar janji, akan menghadapi masalah
saat berbisnis dengan orang Jepang. Berbisnis dengan orang Jepang tidak dapat
dilakukan dengan begitu saja. Setiap orang yang ingin berbisnis di Jepang harus
menyiapkan diri terlebih dahulu. Apa pun bentuk urusan bisnis yang akan
dijalankan, orang Jepang ingin mendapatkan keterangan yang tepat, jelas, dan
terperinci. Saat menjalankan bisnis, orang Jepang melakukannya dengan serius.
Mereka juga tidak suka beromong-kosong karena setiap urusan bisnis harus
berakhir dengan keputusan yang tepat. Urusan bisnis itu akan berhasil jika ada
keputusan dan gagal jika tidak ada keputusan
[Fakta Menarik]
Tips saat menjalankan bisnis di Jepang :
Pelajari cara yang tepat untuk mengawali hubungan dengan sebuah
perusahaan
Ketahui dengan pasti cara menjaga dan memupuk hubungan bisnis yang telah
terjalin
Cara-cara untuk melanggengkan hubungan tersebut agar berjalan lancar
Jangan mengandalkan hubungan komunikasi melalui surat-menyurat
___
Seseorang harus mampu menyesuaikan diri
dengan masyarakat setempat
Agar menjadi pengusaha yang berhasil
___
Orang Jepang tidak suka
berbahasa Inggris
___
Mempersiapkan terlebih dahulu
sebelum berbisnis di Jepang
sebaiknya pelajarilah hal-hal yang
berkaitan dengan bangsa tersebut.
URUSAN BISNIS juga memerlukan kemahiran dan pengetahuan yang berkaitan dengan
sosial budaya suatu masyarakat. Setiap masyarakat memiliki cara hidup, budaya,
dan adat masing-masing. Begitu juga adat istidat dan pandangan hidup setiap
bangsa; antara satu dengan yang lain berbeda-beda.
Terkadang ada suatu hal yang dianggap sensitif oleh satu masyarakat, tetapi
dianggap biasa oleh masyarakat lainnya. Jadi, sebelum mengadakan hubungan
bisnis dengan bangsa lain, sebaiknya pelajarilah hal-hal yang berkaitan dengan
bangsa tersebut. Kegagalan memahami dan menguasai aspek-aspek asas ini bisa
menghambat urusan bisnis dan menemui jalan buntu.
Untuk menjadi pengusaha yang berhasil, seseorang harus mampu menyesuaikan
diri dengan masyarakat setempat. Penyesuaian itu dapat dilakukan dengan
berinteraksi dan berkomunikasi. Jika tidak, maka urusan bisnis tersebut dapat
mengalami kesulitan.
Kesulitan yang akan dihadapi orang yang melakukan bisnis dengan orang Jepang
adalah sikap etnosentrisme mereka, yakni menganggap golongan ataupun kebudayaan
bangsanya lebih unggul dibandingkan yang lain. Sikap tersebut terbentuk karena
mereka terlalu mengagungkan budaya bangsanya. Kemana saja orang Jepang pergi
dan dimana saja mereka berada, mereka tetap mempertahankan tradisi dan
budayanya. Malah mereka berusaha mengembangkan budaya itu sehingga dapat
diterima oleh orang lain. Bagi bangsa Jepang, budaya dan tradisi menjadi
lambang identitas dan mereka bangga dengan hal itu.
Permasalahan yang biasanya dialami oleh pihak yang berbisnis dengan orang
Jepang adalah masalah bahasa dan perbedaan budaya. Permasalahan tersebut dapat
diatasi dengan cara memahami beberapa aspek dan masalah yang berkaitan dengan
budaya bisnis masyarakat Jepang. Bagi pengusaha yang akan mengadakan urusan
bisnis di Jepang, harus mau menghadapi beberapa permasalahan dalam kebiasaan
orang Jepang menjalankan bisnisnya. Cara menghadapinya ada beberapa cara.
Pertama, mempelajari cara yang tepat untuk mengawali hubungan dengan sebuah
perusahaan, organisasi, dan firma Jepang. Kedua, mengetahui dengan pasti cara
menjaga dan memupuk hubungan bisnis yang telah terjalin. Ketiga, mencari cara
melanggengkan hubungan tersebut agar berjalan lancar.
Ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat menjalankan urusan bisnis
di Jepang. Di antaranya adalah jangan terlalu mengandalkan hubungan komunikasi
melalui surat-menyurat. Usahakan agar dapat bertemu langsung dengan pihak yang
akan dijadikan rekan bisnis. Orang Jepang lebih senang menjalankan bisnis dalam
situasi yang tidak terlalu formal. Mereka suka bersantai dan bersenang-senang
karena hal itu dapat mengurangi ketegangan saat menjalankan usaha. Agar dapat
terlibat dalam percakapan, orang yang akan berbisnis dengan orang Jepang
hendaknya menguasai bahasa Jepang dengan baik. Jika tidak, maka gunakanlah
penerjemah sehingga komunikasi berjalan lancar. Orang Jepang tidak suka
menggunakan bahasa Inggris. Selain tidak menguasai bahasa tersebut, orang
Jepang sangat bangga dengan bahasa ibunya.
Untuk memulai hubungan bisnis baru, seseorang dapat menggunakan kartu nama.
Saat menjalankan bisnis, pakaian dan tingkah laku harus sopan dan teratur.
Citra diri seseorang perlu dijaga agar dapat memberikan pandangan positif
kepada orang lain.
Dalam berbisnis dengan orang Jepang, biasanya, proses perundingan memakan
waktu lama. Namun, setelah persetujuan dicapai, proses pelaksanaannya menjadi
mudah dan lancar.
Hal itu disebabkan orang Jepang sangat berhati-hati dan selalu berusaha
mendapatkan keterangan yang jelas mengenai suatu hal sebelum membuat keputusan.
Orang Jepang tidak suka membuang-buang waktu. Oleh karena itu, saat berbisnis
dengan orang Jepang, ketepatan waktu perlu dijaga. Masalah lain mungkin dapat
dikompromikan dengan orang Jepang, tetapi tidak soal waktu.
Orang yang dapat mengatur waktu dianggap dapat dipercaya dan diharapkan. Jika
orang tidak menepati waktu dan sering ingkar janji, akan menghadapi masalah
saat berbisnis dengan orang Jepang. Berbisnis dengan orang Jepang tidak dapat
dilakukan dengan begitu saja. Setiap orang yang ingin berbisnis di Jepang harus
menyiapkan diri terlebih dahulu. Apa pun bentuk urusan bisnis yang akan
dijalankan, orang Jepang ingin mendapatkan keterangan yang tepat, jelas, dan
terperinci. Saat menjalankan bisnis, orang Jepang melakukannya dengan serius.
Mereka juga tidak suka beromong-kosong karena setiap urusan bisnis harus
berakhir dengan keputusan yang tepat. Urusan bisnis itu akan berhasil jika ada
keputusan dan gagal jika tidak ada keputusan
[Fakta Menarik]
Tips saat menjalankan bisnis di Jepang :
Pelajari cara yang tepat untuk mengawali hubungan dengan sebuah
perusahaan
Ketahui dengan pasti cara menjaga dan memupuk hubungan bisnis yang telah
terjalin
Cara-cara untuk melanggengkan hubungan tersebut agar berjalan lancar
Jangan mengandalkan hubungan komunikasi melalui surat-menyurat
___
Seseorang harus mampu menyesuaikan diri
dengan masyarakat setempat
Agar menjadi pengusaha yang berhasil
___
Orang Jepang tidak suka
berbahasa Inggris
___
Mempersiapkan terlebih dahulu
sebelum berbisnis di Jepang
Mengungkap Rahasia Bisnis Orang Tionghoa (China)
2 Februari 2009 2.398 views One Comment
Buku Mengungkap Rahasia Bisnis Orang Tionghoa
Buku Mengungkap Rahasia Bisnis Orang Tionghoa
Ada dua orang pemuda yang bersahabat namanya A Coan dan Untung. Keduanya membuka bengkel ban. Keduanya orang yang hemat dan pekerja keras. Ketika ada tawaran sebuah lokasi baru dekat keramaian A Coan yang tertarik. Mereka sepakat untuk berpisah. A Coan mengeluarkan modal tambahan untuk lokasinya yang baru sedangkan Untung tetap berbisnis di tempat yang lama.
30 tahun kemudian. A Coan dan Untung bersiap-siap menyerahkan estafet bisnisnya kepada anaknya. A Coan menyerahkan kepada puteranya sebuah bisnis karoseri mobil berasset miliaran rupiah. Sedangkan Untung menyerahkan sebuah bengkel motor yang bertempat di sebuah kios ukuran 3 x 4 meter dengan aset puluhan juta rupiah.
Mengapa finansial mereka sangat jauh bedanya? A Coan punya rahasia yang tidak dimiliki Untung. Rahasia itulah yang diungkap di buku berjudul Mengikuti Jejak Bisnis Menggiurkan Orang Tionghoa ini. Ada sebagian kecil orang yang tampaknya lebih mudah mendapatkan kesuksesan finansial dalam waktu singkat, sedangkan sebagian besar lainnya hanya terus-menerus bekerja keras tanpa mencapai apa yang diinginkannya yakni kesuksesan keuangan.
Mengapa? Lagi-lagi karena tak tahu rahasianya. Kadang karena tak tahu rahasianya muncul prasangka buruk bahwa mereka lebih cepat sukses dari pengusaha pribumi karena suka menghalalkan segala cara. Justru faktanya tidak banyak orang yang hidupnya berhasil dengan segala cara. Lalu apa rahasianya?
Orang Tionghoa sangat sadar bahwa untuk meraih kesuksesan secara benar dalam segala aspek kehidupan harus ada setidaknya tiga hal penting: motivasi, disiplin diri dan kemampuan. Dalam realitas hidup orang Tionghoa sehari-hari mereka selalu hidup dalam komunitas yang penuh dengan motivasi dan menyemangati hidup keseharian mereka.
Prinsip hidup orang Tionghoa dalam mencapai kesuksesan finansial yang ditulis oleh Liem Yoe Tjwan (Joko Salim) membuat kita mengenal cara-cara orang Tionghoa meraih sukses di bisnis. Ternyata bukan dengan menghalalkan segala cara seperti ditudingkan oleh orang yang berfikiran sempit.
Liem menyarikan cara-cara mencapai sukses bisnis tersebut dalam tiga poin utama. Pertama, bekerja keras. Kedua, hidup hemat dan ketiga menginvestasikan kembali dana yang ada. Menurut Liem kita harus bekerja keras untuk mendapatkan uang, kita harus hidup hemat agar punya uang banyak dan kita harus berani memutarkan uang yang ada agar kaya.
Tiga rahasia ini dikupas tuntas oleh Liem dengan didukung oleh 25 prinsip penunjang. Mengapa A Coan punya aset miliaran rupiah pada akhirnya karena sejak awal ia bekerja lebih keras dari Untung. Jika bengkel biasa buka pukul 08.00.WIB dan tutup pukul 18.00 WIB maka ia sudah buka 06.00 WIB dan baru tutup pukul 20.00 WIB. Soal hidup hemat orang Tionghoa disiplin dalam mengekang keinginan-keinginan. Ditunjang oleh keberanian mengambil risiko dalam memutarkan dana untuk mengembangkan bisnisnya maka lengkaplah kemajuan yang dicapai A Coan dibandingkan Untung yang sudah merasa cukup saat berada di zona kenyamanan.
Buku ini tidak sekedar berteori. Ada 10 bidang investasi dipaparkan lengkap dengan aplikasi dan kalkulasi modal, analisis data dan prinsip berinvestasi yang ideal di tengah terpaan krisis global. Membaca buku ini serasa berguru pada pedagang paling sukses di dunia yang tengah membagi rahasianya. Sayang sekali bila dilewatkan.
http://xpresiriau.com/resensi-buku/mengungkap-rahasia-bisnis-orang-tionghoa-china/
Buku Mengungkap Rahasia Bisnis Orang Tionghoa
Buku Mengungkap Rahasia Bisnis Orang Tionghoa
Ada dua orang pemuda yang bersahabat namanya A Coan dan Untung. Keduanya membuka bengkel ban. Keduanya orang yang hemat dan pekerja keras. Ketika ada tawaran sebuah lokasi baru dekat keramaian A Coan yang tertarik. Mereka sepakat untuk berpisah. A Coan mengeluarkan modal tambahan untuk lokasinya yang baru sedangkan Untung tetap berbisnis di tempat yang lama.
30 tahun kemudian. A Coan dan Untung bersiap-siap menyerahkan estafet bisnisnya kepada anaknya. A Coan menyerahkan kepada puteranya sebuah bisnis karoseri mobil berasset miliaran rupiah. Sedangkan Untung menyerahkan sebuah bengkel motor yang bertempat di sebuah kios ukuran 3 x 4 meter dengan aset puluhan juta rupiah.
Mengapa finansial mereka sangat jauh bedanya? A Coan punya rahasia yang tidak dimiliki Untung. Rahasia itulah yang diungkap di buku berjudul Mengikuti Jejak Bisnis Menggiurkan Orang Tionghoa ini. Ada sebagian kecil orang yang tampaknya lebih mudah mendapatkan kesuksesan finansial dalam waktu singkat, sedangkan sebagian besar lainnya hanya terus-menerus bekerja keras tanpa mencapai apa yang diinginkannya yakni kesuksesan keuangan.
Mengapa? Lagi-lagi karena tak tahu rahasianya. Kadang karena tak tahu rahasianya muncul prasangka buruk bahwa mereka lebih cepat sukses dari pengusaha pribumi karena suka menghalalkan segala cara. Justru faktanya tidak banyak orang yang hidupnya berhasil dengan segala cara. Lalu apa rahasianya?
Orang Tionghoa sangat sadar bahwa untuk meraih kesuksesan secara benar dalam segala aspek kehidupan harus ada setidaknya tiga hal penting: motivasi, disiplin diri dan kemampuan. Dalam realitas hidup orang Tionghoa sehari-hari mereka selalu hidup dalam komunitas yang penuh dengan motivasi dan menyemangati hidup keseharian mereka.
Prinsip hidup orang Tionghoa dalam mencapai kesuksesan finansial yang ditulis oleh Liem Yoe Tjwan (Joko Salim) membuat kita mengenal cara-cara orang Tionghoa meraih sukses di bisnis. Ternyata bukan dengan menghalalkan segala cara seperti ditudingkan oleh orang yang berfikiran sempit.
Liem menyarikan cara-cara mencapai sukses bisnis tersebut dalam tiga poin utama. Pertama, bekerja keras. Kedua, hidup hemat dan ketiga menginvestasikan kembali dana yang ada. Menurut Liem kita harus bekerja keras untuk mendapatkan uang, kita harus hidup hemat agar punya uang banyak dan kita harus berani memutarkan uang yang ada agar kaya.
Tiga rahasia ini dikupas tuntas oleh Liem dengan didukung oleh 25 prinsip penunjang. Mengapa A Coan punya aset miliaran rupiah pada akhirnya karena sejak awal ia bekerja lebih keras dari Untung. Jika bengkel biasa buka pukul 08.00.WIB dan tutup pukul 18.00 WIB maka ia sudah buka 06.00 WIB dan baru tutup pukul 20.00 WIB. Soal hidup hemat orang Tionghoa disiplin dalam mengekang keinginan-keinginan. Ditunjang oleh keberanian mengambil risiko dalam memutarkan dana untuk mengembangkan bisnisnya maka lengkaplah kemajuan yang dicapai A Coan dibandingkan Untung yang sudah merasa cukup saat berada di zona kenyamanan.
Buku ini tidak sekedar berteori. Ada 10 bidang investasi dipaparkan lengkap dengan aplikasi dan kalkulasi modal, analisis data dan prinsip berinvestasi yang ideal di tengah terpaan krisis global. Membaca buku ini serasa berguru pada pedagang paling sukses di dunia yang tengah membagi rahasianya. Sayang sekali bila dilewatkan.
http://xpresiriau.com/resensi-buku/mengungkap-rahasia-bisnis-orang-tionghoa-china/
cata sukses orang cina
Latar Belakang
Kesuksesan orang China berbisnis di berbagai pelosok dunia merupakan sebuah fenomena yang menakjubkan. Tak ada satu bangsapun di dunia ini yang mampu memulai usaha mencari nafkah kehidupan di berbagai negara lain dengan informasi dan modal yang sangat minim, pengetahuan dan pengalaman yang terbatas, tetapi kemudian secara bertahap mampu membangun kekuatan ekonomi yang tangguh dan sulit ditandingi oleh bangsa lain, kecuali pedagang bangsa China.
Kesuksesan dan dukungan para usahawan China perantauan pun demikian besar bagi kemajuan yang dicapai China daratan saat ini. Mengapa mereka mampu mengatasi berbagai hambatan yang ada dan bisa demikian cepat berubah mencapai kemajuan ?
Bagi setiap orang yang ingin meraih kemajuan dan kemandirian serta menikmati keberhasilan yang gemilang, sungguh sangat patut untuk mempelajari dengan seksama rahasia kesuksesan falsafah dan cara China membangun negara dan bangsa serta meniru yang sesuai dengan kondisi dan budaya Indonesia serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai falsalah dan cara hidup baru yang lebih dinamis dan sesuai dengan perkembangan zaman.
FKSS telah merancang sebuah diskusi ilmiah-interaktif dengan tema.
“Rahasia Sukses Falsafah dan Cara Bisnis Orang China”
Dengan menampilkan para pemuka dan pedagang kita yang banyak berinteraksi atau bertransaksi bisnis dengan pedagang-pedagang China atau bahkan secara sadar atau tidak telah banyak meniru falsafah dan cara bisnis orang China serta berhasil membangun kekuatan ekonominya dengan mantap.
Mekanisme pelaksanaan Diskusi akan di pandu oleh Sdr. Firdaus Badaruddin yang telah menyiapkan materi diskusi dan akan mengelola diskusi secara dinamis dan menarik. Terdapat tiga peserta diskusi utama yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang luas tentang bisnis, termasuk bisnis orang China daratan dan China perantauan. Mereka akan berdiskusi secara ilmiah dan siap membahas materi dari moderator yang kemudian materi akan dipertajam dengan dukungan pembahasan dari lima pembahas utama. Diskusi tersebut akan melibatkan pula 100-150 peserta diskusi umum yang akan diberikan waktu khusus untuk menyampaikan tanggapan dan pandangan-pandangannya.
Peserta Diskusi Utama
Ir. H. Deswandy Agusman, MBA
Beliau adalah alumnus ITB dan meraih gelar MBA dari universitas terkemuka di Amerika Serikat serta pernah menjadi Dirjen pada Departemen Koperasi. Saat ini beliau menjadi profesional & usahawan yang memiliki hubungan dan jaringan yang luas, termasuk dengan para usahawan China dan luar negeri, karenanya patut didengar, disimak dan diteladani pandangan-pandangan dan kesuksesannya.
Drs. H. Irwan Husein
Beliau adalah mantan Ketua Umum IMPPS Jakarta ( Ikatan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Silungkang – sekarang IGMS Jakarta ) dan mantan Ketua Umum PKS Jakarta yang aktif dalam bisnis dan memiliki hubungan yang luas dengan usahawan-usahawan pribumi dan non pri serta memiliki pandangan-pandangan yang luas dan patut pula didengar, disimak dan diteladani pandangan-pandangan dan kesuksesannya.
Irwanto Wiryadi
Beliau adalah pengusaha non pri yang sukses mengembangkan usaha garmen (Jeans LEA) dan usaha restoran SATE TOMANG serta memiliki wawasan dan pengalaman-pengalaman yang luas dalam bisnis kaum non pri dan usahawan China daratan. Bagaimana dia membangun bisnis dan pandangan-pandangannya tentang kisah sukses para usahawan non pri sangat patut kita simak dan kaji secara menyeluruh.
Peserta Pembahas Utama
Drs. H. Asril Amir
H. Harman Rukun
Ir. H. Fauzi ImronIr
Yosman Bustaman, M.Bus
Sardjono Sahar, SE, MM
Peserta pembahas utama adalah para profesional atau pengusaha yang senantiasa berhubungan dengan orang China. Yang baik di sadari maupun tidak, dalam hubungan ini terciptalah sebuah asimilasi budaya sehingga mempengaruhi kinerja yang mempengaruhi perilaku sehari-hari dalam melakukan kegiatan berbisnis. Pandangan-pandangan dan wawasan dari peserta pembahas utama akan menambahkan dan melengkapi isi dari materi.
Moderator :
Firdaus Badarudin
Beliau adalah ekonom alumnus FEUI yang berkecimpung di dunia konsultan manajemen, bisnis dan keuangan serta memiliki pula pengalaman yang luas dalam dunia perbankan. Pandangan dan pengalaman-pengalamannya dalam berhubungan dengan pengusaha pribumi dan non pri serta konsep-konsep berfikir akan menjadi bekal yang memadai dalam memandu diskusi interaktif ini.
Bahan Diskusi
Setiap peserta akan mendapatkan ringkasan 8 buku tentang kisah sukses bisnis orang China, Korea dan Jepang Yang akan diterima paling lambat, 7 hari sebelum acara.
JANGAN LEWATKAN !
DISKUSI INI AKAN MEMBUKA DAN MENAMBAH WAWASAN BISNIS KITA DAN MENJADI BEKAL UNTUK MEMBANGUN KEKUATAN DIRI
DAN EKONOMI !!!!!
DAFTAR SEGERA !!!!!
TEMPAT TERBATAS
Fasilitas:
RUANGAN FULL AC
SEMINAR KIT
RINGKASAN BUKU-BUKU KISAH SUKSES
ORANG CHINA / KOREA / JEPANG
MAKAN SIANG & SNACK
Informasi hubungi:
Sekretariat FKSS
Sdri. Lisda : 021-5863006 atau 08159689340
Bpk. Firdaus Badaruddin: 0811856408
Sebelumnya: Dijual Tanah Perkebunan
Selanjutnya : Surat Terbuka: Ajakan Dialog Terbuka Dengan Sdr. Roy Suryo
http://auliahazza.multiply.com/journal/item/7/7
Kesuksesan orang China berbisnis di berbagai pelosok dunia merupakan sebuah fenomena yang menakjubkan. Tak ada satu bangsapun di dunia ini yang mampu memulai usaha mencari nafkah kehidupan di berbagai negara lain dengan informasi dan modal yang sangat minim, pengetahuan dan pengalaman yang terbatas, tetapi kemudian secara bertahap mampu membangun kekuatan ekonomi yang tangguh dan sulit ditandingi oleh bangsa lain, kecuali pedagang bangsa China.
Kesuksesan dan dukungan para usahawan China perantauan pun demikian besar bagi kemajuan yang dicapai China daratan saat ini. Mengapa mereka mampu mengatasi berbagai hambatan yang ada dan bisa demikian cepat berubah mencapai kemajuan ?
Bagi setiap orang yang ingin meraih kemajuan dan kemandirian serta menikmati keberhasilan yang gemilang, sungguh sangat patut untuk mempelajari dengan seksama rahasia kesuksesan falsafah dan cara China membangun negara dan bangsa serta meniru yang sesuai dengan kondisi dan budaya Indonesia serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai falsalah dan cara hidup baru yang lebih dinamis dan sesuai dengan perkembangan zaman.
FKSS telah merancang sebuah diskusi ilmiah-interaktif dengan tema.
“Rahasia Sukses Falsafah dan Cara Bisnis Orang China”
Dengan menampilkan para pemuka dan pedagang kita yang banyak berinteraksi atau bertransaksi bisnis dengan pedagang-pedagang China atau bahkan secara sadar atau tidak telah banyak meniru falsafah dan cara bisnis orang China serta berhasil membangun kekuatan ekonominya dengan mantap.
Mekanisme pelaksanaan Diskusi akan di pandu oleh Sdr. Firdaus Badaruddin yang telah menyiapkan materi diskusi dan akan mengelola diskusi secara dinamis dan menarik. Terdapat tiga peserta diskusi utama yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang luas tentang bisnis, termasuk bisnis orang China daratan dan China perantauan. Mereka akan berdiskusi secara ilmiah dan siap membahas materi dari moderator yang kemudian materi akan dipertajam dengan dukungan pembahasan dari lima pembahas utama. Diskusi tersebut akan melibatkan pula 100-150 peserta diskusi umum yang akan diberikan waktu khusus untuk menyampaikan tanggapan dan pandangan-pandangannya.
Peserta Diskusi Utama
Ir. H. Deswandy Agusman, MBA
Beliau adalah alumnus ITB dan meraih gelar MBA dari universitas terkemuka di Amerika Serikat serta pernah menjadi Dirjen pada Departemen Koperasi. Saat ini beliau menjadi profesional & usahawan yang memiliki hubungan dan jaringan yang luas, termasuk dengan para usahawan China dan luar negeri, karenanya patut didengar, disimak dan diteladani pandangan-pandangan dan kesuksesannya.
Drs. H. Irwan Husein
Beliau adalah mantan Ketua Umum IMPPS Jakarta ( Ikatan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Silungkang – sekarang IGMS Jakarta ) dan mantan Ketua Umum PKS Jakarta yang aktif dalam bisnis dan memiliki hubungan yang luas dengan usahawan-usahawan pribumi dan non pri serta memiliki pandangan-pandangan yang luas dan patut pula didengar, disimak dan diteladani pandangan-pandangan dan kesuksesannya.
Irwanto Wiryadi
Beliau adalah pengusaha non pri yang sukses mengembangkan usaha garmen (Jeans LEA) dan usaha restoran SATE TOMANG serta memiliki wawasan dan pengalaman-pengalaman yang luas dalam bisnis kaum non pri dan usahawan China daratan. Bagaimana dia membangun bisnis dan pandangan-pandangannya tentang kisah sukses para usahawan non pri sangat patut kita simak dan kaji secara menyeluruh.
Peserta Pembahas Utama
Drs. H. Asril Amir
H. Harman Rukun
Ir. H. Fauzi ImronIr
Yosman Bustaman, M.Bus
Sardjono Sahar, SE, MM
Peserta pembahas utama adalah para profesional atau pengusaha yang senantiasa berhubungan dengan orang China. Yang baik di sadari maupun tidak, dalam hubungan ini terciptalah sebuah asimilasi budaya sehingga mempengaruhi kinerja yang mempengaruhi perilaku sehari-hari dalam melakukan kegiatan berbisnis. Pandangan-pandangan dan wawasan dari peserta pembahas utama akan menambahkan dan melengkapi isi dari materi.
Moderator :
Firdaus Badarudin
Beliau adalah ekonom alumnus FEUI yang berkecimpung di dunia konsultan manajemen, bisnis dan keuangan serta memiliki pula pengalaman yang luas dalam dunia perbankan. Pandangan dan pengalaman-pengalamannya dalam berhubungan dengan pengusaha pribumi dan non pri serta konsep-konsep berfikir akan menjadi bekal yang memadai dalam memandu diskusi interaktif ini.
Bahan Diskusi
Setiap peserta akan mendapatkan ringkasan 8 buku tentang kisah sukses bisnis orang China, Korea dan Jepang Yang akan diterima paling lambat, 7 hari sebelum acara.
JANGAN LEWATKAN !
DISKUSI INI AKAN MEMBUKA DAN MENAMBAH WAWASAN BISNIS KITA DAN MENJADI BEKAL UNTUK MEMBANGUN KEKUATAN DIRI
DAN EKONOMI !!!!!
DAFTAR SEGERA !!!!!
TEMPAT TERBATAS
Fasilitas:
RUANGAN FULL AC
SEMINAR KIT
RINGKASAN BUKU-BUKU KISAH SUKSES
ORANG CHINA / KOREA / JEPANG
MAKAN SIANG & SNACK
Informasi hubungi:
Sekretariat FKSS
Sdri. Lisda : 021-5863006 atau 08159689340
Bpk. Firdaus Badaruddin: 0811856408
Sebelumnya: Dijual Tanah Perkebunan
Selanjutnya : Surat Terbuka: Ajakan Dialog Terbuka Dengan Sdr. Roy Suryo
http://auliahazza.multiply.com/journal/item/7/7
MENJADI ORANG HEBAT
MENJADI ORANG HEBAT
Orang melihat Yesus membuat mujizat. Ia membuat segala-galanya menjadi baik. Apakah kita sudah menjadi seperti Yesus, segala-galanya baik? Sebenarnya kita sudah mulai, ketika kita datang ke gereja dan berdoa kita sudah menjadikan segala-galanya baik. Kita mengungkapkan pikiran-pikiran baik kita pada Tuhan, lewat mengumpulkan kolekte dll. Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka bertakwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setiaNya. Ia hendak melepaskan jiwa mereka pada masa kelaparan.
Seorang imam, namanya Yohanes Maria Vianne dari Perancis, yaitu pelindung imam khususnya Praja. Dia selalu setia untuk duduk di ruang pengakuan sampai 12 jam untuk mendengarkan pengakuan dosa. Yohanes Maria Vianne ini juga terkenal karena kotbah-kotbahnya yang mengesankan. Melihat latar belakang pendidikannya, Yohanes Maria Vianne ini dianggap kurang pandai, karena ujian berkali-kali tapi tidak lulus, dan diapun belajar hingga berdarah-darah. Oleh karena itu waktu ditabiskan dipilihlah sebuah tempat desa yang terpencil jauh dari kota . Hal ini dilakukan supaya tidak menanggung malu.
Tetapi anehnya yang datang ke gereja itu para bangsawan, Uskup dan orang-orang penting lain untuk mengaku dosa dan mendengarkan kotbahnya. Kehebatan Yohanes Maria Vianne dari 2 hal yaitu dengan membaca Kitab Suci dan berdoa. Dari situlah bimbingan rohaninya menjadi luar biasa.
Kalau demikian bukan saja Yohanes Maria Vianne, asal kita punya kemauan untuk mendalami Kitab Suci dan berdoa. Kalau kita membaca 1x seminggu mendengarkan Kitab Suci di gereja itu biasa. Apalagi kalau selain hari Minggu membaca Kitab Suci dan berdoa, kita menjadi luar biasa. Kitab Suci itu umurnya 2000 tahun. Ada juga kitab-kitab lain yang dibuat sebelum Yesus yaitu Taurat dan Perjanjian Lama yang telah dibaca oleh Yesus. Oleh firman Tuhan langit telah dijadikan oleh nafas dari mulutNya, diciptakan segala tentaranya. Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi. Dia memberi perintah, maka semuanya ada.
Yesus hebat karena Dia baca Kitab Suci. Kalau Yesus mau buat mukjizat, apa yang Dia lakukan? Dia bersyukur dulu, setelah itu Dia menengadah ke langit, dan berkata "Effata", artinya: Terbukalah (Mrk 7: 31:37). Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang mereka, makin luas mereka memberitakannya. Tujuannya supaya orang tidak salah paham, bahwa orang lalu kemudian terlalu memuja Yesus. Orang-orang ingin menjadikanNya Raja. Yesus mewartakan bukan Dia sendiri, yang diwartakan adalah Kerajaan Allah, bukan kehebatanNya.
Apabila kita melihat orang yang membenci kita, kita cukup mendoakan, "Tuhan ampunilah dosanya dan berilah dia pengampunan" .
Sumber : http://renungan- harian-kita. blogspot. co
Orang melihat Yesus membuat mujizat. Ia membuat segala-galanya menjadi baik. Apakah kita sudah menjadi seperti Yesus, segala-galanya baik? Sebenarnya kita sudah mulai, ketika kita datang ke gereja dan berdoa kita sudah menjadikan segala-galanya baik. Kita mengungkapkan pikiran-pikiran baik kita pada Tuhan, lewat mengumpulkan kolekte dll. Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka bertakwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setiaNya. Ia hendak melepaskan jiwa mereka pada masa kelaparan.
Seorang imam, namanya Yohanes Maria Vianne dari Perancis, yaitu pelindung imam khususnya Praja. Dia selalu setia untuk duduk di ruang pengakuan sampai 12 jam untuk mendengarkan pengakuan dosa. Yohanes Maria Vianne ini juga terkenal karena kotbah-kotbahnya yang mengesankan. Melihat latar belakang pendidikannya, Yohanes Maria Vianne ini dianggap kurang pandai, karena ujian berkali-kali tapi tidak lulus, dan diapun belajar hingga berdarah-darah. Oleh karena itu waktu ditabiskan dipilihlah sebuah tempat desa yang terpencil jauh dari kota . Hal ini dilakukan supaya tidak menanggung malu.
Tetapi anehnya yang datang ke gereja itu para bangsawan, Uskup dan orang-orang penting lain untuk mengaku dosa dan mendengarkan kotbahnya. Kehebatan Yohanes Maria Vianne dari 2 hal yaitu dengan membaca Kitab Suci dan berdoa. Dari situlah bimbingan rohaninya menjadi luar biasa.
Kalau demikian bukan saja Yohanes Maria Vianne, asal kita punya kemauan untuk mendalami Kitab Suci dan berdoa. Kalau kita membaca 1x seminggu mendengarkan Kitab Suci di gereja itu biasa. Apalagi kalau selain hari Minggu membaca Kitab Suci dan berdoa, kita menjadi luar biasa. Kitab Suci itu umurnya 2000 tahun. Ada juga kitab-kitab lain yang dibuat sebelum Yesus yaitu Taurat dan Perjanjian Lama yang telah dibaca oleh Yesus. Oleh firman Tuhan langit telah dijadikan oleh nafas dari mulutNya, diciptakan segala tentaranya. Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi. Dia memberi perintah, maka semuanya ada.
Yesus hebat karena Dia baca Kitab Suci. Kalau Yesus mau buat mukjizat, apa yang Dia lakukan? Dia bersyukur dulu, setelah itu Dia menengadah ke langit, dan berkata "Effata", artinya: Terbukalah (Mrk 7: 31:37). Yesus berpesan kepada orang-orang yang ada di situ supaya jangan menceritakannya kepada siapapun juga. Tetapi makin dilarang mereka, makin luas mereka memberitakannya. Tujuannya supaya orang tidak salah paham, bahwa orang lalu kemudian terlalu memuja Yesus. Orang-orang ingin menjadikanNya Raja. Yesus mewartakan bukan Dia sendiri, yang diwartakan adalah Kerajaan Allah, bukan kehebatanNya.
Apabila kita melihat orang yang membenci kita, kita cukup mendoakan, "Tuhan ampunilah dosanya dan berilah dia pengampunan" .
Sumber : http://renungan- harian-kita. blogspot. co
Einsten bukan orang hebat
Einsten bukan orang hebat
Albert Einstein, Abraham Lincoln, Thomas Alva Edison, Martin Luther King Jr, Bill Cosby dan sejumlah tokoh dunia lainnya itu bukan orang hebat?
Tentu banyak orang membantahnya. Namun buku “Berani Bermimpi! (25 Kisah Hebat)” yang baru saja diluncurkan di Jakarta (3/3) dan Surabaya (9/3) mengungkap, mereka memang “hanya” orang biasa, bahkan punya banyak keterbatasan.
Buku setebal 121 halaman itu mengupas kisah 25 tokoh termashyur di dunia, yang ternyata memiliki keterbatasan fisik, finansial dan sosial.
Albert Einstein, misalnya. Orang tak akan ragu, dialah salah satu penemu besar sepanjang masa. Namun, dalam perjalanan hidupnya, penemu teori relativitas itu tidaklah menonjol.
Bahkan dalam buku itu diceritakan, Einstein dinilai guru-gurunya sebagai anak “terbelakang” yang terlalu sering bertanya dan tak mampu menghafal.
Selain itu, teman-temannya juga menilai peraih Nobel Fisika pada 1912 itu sebagai sosok yang lamban dalam berpikir dan pemalu.
Buku itu juga mengupas pebasket dari Chicago Bulls, Michael Jordan, yang terkenal dengan gaya slam dunk itu, sering terkena skors dari kepala sekolah karena membolos.
Hal yang sama juga dialami presiden ke-16 Amerika Serikat, Abraham Lincoln. Ketika remaja, pemimpin berpostur jangkung itu sering diolok-olok sebagai orang yang memiliki fisik buruk, kurus, gerakannya lamban dan miskin.
Kisah lainnya adalah peraih medali emas nomor lari di Olimpiade 1960, Wilma Rudolph, yang pernah terserang polio yang membuatnya lumpuh semasa kecilnya.
Itulah cuplikan kisah dalam buku “Berani Bermimpi! (25 Kisah Hebat)” yang ditulis Sandra McLeod Humphrey dan diterjemahkan tim Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Jakarta.
Intinya, buku itu justru mengungkap keterbatasan, kelemahan, dan ketidaksempurnaan dari 25 tokoh terkemuka di dunia yang akhirnya menjadi inspirasi sukses.
Cuplikan itu “dibedah” sejumlah tokoh di SMA Negeri 1 Surabaya (9/3) yakni Shannon Quinn, wakil Atase Pers Kedubes AS, pakar pendidikan Dr Anita Lie, dan Dyah Katarina, yang juga istri Walikota Surabaya Bambang DH.
Tokoh lainnya yang turut mengupas adalah redaktur musik majalah Hai Junior Respati, aktor Fauzy Baadillah, dan Richard “Insane” Leolatunusa, freestyler bola basket.
“Kami berharap buku terjemahan itu akan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia untuk mengejar mimpi-mimpinya, meskipun memiliki kelemahan fisik, psikologis, finansial, dan mengalami diskriminasi,” ucap Quinn dalam acara yang dihadiri Konsul Jenderal AS di Surabaya, Claire A Pierangelo itu.
Di sela-sela peluncuran buku yang dimeriahkan penampilan grup band indie lokal, “VOX” dan pertunjukan bola basket freestyle itu, Quinn menjelaskan buku terjemahan itu juga diharapkan akan memberikan pemahaman anak muda Indonesia terhadap anak muda AS.
“Karena sebenarnya ada kesamaan masalah antara remaja di AS dan di Indonesia yakni mereka sama-sama mengalami kesulitan dan mencari identitas diri, membangun kepercayaan diri, dan melawan tekanan hidup,” tegasnya.
Namun, katanya, tokoh-tokoh yang digambarkan dalam buku itu tetap berusaha keras mewujudkan mimpinya dengan mengatasi keterbatasan yang diderita, seperti cacat fisik, tidak cantik atau tampan, rendah diri, dan miskin.
“Berani Bermimpi! itu merupakan buku panduan yang tepat sebagai jembatan bagi remaja untuk meraih mimpi agar tidak menganggap kelemahan sebagai suatu hal yang menakutkan, namun sebaliknya justru menjadi sumber energi, inspirasi dan semangat untuk menggapai mimpi,” ucapnya.
Acara peluncuran itu dipandu mantan Abang Jakarta, Victor Hubert “Vicky” Leopold.
“Buku-buku tentang kepahlawanan di Indonesia selama ini masih terkesan hafalan seperti perang Diponegoro terjadi pada tahun 1825, dan seterusnya, sehingga pahlawan dipahami dalam suasana keterpaksaan, kewajiban, dan tak menyenangkan,” ucap Anita Lie.
Menurut alumnus The Baylor University, Texas, AS itu, upaya membangun bangsa menjadi besar itu harus dimulai dengan membangun manusia.
“Untuk membangun manusia itu sangat penting diawali dengan membangun karakter perjuangan, kerja keras, tak mudah menyerah, dan bercita-cita tinggi (bermimpi),” tuturnya.
Kesimpulan yang sama dikemukakan Fauzy Baadillah dan Richard “Insane” Leolatunusa. “Berani Bermimpi bisa mengubah keinginan menjadi sebuah kenyataan. Gagal itu mah biasa,” papar Richard.
http://indobestseller.wordpress.com/2009/06/30/einstein-bukan-orang-hebat/
Albert Einstein, Abraham Lincoln, Thomas Alva Edison, Martin Luther King Jr, Bill Cosby dan sejumlah tokoh dunia lainnya itu bukan orang hebat?
Tentu banyak orang membantahnya. Namun buku “Berani Bermimpi! (25 Kisah Hebat)” yang baru saja diluncurkan di Jakarta (3/3) dan Surabaya (9/3) mengungkap, mereka memang “hanya” orang biasa, bahkan punya banyak keterbatasan.
Buku setebal 121 halaman itu mengupas kisah 25 tokoh termashyur di dunia, yang ternyata memiliki keterbatasan fisik, finansial dan sosial.
Albert Einstein, misalnya. Orang tak akan ragu, dialah salah satu penemu besar sepanjang masa. Namun, dalam perjalanan hidupnya, penemu teori relativitas itu tidaklah menonjol.
Bahkan dalam buku itu diceritakan, Einstein dinilai guru-gurunya sebagai anak “terbelakang” yang terlalu sering bertanya dan tak mampu menghafal.
Selain itu, teman-temannya juga menilai peraih Nobel Fisika pada 1912 itu sebagai sosok yang lamban dalam berpikir dan pemalu.
Buku itu juga mengupas pebasket dari Chicago Bulls, Michael Jordan, yang terkenal dengan gaya slam dunk itu, sering terkena skors dari kepala sekolah karena membolos.
Hal yang sama juga dialami presiden ke-16 Amerika Serikat, Abraham Lincoln. Ketika remaja, pemimpin berpostur jangkung itu sering diolok-olok sebagai orang yang memiliki fisik buruk, kurus, gerakannya lamban dan miskin.
Kisah lainnya adalah peraih medali emas nomor lari di Olimpiade 1960, Wilma Rudolph, yang pernah terserang polio yang membuatnya lumpuh semasa kecilnya.
Itulah cuplikan kisah dalam buku “Berani Bermimpi! (25 Kisah Hebat)” yang ditulis Sandra McLeod Humphrey dan diterjemahkan tim Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Jakarta.
Intinya, buku itu justru mengungkap keterbatasan, kelemahan, dan ketidaksempurnaan dari 25 tokoh terkemuka di dunia yang akhirnya menjadi inspirasi sukses.
Cuplikan itu “dibedah” sejumlah tokoh di SMA Negeri 1 Surabaya (9/3) yakni Shannon Quinn, wakil Atase Pers Kedubes AS, pakar pendidikan Dr Anita Lie, dan Dyah Katarina, yang juga istri Walikota Surabaya Bambang DH.
Tokoh lainnya yang turut mengupas adalah redaktur musik majalah Hai Junior Respati, aktor Fauzy Baadillah, dan Richard “Insane” Leolatunusa, freestyler bola basket.
“Kami berharap buku terjemahan itu akan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia untuk mengejar mimpi-mimpinya, meskipun memiliki kelemahan fisik, psikologis, finansial, dan mengalami diskriminasi,” ucap Quinn dalam acara yang dihadiri Konsul Jenderal AS di Surabaya, Claire A Pierangelo itu.
Di sela-sela peluncuran buku yang dimeriahkan penampilan grup band indie lokal, “VOX” dan pertunjukan bola basket freestyle itu, Quinn menjelaskan buku terjemahan itu juga diharapkan akan memberikan pemahaman anak muda Indonesia terhadap anak muda AS.
“Karena sebenarnya ada kesamaan masalah antara remaja di AS dan di Indonesia yakni mereka sama-sama mengalami kesulitan dan mencari identitas diri, membangun kepercayaan diri, dan melawan tekanan hidup,” tegasnya.
Namun, katanya, tokoh-tokoh yang digambarkan dalam buku itu tetap berusaha keras mewujudkan mimpinya dengan mengatasi keterbatasan yang diderita, seperti cacat fisik, tidak cantik atau tampan, rendah diri, dan miskin.
“Berani Bermimpi! itu merupakan buku panduan yang tepat sebagai jembatan bagi remaja untuk meraih mimpi agar tidak menganggap kelemahan sebagai suatu hal yang menakutkan, namun sebaliknya justru menjadi sumber energi, inspirasi dan semangat untuk menggapai mimpi,” ucapnya.
Acara peluncuran itu dipandu mantan Abang Jakarta, Victor Hubert “Vicky” Leopold.
“Buku-buku tentang kepahlawanan di Indonesia selama ini masih terkesan hafalan seperti perang Diponegoro terjadi pada tahun 1825, dan seterusnya, sehingga pahlawan dipahami dalam suasana keterpaksaan, kewajiban, dan tak menyenangkan,” ucap Anita Lie.
Menurut alumnus The Baylor University, Texas, AS itu, upaya membangun bangsa menjadi besar itu harus dimulai dengan membangun manusia.
“Untuk membangun manusia itu sangat penting diawali dengan membangun karakter perjuangan, kerja keras, tak mudah menyerah, dan bercita-cita tinggi (bermimpi),” tuturnya.
Kesimpulan yang sama dikemukakan Fauzy Baadillah dan Richard “Insane” Leolatunusa. “Berani Bermimpi bisa mengubah keinginan menjadi sebuah kenyataan. Gagal itu mah biasa,” papar Richard.
http://indobestseller.wordpress.com/2009/06/30/einstein-bukan-orang-hebat/
orang hebat indonesia di luar negeri
orang hebat indonesia di luar negeri
Menjadi orang kaya tak melulu harus menjadi pengusaha. Memiliki otak encer dan berprestasi akademik tanpa terlibat dalam dunia politik pun bisa menjadi jalan untuk menjadi orang kaya. Syaratnya cuma. Jangan berkiprah di Tanah Air. Setidaknya syarat ini diisyaratkan Sehat Sutardja, pria kelahiran Jakarta , 49 tahun silam. Nama ini mungkin terdengar asing dan tidak familiar di Tanah Air. Tapi di Amerika Serikat, Sehat adalah cerita sukses perjuangan seorang imigran yang tetap mengagungkan ilmu untuk meraih sukses. Sadar menjadi cerdas di Indonesia tak bakalan dihargai oleh negara , ia hijrah ke AS saat usianya masih 19 tahun. Ia pun memilih tinggal dan menjadi warga AS. Siapa sangka, Sehat kini termasuk salah satu orang terkaya di negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS).Bersama kakaknya, Pantas Sutardja, Sehat mendirikan Marvell Technology Group, perusahaan yang terdaftar dan go public di indeks bursa Nasdaq New York Stock Exchange. Namanya tercantum dalam majalah Forbes dengan kekayaan bersih 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp. 10 triliun ( kurs Rp. 10 ribu per dolar AS . Ia masuk dalam kategori Exclusive Billioners Club untuk pertama kalinya di tahun 2007. Perjuangan Sehat bersama tiga orang teman menembus industri semikonduktor di AS bisa menginspirasi ketika seseorang yang bukan siapa-siapa menjadi apa-apa. Kini Marvell, perusahaan yang dibentuknya tahun 1995, berkibar sebagai perusahaan yang paling dipercaya publik tahun 2005. Hanya dalam waktu 10 tahun! Bukan Cuma itu, Marvell tercatat sebagai one of the best managed company in America dan menjadi kampium di semi-conductor company top ten list. Semuanya bergengsi karena yang memilihnya adalah majalah Forbes, majalah referensi utama ekonomi dunia. Kisah Sehat dimulai saat ia kelas enam sekolah dasar di Jakarta sekitar tahun 1970-an. Ia baru menyadari ketertarikannya pada bidang elektronik ( komputer belum populer saat itu). Ia menyampaikan kepada orangtuanya bahwa ia bakal berkarir di bidang elektronik. Orangtuannya heran. Maklumlah, tahun 1970-an, karier di bidang elektronik berarti menjadi tukang reparasi radio, dan syukur-syukur TV yang masih jarang waktu itu. Sang bapak dan Ibu ingin Sehat menjadi dokter. Sehat kecil sudah bermimpi menciptakan hal-hal hebat yang muncul dari elektronik. Dia mulai gandrung dengan elektronika saat tanpa sengaja menemukan buku fisika milik saudaranya yang membahas soal listrik, rangkaian, kapasitor, resistor dan sebagainya. 30 tahun setelah itu, ia bukan saja mewujudkan mimpinya. Ia bahkan membuat bangga Indonesia meski tak lagi menjadi WNI. Tamat SMA di Kolese Kanisius, Jakarta,Sehat yang memiliki otak cerdas berpikir sekolah di Indonesia belum menghargai ilmu. Bermodalkan semangat, ia melamar di University of California,Berkeley, AS. Diterima di universitas bergengsi tak berarti jalan hidup Sehat lurus-lurus saja. Pada 1995,Sehat berpikir bahwa bila ingin sukses ia harus memiliki perusahaan sendiri. Maka, bersama Pantas, dan istrinya, Weili Dai, mereka mengumpulkan duit lalu mendirikan perusahaan IT, Marvell Group. Tahun-tahun awal dilalui dengan sukses berat. Mereka bekerja tak kenal waktu siang dan malam demi kesempurnaan produknya. Mereka bahkan tidak menggaji diri mereka sendiri dan hidup dalam kesederhanaan. Jarang sekali mereka bertemu dengan keluarga. Bahkan saat produk pertama mereka muncul di pasaran, mereka masih harus berjuang keras meyakinkan pembeli untuk membeli produk mereka tersebut. â€ÂœSaat itu kami sangat-sangat kecil, terlalu berisiko,â€Â� kenang Sehat. â€ÂœSaat itu sangat berat untuk kami. Kami rasa saat itu kami beruntung mendapatkan pelanggan, namun kami berhasil menciptakan produk yang tak dapat dilakukan oleh pesaing kami. Setelah tiga atau empat tahun berjalan, kami mendapatkan satu pelanggan. Tahun berikutnya kami mendapatkan pelanggan lainnya.â€Â� Akhirnya mereka berhasil. Tahun 2003, Ernst . baca selengkapnya...
http://www.lintasberita.com/Dunia/Berita-Dunia/orang-orang-hebat-indonesia-di-luar-negeri-dari-miliarder-as-hingga-orang-terpenting-jepang
Menjadi orang kaya tak melulu harus menjadi pengusaha. Memiliki otak encer dan berprestasi akademik tanpa terlibat dalam dunia politik pun bisa menjadi jalan untuk menjadi orang kaya. Syaratnya cuma. Jangan berkiprah di Tanah Air. Setidaknya syarat ini diisyaratkan Sehat Sutardja, pria kelahiran Jakarta , 49 tahun silam. Nama ini mungkin terdengar asing dan tidak familiar di Tanah Air. Tapi di Amerika Serikat, Sehat adalah cerita sukses perjuangan seorang imigran yang tetap mengagungkan ilmu untuk meraih sukses. Sadar menjadi cerdas di Indonesia tak bakalan dihargai oleh negara , ia hijrah ke AS saat usianya masih 19 tahun. Ia pun memilih tinggal dan menjadi warga AS. Siapa sangka, Sehat kini termasuk salah satu orang terkaya di negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS).Bersama kakaknya, Pantas Sutardja, Sehat mendirikan Marvell Technology Group, perusahaan yang terdaftar dan go public di indeks bursa Nasdaq New York Stock Exchange. Namanya tercantum dalam majalah Forbes dengan kekayaan bersih 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp. 10 triliun ( kurs Rp. 10 ribu per dolar AS . Ia masuk dalam kategori Exclusive Billioners Club untuk pertama kalinya di tahun 2007. Perjuangan Sehat bersama tiga orang teman menembus industri semikonduktor di AS bisa menginspirasi ketika seseorang yang bukan siapa-siapa menjadi apa-apa. Kini Marvell, perusahaan yang dibentuknya tahun 1995, berkibar sebagai perusahaan yang paling dipercaya publik tahun 2005. Hanya dalam waktu 10 tahun! Bukan Cuma itu, Marvell tercatat sebagai one of the best managed company in America dan menjadi kampium di semi-conductor company top ten list. Semuanya bergengsi karena yang memilihnya adalah majalah Forbes, majalah referensi utama ekonomi dunia. Kisah Sehat dimulai saat ia kelas enam sekolah dasar di Jakarta sekitar tahun 1970-an. Ia baru menyadari ketertarikannya pada bidang elektronik ( komputer belum populer saat itu). Ia menyampaikan kepada orangtuanya bahwa ia bakal berkarir di bidang elektronik. Orangtuannya heran. Maklumlah, tahun 1970-an, karier di bidang elektronik berarti menjadi tukang reparasi radio, dan syukur-syukur TV yang masih jarang waktu itu. Sang bapak dan Ibu ingin Sehat menjadi dokter. Sehat kecil sudah bermimpi menciptakan hal-hal hebat yang muncul dari elektronik. Dia mulai gandrung dengan elektronika saat tanpa sengaja menemukan buku fisika milik saudaranya yang membahas soal listrik, rangkaian, kapasitor, resistor dan sebagainya. 30 tahun setelah itu, ia bukan saja mewujudkan mimpinya. Ia bahkan membuat bangga Indonesia meski tak lagi menjadi WNI. Tamat SMA di Kolese Kanisius, Jakarta,Sehat yang memiliki otak cerdas berpikir sekolah di Indonesia belum menghargai ilmu. Bermodalkan semangat, ia melamar di University of California,Berkeley, AS. Diterima di universitas bergengsi tak berarti jalan hidup Sehat lurus-lurus saja. Pada 1995,Sehat berpikir bahwa bila ingin sukses ia harus memiliki perusahaan sendiri. Maka, bersama Pantas, dan istrinya, Weili Dai, mereka mengumpulkan duit lalu mendirikan perusahaan IT, Marvell Group. Tahun-tahun awal dilalui dengan sukses berat. Mereka bekerja tak kenal waktu siang dan malam demi kesempurnaan produknya. Mereka bahkan tidak menggaji diri mereka sendiri dan hidup dalam kesederhanaan. Jarang sekali mereka bertemu dengan keluarga. Bahkan saat produk pertama mereka muncul di pasaran, mereka masih harus berjuang keras meyakinkan pembeli untuk membeli produk mereka tersebut. â€ÂœSaat itu kami sangat-sangat kecil, terlalu berisiko,â€Â� kenang Sehat. â€ÂœSaat itu sangat berat untuk kami. Kami rasa saat itu kami beruntung mendapatkan pelanggan, namun kami berhasil menciptakan produk yang tak dapat dilakukan oleh pesaing kami. Setelah tiga atau empat tahun berjalan, kami mendapatkan satu pelanggan. Tahun berikutnya kami mendapatkan pelanggan lainnya.â€Â� Akhirnya mereka berhasil. Tahun 2003, Ernst . baca selengkapnya...
http://www.lintasberita.com/Dunia/Berita-Dunia/orang-orang-hebat-indonesia-di-luar-negeri-dari-miliarder-as-hingga-orang-terpenting-jepang
Harga Ikan Melonjak Akibat Cuaca Buruk
Harga Ikan Melonjak Akibat Cuaca Buruk
Minggu, 8 Agustus 2010 04:26 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 1110 kali
Harga Ikan Melonjak Akibat Cuaca Buruk
(ANTARA/Ari Bowo Sucipto)
Kendari (ANTARA News) - Harga ikan laut melonjak sampai seratus persen dari harga sebelumnya, akibat cuaca buruk di sekitar perairan Sulawesi Tenggara.
"Harga ikan tuna yang besar biasanya Rp30 ribu perekor, kini mencapai Rp50 ribu perekor. Sedang ikan tongkol Rp10 perekor menjadi Rp15 ribu perekor," kata salah seorang pembeli Waode Arumaini di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa, Kendari, Minggu.
Hal senada dikatakan pembeli lainnya, Mutmainnah, harga udang besar naik Rp35 ribu menjadi Rp50.000 perkilogram. Harga hasil laut yang melonjak itu mulai dirasakan sejak awal bulan ini.
Parahnya, kenaikan harga ikan laut itu diikuti pula dengan lonjakan harga ikan tambak. Sebagai gambaran, harga ikan bandeng RpRp6.000 per ekor, kini sudah mencapai Rp12 ribu perekor.
Mengenai lonjakan harga ikan laut itu diakui, pedagang ikan di TPI Tipulu, Jamal. Katanya, kenaikan harga ikan itu dipicu karena cuaca buruk sehingga sebagian besar nelayan enggan turun melaut.
Akibat hal itu, lanjutnya, pasokan ikan laut menjadi berkurang yang selanjutnya memicu kenaikan harga ikan tangkapan.
Sementara itu, penjual ikan tambak mengaku stok yang diperoleh dari distributor juga berkurang sementara permintaan meningkat untuk kebutuhan acara syukuran menjelang Ramadan.
"Menurut distributor ikan bandeng, banyak petambak yang sengaja menahan stok untuk kebutuhan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri," katanya menirukan alasan distributor ikan tambak. (ANT178/K004)
http://www.antaranews.com/berita/1281216398/harga-ikan-melonjak-akibat-cuaca-buruk
Minggu, 8 Agustus 2010 04:26 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 1110 kali
Harga Ikan Melonjak Akibat Cuaca Buruk
(ANTARA/Ari Bowo Sucipto)
Kendari (ANTARA News) - Harga ikan laut melonjak sampai seratus persen dari harga sebelumnya, akibat cuaca buruk di sekitar perairan Sulawesi Tenggara.
"Harga ikan tuna yang besar biasanya Rp30 ribu perekor, kini mencapai Rp50 ribu perekor. Sedang ikan tongkol Rp10 perekor menjadi Rp15 ribu perekor," kata salah seorang pembeli Waode Arumaini di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sodohoa, Kendari, Minggu.
Hal senada dikatakan pembeli lainnya, Mutmainnah, harga udang besar naik Rp35 ribu menjadi Rp50.000 perkilogram. Harga hasil laut yang melonjak itu mulai dirasakan sejak awal bulan ini.
Parahnya, kenaikan harga ikan laut itu diikuti pula dengan lonjakan harga ikan tambak. Sebagai gambaran, harga ikan bandeng RpRp6.000 per ekor, kini sudah mencapai Rp12 ribu perekor.
Mengenai lonjakan harga ikan laut itu diakui, pedagang ikan di TPI Tipulu, Jamal. Katanya, kenaikan harga ikan itu dipicu karena cuaca buruk sehingga sebagian besar nelayan enggan turun melaut.
Akibat hal itu, lanjutnya, pasokan ikan laut menjadi berkurang yang selanjutnya memicu kenaikan harga ikan tangkapan.
Sementara itu, penjual ikan tambak mengaku stok yang diperoleh dari distributor juga berkurang sementara permintaan meningkat untuk kebutuhan acara syukuran menjelang Ramadan.
"Menurut distributor ikan bandeng, banyak petambak yang sengaja menahan stok untuk kebutuhan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri," katanya menirukan alasan distributor ikan tambak. (ANT178/K004)
http://www.antaranews.com/berita/1281216398/harga-ikan-melonjak-akibat-cuaca-buruk
Disain Tata-letak Toko yang Menguntungkan
Disain Tata-letak Toko yang Menguntungkan
Minggu, 18 September 2005
Jika saat ini sedang merancang disain tata letak toko, ingatlah beberapa tips berikut ini yang akan membawa feng shui toko yang hebat.
Pertama, Anda harus membiarkan pintu toko membuka ke ruang kosong kecil, yang tidak mempunyai kabinet, tirai atau furniture yang menghalangi chi memasuki toko Anda.
Kedua, Anda harus memilih bentuk untuk lemari pajangan Anda sesuai dengan sudut tempat lemari itu berada. Pastikan Anda tidak menempatkan kabinet atau meja dengan sisi tajam yang mengarah ke pintu masuk.
Ketiga, jika Anda ingin pelanggan membeli produk Anda begitu Anda berhasil mengundangnya masuk, Anda harus merancang aliran lalu lintas dalam toko yang berliku, bukan bergerak lurus. Lalu lintas berliku sangat bagus untuk bisnis.
Yang tak kalah penting, selaraskan unsur bisnis Anda. Jika bisnis Anda adalah perhiasan, buatlah lemari pajangan Anda berkelok karena bisnis batu permata dan perhiasan merupakan unsur logam. Bisnis itu akan sangat beruntung karena bentuk yang berlekuk. Hindari merah dalam dekorasi karena api menghancurkan logam dan tidak bagus untuk bisnis itu. Energi tanah sebaliknya, akan menguntungkan Anda. Jadi, tempatkan benda dari tanah liat dan kristal.
Jika bisnis Anda adalah barang antik, dan tokoh-tokoh religius hendaknya diperlakukan dengan hormat. Misalnya, dengan menempat/kan di atas meja--lebih tinggi dari orang-orang yang lalu lalang. Karena benda antik banyak memberi energi yin, buatlah toko Anda terang. Biarkan ada musik di toko, bahkan cat dinding dengan warna yang.
Bila Anda memiliki toko suvernir dari bahan kayu, untuk mengaktifkan chi keberuntungan dengan menempatkan tanaman lebat, boleh palsu, tetapi harus terlihat segar dan bersemangat. Tempatkan lampu terang di luar pintu masuk untuk menciptakan energi yang.
Satu upaya lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penghasilan dari toko Anda adalah bel berdenting. Pemilik toko bangsa Tionghia selalu tahu tentang keampuhan bel berdenting untuk menarik pelanggan. Bel logam kecil itu menciptakan chi baik tiap seseorang membuka pintu untuk masuk ke dalam toko, dalam proses membawa masuk keberuntungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan penghasilan toko.
Metode itu khususnya efektif untuk toko yang menjual barang-barang pribadi dan produk seperti toko permata, butik pria dan wanita dan toko aksesoris.
Bel berdenting dapat dibuat dari semua jenis logam. Untuk meningkatkan efektifitas bel, ikatkan pita merah untuk mengaktifkan energi yang intrinsiknya. Jumlah bel yang ideal adalah 6 atau 7. Meski begitu, kebanyakan pemilik toko hanya memiliki sepasang bel. Ada dua metode dalam menempelkan bel ke pintu, yaitu: bel dapat ditempelkan pada pegangan pintu di luar toko atau dapat ditempelkan di atas pintu sehingga jika pintu terbuka, belnya akan berbunyi. Pemilik toko Tionghoa juga sangat percaya pada penempatan cermin besar di dalam toko mereka. Itu tidak hanya menggandakan produk yang dipajang sehingga menyatakan kemakmuran toko yang memiliki persediaan banyak.
Cermin juga menciptakan banyak energi yang karena menggandakan aktivitas di dalam toko. Cermin melakukan hal hebat untuk penghasilan bisnis jika memantulkan mesin kas. Jangan menggunakan cermin tangan yang kecil.
Jika toko Anda mempunyai pilar, bungkuslah dengan cermin. Begitupun dengan lemari pajangan, bungkus dengan cermin. Jika mungkin, tempatkan cermin di dinding sekeliling toko, kecuali yang menghadap langsung ke pintu masuk. Dengan cara ini, semua produk yang dipajang akan dipantulkan oleh cermin. Semua pelanggan pun akan dipantulkan oleh cermin dinding. Itu menggandakan nasib baik.
Benda pembawa keberuntungan lainnya adalah katak berkaki tiga. Tempatkan katak berkaki tiga dekat pintu masuk, tapi menghadap ke dalam seolah-olah baru masuk rumah. Jangan biarkan katak itu menghadap langsung ke pintu. Itu melambangkan emas keluar dari rumah.
Tempat terbaik untuk katak adalah di sudut diagonal terjauh dari pintu depan. Taruh di bawah meja, di dalam lemari atau tersembunyi di bawah kursi dan furniture lain.
Simbol katak tidak boleh ditempatkan di dapur atau kamar mandi dan toilet. Tempat yang tidak bagus itu membawa katak menjadi ganas, bukannya membawa rezeki, Mereka cenderung menarik chi nasib buruk yang menyebabkan bencana pada energi toko Anda. (Tri Wahyuni)
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=121698
Minggu, 18 September 2005
Jika saat ini sedang merancang disain tata letak toko, ingatlah beberapa tips berikut ini yang akan membawa feng shui toko yang hebat.
Pertama, Anda harus membiarkan pintu toko membuka ke ruang kosong kecil, yang tidak mempunyai kabinet, tirai atau furniture yang menghalangi chi memasuki toko Anda.
Kedua, Anda harus memilih bentuk untuk lemari pajangan Anda sesuai dengan sudut tempat lemari itu berada. Pastikan Anda tidak menempatkan kabinet atau meja dengan sisi tajam yang mengarah ke pintu masuk.
Ketiga, jika Anda ingin pelanggan membeli produk Anda begitu Anda berhasil mengundangnya masuk, Anda harus merancang aliran lalu lintas dalam toko yang berliku, bukan bergerak lurus. Lalu lintas berliku sangat bagus untuk bisnis.
Yang tak kalah penting, selaraskan unsur bisnis Anda. Jika bisnis Anda adalah perhiasan, buatlah lemari pajangan Anda berkelok karena bisnis batu permata dan perhiasan merupakan unsur logam. Bisnis itu akan sangat beruntung karena bentuk yang berlekuk. Hindari merah dalam dekorasi karena api menghancurkan logam dan tidak bagus untuk bisnis itu. Energi tanah sebaliknya, akan menguntungkan Anda. Jadi, tempatkan benda dari tanah liat dan kristal.
Jika bisnis Anda adalah barang antik, dan tokoh-tokoh religius hendaknya diperlakukan dengan hormat. Misalnya, dengan menempat/kan di atas meja--lebih tinggi dari orang-orang yang lalu lalang. Karena benda antik banyak memberi energi yin, buatlah toko Anda terang. Biarkan ada musik di toko, bahkan cat dinding dengan warna yang.
Bila Anda memiliki toko suvernir dari bahan kayu, untuk mengaktifkan chi keberuntungan dengan menempatkan tanaman lebat, boleh palsu, tetapi harus terlihat segar dan bersemangat. Tempatkan lampu terang di luar pintu masuk untuk menciptakan energi yang.
Satu upaya lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penghasilan dari toko Anda adalah bel berdenting. Pemilik toko bangsa Tionghia selalu tahu tentang keampuhan bel berdenting untuk menarik pelanggan. Bel logam kecil itu menciptakan chi baik tiap seseorang membuka pintu untuk masuk ke dalam toko, dalam proses membawa masuk keberuntungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan penghasilan toko.
Metode itu khususnya efektif untuk toko yang menjual barang-barang pribadi dan produk seperti toko permata, butik pria dan wanita dan toko aksesoris.
Bel berdenting dapat dibuat dari semua jenis logam. Untuk meningkatkan efektifitas bel, ikatkan pita merah untuk mengaktifkan energi yang intrinsiknya. Jumlah bel yang ideal adalah 6 atau 7. Meski begitu, kebanyakan pemilik toko hanya memiliki sepasang bel. Ada dua metode dalam menempelkan bel ke pintu, yaitu: bel dapat ditempelkan pada pegangan pintu di luar toko atau dapat ditempelkan di atas pintu sehingga jika pintu terbuka, belnya akan berbunyi. Pemilik toko Tionghoa juga sangat percaya pada penempatan cermin besar di dalam toko mereka. Itu tidak hanya menggandakan produk yang dipajang sehingga menyatakan kemakmuran toko yang memiliki persediaan banyak.
Cermin juga menciptakan banyak energi yang karena menggandakan aktivitas di dalam toko. Cermin melakukan hal hebat untuk penghasilan bisnis jika memantulkan mesin kas. Jangan menggunakan cermin tangan yang kecil.
Jika toko Anda mempunyai pilar, bungkuslah dengan cermin. Begitupun dengan lemari pajangan, bungkus dengan cermin. Jika mungkin, tempatkan cermin di dinding sekeliling toko, kecuali yang menghadap langsung ke pintu masuk. Dengan cara ini, semua produk yang dipajang akan dipantulkan oleh cermin. Semua pelanggan pun akan dipantulkan oleh cermin dinding. Itu menggandakan nasib baik.
Benda pembawa keberuntungan lainnya adalah katak berkaki tiga. Tempatkan katak berkaki tiga dekat pintu masuk, tapi menghadap ke dalam seolah-olah baru masuk rumah. Jangan biarkan katak itu menghadap langsung ke pintu. Itu melambangkan emas keluar dari rumah.
Tempat terbaik untuk katak adalah di sudut diagonal terjauh dari pintu depan. Taruh di bawah meja, di dalam lemari atau tersembunyi di bawah kursi dan furniture lain.
Simbol katak tidak boleh ditempatkan di dapur atau kamar mandi dan toilet. Tempat yang tidak bagus itu membawa katak menjadi ganas, bukannya membawa rezeki, Mereka cenderung menarik chi nasib buruk yang menyebabkan bencana pada energi toko Anda. (Tri Wahyuni)
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=121698
seluk beluk tempat usaha
satu dari sekian banyak unsur pemasaran yang sangat penting adalah PLACE (tempat usaha). Tempat usaha sangat menentukan sukses tidaknya sebuah bisnis, semakin strategis maka kemungkinan suksesnya pun semakin besar. Selain letak lokasi yang strategis, yang tidak boleh diabaikan juga adalah kenyamanan, kebersihan, fasilitas, dan bahkan keindahan.
Berikut ini akan saya coba kupas satu persatu mengenai seluk beluk “Tempat Usaha”. Karena banyak sekali para wirausahawan yang kurang memperhatikan masalah tempat usaha ini, padahal ini sangat mempengaruhi kesukesan bisnis yang sedang dijalani.
1. Strategis
Letak lokasi usaha yang berada di jalan utama, jalan akses, atau persimpangan adalah letak lokasi yang banyak diburu oleh para pelaku usaha sehingga harga sewa atau harga jual dari tempat usaha ini menjadi relatif mahal. Walau agak mahal, tetap saja laku keras diburu oleh para pelaku bisnis yang memang jeli dan berpengalaman. Biasanya memang yang menyewa atau membeli tempat usaha yang strategis itu adalah pemain bisnis yang sudah berpengalaman, karena mereka mengetahui nilai dari sebuah tempat bisnis yang strategis. Prinsip mereka, lebih baik mahal tetapi memiliki traffic yang tinggi dalam mendatangkan konsumen. Daripada menyewa atau membeli tempat yang murah tapi lokasinya tidak banyak dilalui orang sehingga lebih banyak calon konsumen yang tidak tahu atau bahkan malas mengunjungi karena lokasinya yang agak jauh dan sulit terjangkau. Kalimat gaulnya, “buat apa sewa tempat murah kalo ga ada yang datang. Mending yang agak mahal, tapi dagangan laris manis karena banyak langganan”. Ini mungkin hanya berlaku pada usaha sektor perdagangan dan jasa, lain halnya dengan sektor industri atau sektor pertanian. Tempat tidak menjadi suatu kendala untuk memasarkan produk-produk sektor industri dan sektor pertanian, karena pemasarannya dilakukan oleh pihak ketiga yaitu pelaku bisnis dari sektor perdagangan.
2. Fasilitas
Bagi pelaku bisnis sector perdagangan dan jasa, fasilitas tempat parkir mungkin yang paling utama dibandingkan dengan fasilitas lain yang ada. Kalau anda perhatikan, tempat usaha yang memiliki fasilitas parkir, memiliki lebih banyak pelanggan daripada tempat yang tidak memiliki fasilitas parkir.
Selain parkir, fasilitas dari tempat usaha yang harus kita perhatikan adalah yang berkaitan dengan kebutuhan pelanggan selama berada di tempat kita. Beri pertanyaan kepada diri sendiri, fasilitas apa lagi yang harus dilengkapi atau ditambahkan untuk bisa lebih memuaskan pelanggan dan memberikan nilai tambah bagi usaha kita sebagai suatu pembeda dari pesaing lain.
3. Penerangan
Penerangan yang dimaksud bukan ‘Information center’ tetapi pencahayaan lampu. Percaya ga percaya, pencahayaan lampu juga memainkan peranan dalam mendatangkan pelanggan. Mungkin belum ada survey atau penelitian mengenai hal ini, tapi saya sebagai pribadi lebih suka mendatangi tempat yang lebih terang daripada yang agak temaram. Pernah saya mencoba memperhatikan dua minimarket yang letaknya bersebelahan, yang satu memiliki lebih banyak lampu sehingga lebih mencolok daripada yang satunya lagi. Dan hasilnya, yang lebih terang itulah yang lebih banyak kedatangan pelanggan.
Kalau memang anda tidak percaya, coba anda tambahkan sedikitnya dua lampu lagi pada tempat usaha anda (tergantung pada luas tempat usaha anda. Jika memang luas, bisa tambah enam atau lebih lampu) dan lihat reaksi pelanggan yang datang selama sebulan. Apakah bertambah atau sama saja dengan bulan sebelumnya. Jika sama, silakan anda copot lagi lampu tambahan yang dipasang. (toh anda cuma rugi pada pemakaian listrik sebanyak dua lampu saja koq… dan itu juga tidak keluar uang terlalu banyak).
Istilahnya, “lebih terang, lebih banyak rejeki”.
4. Kebersihan, Kenyamanan dan Keamanan
Semua orang menyukai kebersihan, dan tentu saja kebersihan adalah syarat mutlak bagi tempat usaha anda. Tempat yang bersih akan membuat orang yang datang ke tempat anda menjadi merasa nyaman.
Kenyamanan pelanggan ketika berada di tempat kita sangat menentukan apakah pelanggan itu akan kembali lagi atau tidak. Banyak pelanggan yang tidak kembali bukan hanya Karena kurangnya pelayanan atau buruknya kualitas produk kita, tetapi juga karena kurangnya kenyamanan tempat usaha. Kenyamanan tempat bisa kita lihat dari ketersediaan kursi yang cukup bagi semua customer yang datang, pendingin ruangan berupa AC atau kipas angin yang memadai, ketersediaan toilet yang bersih, atau bahkan kopi dan teh untuk pelanggan selama menunggu.
Mengenai keamanan lokasi, sebelum anda memutuskan untuk membeli atau menyewa tempat usaha, berikanlah sedikit waktu untuk mensurvei keadaan lingkungan sekitar lokasi usaha. Jika ternyata, lingkungan sekitar dikenal orang sebagai tempat yang tidak aman sebaiknya urungkan niat anda untuk berbisnis ditempat itu. Carilah tempat yang memang benar-benar aman, sehingga anda tidak selalu was-was dalam berbisnis.
5. Keindahan
Pernahkah anda berpikir untuk coba mengecat ulang tempat usaha anda agar terlihat lebih indah dan lebih menarik? Beri warna yang agak mencolok agar lebih terlihat dari lingkungan sekitar. Dan juga yang tak kalah penting adalah keindahan interior. Kalau perlu mintalah nasihat dari seorang desainer interior untuk mengubah segala sesuatu yang diperlukan agar tempat usaha kita menjadi lebih indah dan lebih menyatu dengan pelanggan.
6. Papan Nama atau Spanduk
Terakhir adalah papan nama dan atau spanduk. Sebuah tempat usaha wajib memiliki setidaknya satu papan nama atau spanduk. Ini berfungsi sebagai pemberi informasi kepada calon pelanggan atas apa yang anda jual. Dan saya yakin, semua pelaku usaha pasti melakukan ini. Tapi yang tidak banyak diperhatikan adalah mengenai posisi plang atau spanduk tersebut. Prinsipnya, plang atau spanduk atau item promosi lainnya itu ditempatkan pada tempat yang tidak melanggar peraturan daerah setempat (misalnya di taruh melintang di jalan dan menyulitkan kendaraan untuk lewat), harus terlihat oleh orang yang lalu lalang, dan tidak menutupi tempat usaha itu sendiri.
Banyak orang yang memasang spanduk besar di depan tokonya, tetapi spanduk itu malah menutupi sebagian toko. Selain merusak keindahan, juga membuat pelanggan enggan masuk karena tidak jelas bagian dalam tokonya.
http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/10/seluk-beluk-tempat-usaha.html
Berikut ini akan saya coba kupas satu persatu mengenai seluk beluk “Tempat Usaha”. Karena banyak sekali para wirausahawan yang kurang memperhatikan masalah tempat usaha ini, padahal ini sangat mempengaruhi kesukesan bisnis yang sedang dijalani.
1. Strategis
Letak lokasi usaha yang berada di jalan utama, jalan akses, atau persimpangan adalah letak lokasi yang banyak diburu oleh para pelaku usaha sehingga harga sewa atau harga jual dari tempat usaha ini menjadi relatif mahal. Walau agak mahal, tetap saja laku keras diburu oleh para pelaku bisnis yang memang jeli dan berpengalaman. Biasanya memang yang menyewa atau membeli tempat usaha yang strategis itu adalah pemain bisnis yang sudah berpengalaman, karena mereka mengetahui nilai dari sebuah tempat bisnis yang strategis. Prinsip mereka, lebih baik mahal tetapi memiliki traffic yang tinggi dalam mendatangkan konsumen. Daripada menyewa atau membeli tempat yang murah tapi lokasinya tidak banyak dilalui orang sehingga lebih banyak calon konsumen yang tidak tahu atau bahkan malas mengunjungi karena lokasinya yang agak jauh dan sulit terjangkau. Kalimat gaulnya, “buat apa sewa tempat murah kalo ga ada yang datang. Mending yang agak mahal, tapi dagangan laris manis karena banyak langganan”. Ini mungkin hanya berlaku pada usaha sektor perdagangan dan jasa, lain halnya dengan sektor industri atau sektor pertanian. Tempat tidak menjadi suatu kendala untuk memasarkan produk-produk sektor industri dan sektor pertanian, karena pemasarannya dilakukan oleh pihak ketiga yaitu pelaku bisnis dari sektor perdagangan.
2. Fasilitas
Bagi pelaku bisnis sector perdagangan dan jasa, fasilitas tempat parkir mungkin yang paling utama dibandingkan dengan fasilitas lain yang ada. Kalau anda perhatikan, tempat usaha yang memiliki fasilitas parkir, memiliki lebih banyak pelanggan daripada tempat yang tidak memiliki fasilitas parkir.
Selain parkir, fasilitas dari tempat usaha yang harus kita perhatikan adalah yang berkaitan dengan kebutuhan pelanggan selama berada di tempat kita. Beri pertanyaan kepada diri sendiri, fasilitas apa lagi yang harus dilengkapi atau ditambahkan untuk bisa lebih memuaskan pelanggan dan memberikan nilai tambah bagi usaha kita sebagai suatu pembeda dari pesaing lain.
3. Penerangan
Penerangan yang dimaksud bukan ‘Information center’ tetapi pencahayaan lampu. Percaya ga percaya, pencahayaan lampu juga memainkan peranan dalam mendatangkan pelanggan. Mungkin belum ada survey atau penelitian mengenai hal ini, tapi saya sebagai pribadi lebih suka mendatangi tempat yang lebih terang daripada yang agak temaram. Pernah saya mencoba memperhatikan dua minimarket yang letaknya bersebelahan, yang satu memiliki lebih banyak lampu sehingga lebih mencolok daripada yang satunya lagi. Dan hasilnya, yang lebih terang itulah yang lebih banyak kedatangan pelanggan.
Kalau memang anda tidak percaya, coba anda tambahkan sedikitnya dua lampu lagi pada tempat usaha anda (tergantung pada luas tempat usaha anda. Jika memang luas, bisa tambah enam atau lebih lampu) dan lihat reaksi pelanggan yang datang selama sebulan. Apakah bertambah atau sama saja dengan bulan sebelumnya. Jika sama, silakan anda copot lagi lampu tambahan yang dipasang. (toh anda cuma rugi pada pemakaian listrik sebanyak dua lampu saja koq… dan itu juga tidak keluar uang terlalu banyak).
Istilahnya, “lebih terang, lebih banyak rejeki”.
4. Kebersihan, Kenyamanan dan Keamanan
Semua orang menyukai kebersihan, dan tentu saja kebersihan adalah syarat mutlak bagi tempat usaha anda. Tempat yang bersih akan membuat orang yang datang ke tempat anda menjadi merasa nyaman.
Kenyamanan pelanggan ketika berada di tempat kita sangat menentukan apakah pelanggan itu akan kembali lagi atau tidak. Banyak pelanggan yang tidak kembali bukan hanya Karena kurangnya pelayanan atau buruknya kualitas produk kita, tetapi juga karena kurangnya kenyamanan tempat usaha. Kenyamanan tempat bisa kita lihat dari ketersediaan kursi yang cukup bagi semua customer yang datang, pendingin ruangan berupa AC atau kipas angin yang memadai, ketersediaan toilet yang bersih, atau bahkan kopi dan teh untuk pelanggan selama menunggu.
Mengenai keamanan lokasi, sebelum anda memutuskan untuk membeli atau menyewa tempat usaha, berikanlah sedikit waktu untuk mensurvei keadaan lingkungan sekitar lokasi usaha. Jika ternyata, lingkungan sekitar dikenal orang sebagai tempat yang tidak aman sebaiknya urungkan niat anda untuk berbisnis ditempat itu. Carilah tempat yang memang benar-benar aman, sehingga anda tidak selalu was-was dalam berbisnis.
5. Keindahan
Pernahkah anda berpikir untuk coba mengecat ulang tempat usaha anda agar terlihat lebih indah dan lebih menarik? Beri warna yang agak mencolok agar lebih terlihat dari lingkungan sekitar. Dan juga yang tak kalah penting adalah keindahan interior. Kalau perlu mintalah nasihat dari seorang desainer interior untuk mengubah segala sesuatu yang diperlukan agar tempat usaha kita menjadi lebih indah dan lebih menyatu dengan pelanggan.
6. Papan Nama atau Spanduk
Terakhir adalah papan nama dan atau spanduk. Sebuah tempat usaha wajib memiliki setidaknya satu papan nama atau spanduk. Ini berfungsi sebagai pemberi informasi kepada calon pelanggan atas apa yang anda jual. Dan saya yakin, semua pelaku usaha pasti melakukan ini. Tapi yang tidak banyak diperhatikan adalah mengenai posisi plang atau spanduk tersebut. Prinsipnya, plang atau spanduk atau item promosi lainnya itu ditempatkan pada tempat yang tidak melanggar peraturan daerah setempat (misalnya di taruh melintang di jalan dan menyulitkan kendaraan untuk lewat), harus terlihat oleh orang yang lalu lalang, dan tidak menutupi tempat usaha itu sendiri.
Banyak orang yang memasang spanduk besar di depan tokonya, tetapi spanduk itu malah menutupi sebagian toko. Selain merusak keindahan, juga membuat pelanggan enggan masuk karena tidak jelas bagian dalam tokonya.
http://ayo-wirausaha.blogspot.com/2009/10/seluk-beluk-tempat-usaha.html
Data Fortress tempat yang aman
Data Fortress.
data fortress adalah bunker penyimpanan data yang terletak di pegunungan Alpen Swiss. Bunker ini adalah bunker penyimpanan data milik perusahaan Mount 10 yang digunakan untuk menyimpan berbagai dokumen rahasia milik pemerintah, militer, Bank, dan lembaga keuangan dari seluruh dunia. Keamanan bunker ini sangatlah ketat, di berbagai sudut area telah dipasang ratusan kamera pengintai, sensor gerak sensor bunyi.
http://koranbaru.com/10-tempat-penyimpanan-teraman-di-dunia/
data fortress adalah bunker penyimpanan data yang terletak di pegunungan Alpen Swiss. Bunker ini adalah bunker penyimpanan data milik perusahaan Mount 10 yang digunakan untuk menyimpan berbagai dokumen rahasia milik pemerintah, militer, Bank, dan lembaga keuangan dari seluruh dunia. Keamanan bunker ini sangatlah ketat, di berbagai sudut area telah dipasang ratusan kamera pengintai, sensor gerak sensor bunyi.
http://koranbaru.com/10-tempat-penyimpanan-teraman-di-dunia/
tempat penyimpanan yang aman di london tower
London Tower.
Tempat ini adalah sebuah bangunan kuno yang terletak di Inggris, Dulunya, bangunan ini adalah kediaman keluarga raja inggris sebelum akhirnya pindah ke istana Buckingham. Di dalam bangunan ini tersimpan banyak peninggalan pusaka kerajaan inggris, seperti mahkota emas St. Edward, mahkota Kohinoor” milik ratu Elisabeth dengan berlian seberat 109 karat dan tongkat kerajaan dengan “bintang dari Afrika”, berlian asahan terbesar di duni, semuanya disimpan dalam bangunan rahasia bawah tanah yang dilapisi plat baja. Ditambah dengan pengamanan super ketat dari pasukan kerajaan Inggris yang selalu siap menjaga tempat ini.
http://koranbaru.com/10-tempat-penyimpanan-teraman-di-dunia/
Tempat ini adalah sebuah bangunan kuno yang terletak di Inggris, Dulunya, bangunan ini adalah kediaman keluarga raja inggris sebelum akhirnya pindah ke istana Buckingham. Di dalam bangunan ini tersimpan banyak peninggalan pusaka kerajaan inggris, seperti mahkota emas St. Edward, mahkota Kohinoor” milik ratu Elisabeth dengan berlian seberat 109 karat dan tongkat kerajaan dengan “bintang dari Afrika”, berlian asahan terbesar di duni, semuanya disimpan dalam bangunan rahasia bawah tanah yang dilapisi plat baja. Ditambah dengan pengamanan super ketat dari pasukan kerajaan Inggris yang selalu siap menjaga tempat ini.
http://koranbaru.com/10-tempat-penyimpanan-teraman-di-dunia/
KEPENTINGAN STRATEGIS KEPUTUSAN TATA LETAK
KEPENTINGAN STRATEGIS KEPUTUSAN TATA LETAK
Tata letak merupakan satu keputusan penting yang menentukan efisiensi sebuah operasi dalam jangka panjang. Tata letak memiliki banyak dampak strategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam kapasitas, proses, fleksibilitas, dan biaya, serta kualitas lingkungan kerja, kontak pelangga, dan citra perusahaan. Tata letak yang efektif dapat membantu organisasi mencapai sebuah strategi yang menunjang diferensiasi, biaya rendah, atau respon cepat. Tujuan strategi tata letak adalah untuk membangun tata letak yang ekonomis yang memenuhi kebutuhan persaingan perusahaan.
Dalam semua kasus, desain tata letak harus mempertimbangkan bagaimana untuk dapat mencapai:
1. Utilisasi ruang, peralatan, dan orang yang lebih tinggi.
2. Aliran informasi, barang, atau orang yang lebih baik.
3. Moral karyawan yang lebih baik, juga kondisi lingkungan kerja yang lebih aman.
4. Interaksi dengan pelanggan yang lebih baik.
5. Fleksibilitas (bagaimanapun kondisi tata letak yang ada sekarang, tata letak tersebut akan perlu diubah).
Semakin lama, desain tata letak perlu dipandang sebagai sesuatu yang dinamis. Hal ini berarti mempertimbangakan peralatan yang kecil, mudah dipindahkan, dan fleksibel. Rak pajangan di toko harus dapat dipindahkan, meja kantor dan partisi yang modular, dan rak di gudang dibuat di pabrik (tinggal pasang). Agar dapat mengatasi perubahan model produk secara cepat dan mudah, dan masih dalam tingkat produksi yang memadai, manajer operasi harus memberikan fleksibilitas dalam desain tata letak. Untuk mendapatkan fleksibilitas dalam tata letak, para manajer melatih pekerja mereka saling bersilang, merawat peralatan, menjaga investasi tetap rendah, menempatkan sel kerja secara berdekatan, dan menggunakan peralatan yang kecil dan mudah dipindahkan.
TIPE-TIPE TATA LETAK
Keputusan mengenai tata letak meliputi penempatan mesin pada tempat yang terbaik (dalam pengaturan produksi), kantor dan meja-meja (pada pengaturan kantor) atau pusat pelayanan (dalam pengaturan rumah sakit atau department store). Sebuah tata letak yang efektif memfasilitasi adanya aliran bahan, orang, dan informasi di dalam dan antar-wilayah. Untuk mencapai tujuan ini, beragam pendekatan telah dikembangkan. Di antara pendekatan tersebut, pada bab ini, akan dibahas enam pendekatan tata letak:
1. Tata letak dengan posisi tetap – memenuhi persyaratan tata letak untuk proyek yang besar dan memakan tempat seperti proses pembuatan kapal laut dan gedung.
2. Tata letak yang berorientasi pada proses – berhubungan dengan produksi dengan volume rendah, dan bervariasi tinggi (juga disebut sebagai “job shop”, atau produksi terputus).
3. Tata letak kantor – menempatkan para pekerja, peralatan mereka, dan ruangan/kantor yang melancarkan aliran informasi.
4. Tata letak ritel – menempatkan rak-rak dan memberikan tanggapan atas perilaku pelanggan.
5. Tata letak gudang – melihat kelebihan dan kekurangan antara ruangan dan sistem penanganan bahan.
6. Tata letak yang berorientasi pada produk – mencari utilisasi karyawan dan mesin yang paling baik dalam produksi yang kontinu atau berulang.
Oleh karena hanya beberapa dari keenam golongan ini yang dapat dimodelkan secara matematis, tata letak dan desain dari fasilitas fisik masih merupakan sebuah seni. Walaupun demikian, telah diketahui bahwa sebuah tata letak yang baik perlu menetapkan beberapa hal berikut:
1. Peralatan penanganan bahan. Manajer harus memutuskan peralatan yang akan digunakan meliputi ban berjalan, cranes, juga kereta otomatis untuk mengirim dan menyimpan bahan.
2. Kapasitas dan persyaratan luas ruang. Desain tata letak dan penyediaan ruangan hanya dapat dilakukan saat persyaratan jumlah pekerja, mesin dan peralatan diketahui. Manajemen juga harus mempertimbangkan kelonggaran yang diisyaratkan sebagai keamanan yg mengatasi beberapa masalah.
3. Lingkungan hidup dan estetika. Pemikiran mengenai tata letak sering membutuhkan keputusan mengenai jendela, tanaman, dan tinggi partisi untuk memfasilitasi aliran udara, mengurangi kebisingan, menyediakan keleluasaan pribadi, dan sebagainya.
4. Aliran informasi. Komunikasi sangat penting bagi setiap perusahaan dan harus dapat difasilitasi oleh tata letak. Permasalahan ini mungkin membutuhkan keputusan tentang jarak, juga keputusan akankan dibuat kantor pada ruangan terbuka menggunakan pembatas setengah badan atau kantor yang memberi keleluasaan pribadi.
5. Biaya perpindahan antar wilayah kerja yang berbeda. Terdapat banyak pertimbangan unik yang berkaitan dengan pemindahan bahan atau kepentingan beberapa wilayah tertentu untuk didekatkan satu sama lain. Sebagai contoh, memindahkan leburan baja akan lebih sulit dibandingkan dengan memindahkan baja dalam keadaan dingin.
Tata letak dengan posisi tetap
Dalam tata letak dengan posisi tetap (fixed-position layout), proyek tetap berada dalam satu tempat, sementara para pekerja dan peralatan datang pada tempat tersebut. Contoh tipe proyek seperti ini adalah proyek pembuatan kapal, jalan laying, jembatan, rumah, dan sumur minyak bumi.
Teknik untuk mengatasi tata letak dengan posisi tetap tidak dikembangkan dengan baik dan kerumitannya bertambah karena ada tiga faktor. Faktor yang pertama adalah, terdapat terdapat tempat yang terbatas pada semua lokasi produksi. Yang kedua, setiap tahapan yang berbeda pada proses konstruksi, membutuhkan bahan yang berbeda;oleh karena itu banyak hal yang menjadi penting sejalan dengan perkembangan proyek. Yang ketiga, volume bahan yang dibutuhkan dinamis. Sebagai contoh, tingkat penggunaan panel baja untuk galangan kapal berubah sejalan dengan perkembangan proyek.
Karena permasalahan pada tata letak dengan posisi tetap ini sulit dipecahkan pada lokasi, strategi alternative yang ada adalah untuk melengkapi proyek sedapat mungkin di luar lokasi.
Tata letak yang berorientasi pada proses
Tata letak yang berorientasi pada proses (process-oriented layout) dapat menangani beragam barang atau jasa secara bersamaan. Ini merupakan cara tradisional untuk mendukung sebuah strategi diferensiasi produk. Tata letak ini paling efisien di saat produk yang memiliki persyaratan berbeda, atau di saat penanganan pelanggan, pasien atau klien dengan kebutuhan yang berbeda. Tata letak yang berorientasi pada proses biasanya memiliki strategi volume rendah dengan variasi tinggi.
Satu kelebihan utama dari tata letak ini adalah adanya fleksibilitas peralatan dan penugasan tenaga kerja. Sebagai contoh, jika terjadi kerusakan pada satu mesin, proses produksi secara keseluruhan tidak perlu berhenti; pekerjaan dapat dialihkan pada mesin lain dalam departemen yang sama. Tata letak ini juga sangat baik untuk menangani produksi komponen dalam batch yang kecil, atau disebut job lot, dan untuk memproduksi beragam komponen dalam ukuran dan bentuk yang berbeda.
Kelemahan tata letak ini terletak pada peralatan yang biasanya memiliki kegunaan umum. Pesanan akan menghabiskan waktu lebih lama untuk berpindah dalam sistem karena penjadwalan yang sulit, penyetelan mesin yang berubah, dan penanganan bahan yang unik. Sebagai tambahan, peralatan yang memiliki kegunaan umum, membutuhkan tenaga kerja yang terampil, dan persediaan barang setengah jadi menjadi lebih tinggi karena adanya pelatihan dan pengalaman yang dibutuhkan, dan jumlah barang setengah jadi yang tinggi membutuhkan modal yang lebih banyak.
Dalam mendesain sebuah tata letak yang berorientasi pada proses, takti yang paling lazim digunakan untuk menyusun departemen atau stasiun kerja adalah untuk meminimalkan biaya penanganan bahan. Dengan kata lain, departemen yang memiliki aliran komponen atau orang yang banyak di antara mereka harus didekatkan satu sama lain. Dalam pendekatan ini, biaya penanganan bahan bergantung kepada (1) jumlah muatan (atau orang) yang harus dipindahkan di antara dua departemen selama beberapa waktu dan (2) biaya memindahkan muatan (atau orang) yang berkaitan dengan jarak antar-departemen.
Craft. Adalah sebuah program (software) computer yang secara sistematis menguji alternative pengaturan antar-departemen untuk mengurangi biaya penanganan bahan total.
Tata letak kantor
Perbedaan utama antara tata letak kantor (office layout) dan pabrik adalah pada kepentingan informasi. Walaupun demikian, pada beberapa lingkungan kantor, sebagaimana pada manufaktur, produksi sangat bergantung kepada aliran bahan.
Walaupun pergerakan informasi sekarang meningkat menjadi elektronik, analisis tata letak kantor masih memerlukan pendekatan yang berdasarkan tugas. Oleh karena itu, para manajer kantor menguji pola komunikasi baik secara elektronik maupun tradisional, kebutuhan pemisahan, dan kondisi-kondisi lain yang mempengaruhi efektivitas karyawan. Alat yang berguna untuk analisis tersebut adalah diagram hubungan (relationship chart) yang ditunjukan dalam gambar 9.9. diagram ini, menyiapkan sebuah kantor untuk insinyur software, yang menyatakan bahwa direktur teknologi harus (1) dekat dengan wilayah para insinyur, (2) kurang dekat dengan sekretaris dan pusat data, dan (3) tidak perlu dekat dengan ruang fotokopi dan gudang.
Di sisi lain, terdapat beberapa pertimbangan tata letak yang bersifat umum (beberapa dapat diterapkan pada pabrik dan kantor). Pertimbangan ini berkaitan dengan kondisi kerja, kerja sama tim, otoritas, dan status. Haruskah semua atau hanya sebagian wilayah kerja yang diberi AC? Haruskan semua karyawan menggunakan pintu masuk yang sama, toilet, lemari, dan kantin? Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, keputusan tata letak merupakan perpaduan antara seni dan ilmu. Hanya sebagian yang berupa ilmu – yang berkaitan dengan aliran bahan dan informasi – yang dapat dianalisi dengan cara yang sama sebagaimana aliran barang dalam tata letak proses.
Sebagai komentar terakhir pada tata letak kantor, harus diperhatikan bahwa terdapat dua kecenderungan utama. Yang pertama, teknologi, seperti telepon genggam, pager, fax, internet, kantor di rumah, computer jinjing (laptop), dan PDA, menyebabkan tata letak semakin fleksibel dengan memindahkan informasi secara elektronis. Yang kedua, perusahaan virtual menciptakan kebutuhan dinamis akan ruang dan jasa. Kedua perubahan ini cenderung membutuhkan lebih sedikit karyawan untuk berada di kantor.
Tata letak ritel
Tata letak ritel (retail layout) didasarkan pad aide bahwa penjualan dan keuntungan bervariasi bergantung kepada produk yang dapat menarik perhatian pelanggan. Jadi, banyak manajer operasi ritel mencoba untuk memperlihatkan produk-produk kepada pelanggan sebanyak mungkin. Penelitian menunjukan bahwa semakin besar produk dapat dilihat oleh pelanggan, maka penjualan akan semakin tinggi, dan tingkat pengembalian investasi juga semakin tinggi. Manajer operasi dapat mengubah keduanya, baik dengan pengaturan toko keseluruhan maupun alokasi tempat bagi beragam produk dalam pengaturan toko tersebut.
Lima ide yang sangat berguna dalam menentukan pengaturan toko secara keseluruhan:
1. tempatkan barang-barang yang sering dibeli oleh pelanggan di sekitar batas luar toko. Itulah sebabnya mengapa sering ditemukan produk yang berbahan dasar susu pada satu bagian supermarket bersebelahan dengan produk roti dan kue-kue.
2. gunakan lokasi yang strategis untuk barang-barang yang menarik dan memiliki nilai keuntungan besar, seperti peralatan rumah tangga, kosmetik dan shampoo.
3. distribusikan yang dikenal oleh pedagang sebagai “produk yang kuat” – yaitu barang-barang yang menjadi alasan utama pengunjung berbelanja – pada kedua sisi lorong, dan letakkan mereka tersebar untuk menjadikan pengunjung melihat lebih banyak barang yang lain.
4. gunakan lokasi di ujung lorong karena mereka memiliki tingkat eksposur yang tinggi.
5. sampaikan misi toko dengan memilih posisi bagian yang akan menjadi perhentian pertama bagi pelanggan.
Setelah tata letak ritel telah diputuskan, produk-produk harus diatur untuk dijual. Banyak pertimbangan dalam pengaturan ini. Walaupun demikian, tujuan utama tata letak ritel adalah untuk memaksimalkan keuntungan luas lantai per kaki persegi (atau, pada beberapa toko, pada panjang rak). Barang-barang yang berharga mahal mungkin dapat menghasilkan penjualan yang lebih besar, tetapi keuntungan per kaki persegi mungkin saja lebih rendah.
Tata letak gudang dan penyimpanan
Tujuan tata letak gudang (warehouse layout) adalah untuk menemukan titik optimal di antara biaya penanganan bahan dan biaya-biaya yang berkaitan dengan luas ruang dalam gudang. Sebagai konsekuensinya, tugas manajemen adalah memaksimalkan penggunaan setiap kotak dalam gudang – yaitu memanfaatkan volume penuhnya sambil mempertahankan biaya penanganan bahan yang rendah. Biaya penanganan bahan adalah biaya-biaya yang berkaitan dengna transportasi barang masuk, penyimpanan, dan transportasi bahan keluar untuk dimasukan dalam gudang. Biaya-biaya in imeliputi peralatan, orang, bahan, biaya pengawasa, asuransi, dan penyusunan. Tata letak gudang yang efektif juga menimimalkan kerusakan bahan dalam gudang.
Cross-docking. Cross-docking berarti menghindari penempatan bahan atau barang-barang dalam gudang dengan langsung memproses mereka saat diterima. Dalam sebuah fasilitas manufaktur, produk diterima langsung pada lini perakitan. Pada sebuah pusat distribusi, muatan yang telah diberi label dan disusun sebelumnya tiba pada dock pengiriman untuk dirute ulang, sehingga menghindari aktivitaspenerimaan secara formal, penghitungan stock/penyimpanan dan pemilihan pesanan. Karena aktivitas-aktivitas ini tidak menambahkan nilai pada produk, maka penghilangannya merupakan penghematan biaya sebesar 100%.
Customizing. Walaupun gudang diharapkan dapat menyimpan produk sekecil mungkin dan menyimpannya dalam waktu sesingkat mungkin, sekarang permintaan yang ada adalah bagaimana gudang dapat melakukan customize produk. Gudang dapat menjadi tempat di mana nilai ditambahkan melalui customizing. Kuntomisasi gudang biasanya merupakan cara yang berguna untuk menghasilkan keunggulan bersaing dalam pasar di mana terdapat perubahan produk yang sangat cepat. Sebagai contoh, gudang bisa menjadi tempat di mana komponen computer dipasang, software dimuat, dan perbaikan dilakukan. Gudang juga dapat menyediakan label dan pengepakan yang customized untuk pedagang eceran sehingga barang yang datang dapat langsung dipajang.
Saat ini semakin banyak gudang ditempatkan bersebelahan dengan bandara utama, dalam fasilitas seperti yang dimiliki oleh terminal Express di Memphis. Penambahan nilai pada gudang yang bersebelahan dengan bandara utama memungkinkan pengiriman satu malam.
Tata letak proses produksi berulang dan berorientasi pada produk
Tata letak yang berorientasi pada produk disusun di sekeliling produk atau keluarga produk yang sama yang memiliki volume tinggi dan bervariasi rendah. Produksi yang berulang dan kontinu, menggunakan tata letak produk. Asumsi yang digunakan adalah:
1. volume yang ada mencukupi untuk utilisasi peralatan yang tinggi.
2. permintaan produk cukup stabil untuk memberikan kepastian akan penanaman modal yang besar untuk peralatan khusus.
3. produk distandarisasi atau mendekati sebuah fase dalam siklus hidupnya, yang memberikan penilaian adanya penanaman modal pada peralatan khusus.
4. pasokan bahan baku dan komponen mencukupi dan mempunyai kualitas yang seragam (cukup terstandarisasi) untuk memastikan bahwa mereka dapat dikerjakan dengan peralatan khusus tersebut.
Terdapat dua jenis tata letak yang berorientasi pada produk, yaitu lini pabrikasi dan perakitan. Lini pabrikasi (fabrication line) membuat komponen seperti ban modil dan komponen logam sebuah kulkas pada beberapa mesin. Lini perakitan (assembly line) meletakan komponen yang dipabrikasi secara bersamaan pada sekumpulan stasiun kerja. Kedua lini in imerupakan proses yang berulang, dan dalam kedua kasus, lini ini harus “seimbang”, yaitu waktu yangdihabiskan untuk mengerjakan suatu pekerjaan barus sama atau seimbang dengan waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan pekerjaan pada mesin berikutnya pada lini pabrikasi, sebagaimana waktu yang dihabiskan pada satu stasiun kerja oleh seoarang pekerja di lini perakitan harus “seimbang” dengan waktu yang dihabiskan pada stasiun kerja berikutnya yang dikerjakan oleh pekerja berikutnya.
Tujuan utama tata letak yang berorientasi pada produk adalah:
1. Rendahnya biaya variabel per unit yang biasanya dikaitkan dengan produk yang terstandarisasi dan bervolume tinggi.
2. Biaya penanganan bahan yang rendah
3. Mengurangi persediaan barang setengah jadi
4. Proses pelatihan dan pengawasan yang lebih mudah
5. Hasil keluaran produksi yang lebih cepat.
Kelemahan tata letak yang berorientasi pada produk adalah:
1. Dibutuhkan volume yang tinggi, karena modal yang diperlukan untuk menjalankan proses cukup besar.
2. Adanya pekerjaan yang harus berhenti pada setiap titik mengakibatkan seluruh operasi pada lini yang sama juga terganggu.
3. Fleksibilitas yang ada kurang saat menangani beragam produk atau tingkat produksi yang berbeda.
Karena permasalahan lini pabrikasi dan lini perakitan serupa, pembahasan kali ini ditujukan pada lini perakitan. Pada sebuah lini perakitan, biasanya sebuah produk berjalan melalui wahana yang otomatis, seperti sebuah ban berjalan, melalui serangkaian stasiun kerja hingga selesai. Ini merupakan cara mobil dirakit, televisi dan pemanggang kue dibuat, dan roti lapis pada restoran cepat saji dibuat. Tata letak yang berorientasi pada produk menggunakan peralatan yang lebih otomatis dan didesain secara khusus dari pada tata letak yang berorientasi pada proses.
Penyeimbangan lini perakitan. Lini perakitan biasanya dilaksanakan untuk meminimalkan ketidakseimbangan antara mesin atau karyawan dan memenuhi output yang dibutuhkan dari lini perakitan. Untuk dapat memproduksi pada tingkat tertentu, pihak manajemen harus mengetahui perkakas, peralalatan, dan metode kerja yang digunakan. Kemudian persyaratan waktu untuk setiap tugas perakitan (seperti membuat lubang, mengencangkan baut, atau mengecat komponen dengan cara menyemprot) harus ditentukan. Manajemen juga harus mengetahui hubungan prioritas antar - aktivitas – yaitu, urutan beragam tugas yang harus dikerjakan.
Masalah penyeimbang lini berskala besar, seperti masalah tata letak berorientasi pada proses yang besar, dapat diatasi dengan menggunakan computer. Beberapa program computer tersedia untuk mengatasi penugasan stasiun kerja pada lini perakitan dengan jumlah aktivitas jumlah individu sebesar 100 (atau lebih). Dua program computer COMSOAL (Computer Method for Sequencing Operations for Assembly Lines) dan ASYBL (General Electric’s Assembly Configuration Program) digunakan secara luas pada masalah yang besar untuk mengevaluasi kombisansi stasiun kerja yang mungkin yang berjumlah ribuan atau bahkan jutaan yang lebih efisien dari pada dikerjakan dengna perhitungan tangan.
http://agungpia.multiply.com/journal/item/42
Tata letak merupakan satu keputusan penting yang menentukan efisiensi sebuah operasi dalam jangka panjang. Tata letak memiliki banyak dampak strategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam kapasitas, proses, fleksibilitas, dan biaya, serta kualitas lingkungan kerja, kontak pelangga, dan citra perusahaan. Tata letak yang efektif dapat membantu organisasi mencapai sebuah strategi yang menunjang diferensiasi, biaya rendah, atau respon cepat. Tujuan strategi tata letak adalah untuk membangun tata letak yang ekonomis yang memenuhi kebutuhan persaingan perusahaan.
Dalam semua kasus, desain tata letak harus mempertimbangkan bagaimana untuk dapat mencapai:
1. Utilisasi ruang, peralatan, dan orang yang lebih tinggi.
2. Aliran informasi, barang, atau orang yang lebih baik.
3. Moral karyawan yang lebih baik, juga kondisi lingkungan kerja yang lebih aman.
4. Interaksi dengan pelanggan yang lebih baik.
5. Fleksibilitas (bagaimanapun kondisi tata letak yang ada sekarang, tata letak tersebut akan perlu diubah).
Semakin lama, desain tata letak perlu dipandang sebagai sesuatu yang dinamis. Hal ini berarti mempertimbangakan peralatan yang kecil, mudah dipindahkan, dan fleksibel. Rak pajangan di toko harus dapat dipindahkan, meja kantor dan partisi yang modular, dan rak di gudang dibuat di pabrik (tinggal pasang). Agar dapat mengatasi perubahan model produk secara cepat dan mudah, dan masih dalam tingkat produksi yang memadai, manajer operasi harus memberikan fleksibilitas dalam desain tata letak. Untuk mendapatkan fleksibilitas dalam tata letak, para manajer melatih pekerja mereka saling bersilang, merawat peralatan, menjaga investasi tetap rendah, menempatkan sel kerja secara berdekatan, dan menggunakan peralatan yang kecil dan mudah dipindahkan.
TIPE-TIPE TATA LETAK
Keputusan mengenai tata letak meliputi penempatan mesin pada tempat yang terbaik (dalam pengaturan produksi), kantor dan meja-meja (pada pengaturan kantor) atau pusat pelayanan (dalam pengaturan rumah sakit atau department store). Sebuah tata letak yang efektif memfasilitasi adanya aliran bahan, orang, dan informasi di dalam dan antar-wilayah. Untuk mencapai tujuan ini, beragam pendekatan telah dikembangkan. Di antara pendekatan tersebut, pada bab ini, akan dibahas enam pendekatan tata letak:
1. Tata letak dengan posisi tetap – memenuhi persyaratan tata letak untuk proyek yang besar dan memakan tempat seperti proses pembuatan kapal laut dan gedung.
2. Tata letak yang berorientasi pada proses – berhubungan dengan produksi dengan volume rendah, dan bervariasi tinggi (juga disebut sebagai “job shop”, atau produksi terputus).
3. Tata letak kantor – menempatkan para pekerja, peralatan mereka, dan ruangan/kantor yang melancarkan aliran informasi.
4. Tata letak ritel – menempatkan rak-rak dan memberikan tanggapan atas perilaku pelanggan.
5. Tata letak gudang – melihat kelebihan dan kekurangan antara ruangan dan sistem penanganan bahan.
6. Tata letak yang berorientasi pada produk – mencari utilisasi karyawan dan mesin yang paling baik dalam produksi yang kontinu atau berulang.
Oleh karena hanya beberapa dari keenam golongan ini yang dapat dimodelkan secara matematis, tata letak dan desain dari fasilitas fisik masih merupakan sebuah seni. Walaupun demikian, telah diketahui bahwa sebuah tata letak yang baik perlu menetapkan beberapa hal berikut:
1. Peralatan penanganan bahan. Manajer harus memutuskan peralatan yang akan digunakan meliputi ban berjalan, cranes, juga kereta otomatis untuk mengirim dan menyimpan bahan.
2. Kapasitas dan persyaratan luas ruang. Desain tata letak dan penyediaan ruangan hanya dapat dilakukan saat persyaratan jumlah pekerja, mesin dan peralatan diketahui. Manajemen juga harus mempertimbangkan kelonggaran yang diisyaratkan sebagai keamanan yg mengatasi beberapa masalah.
3. Lingkungan hidup dan estetika. Pemikiran mengenai tata letak sering membutuhkan keputusan mengenai jendela, tanaman, dan tinggi partisi untuk memfasilitasi aliran udara, mengurangi kebisingan, menyediakan keleluasaan pribadi, dan sebagainya.
4. Aliran informasi. Komunikasi sangat penting bagi setiap perusahaan dan harus dapat difasilitasi oleh tata letak. Permasalahan ini mungkin membutuhkan keputusan tentang jarak, juga keputusan akankan dibuat kantor pada ruangan terbuka menggunakan pembatas setengah badan atau kantor yang memberi keleluasaan pribadi.
5. Biaya perpindahan antar wilayah kerja yang berbeda. Terdapat banyak pertimbangan unik yang berkaitan dengan pemindahan bahan atau kepentingan beberapa wilayah tertentu untuk didekatkan satu sama lain. Sebagai contoh, memindahkan leburan baja akan lebih sulit dibandingkan dengan memindahkan baja dalam keadaan dingin.
Tata letak dengan posisi tetap
Dalam tata letak dengan posisi tetap (fixed-position layout), proyek tetap berada dalam satu tempat, sementara para pekerja dan peralatan datang pada tempat tersebut. Contoh tipe proyek seperti ini adalah proyek pembuatan kapal, jalan laying, jembatan, rumah, dan sumur minyak bumi.
Teknik untuk mengatasi tata letak dengan posisi tetap tidak dikembangkan dengan baik dan kerumitannya bertambah karena ada tiga faktor. Faktor yang pertama adalah, terdapat terdapat tempat yang terbatas pada semua lokasi produksi. Yang kedua, setiap tahapan yang berbeda pada proses konstruksi, membutuhkan bahan yang berbeda;oleh karena itu banyak hal yang menjadi penting sejalan dengan perkembangan proyek. Yang ketiga, volume bahan yang dibutuhkan dinamis. Sebagai contoh, tingkat penggunaan panel baja untuk galangan kapal berubah sejalan dengan perkembangan proyek.
Karena permasalahan pada tata letak dengan posisi tetap ini sulit dipecahkan pada lokasi, strategi alternative yang ada adalah untuk melengkapi proyek sedapat mungkin di luar lokasi.
Tata letak yang berorientasi pada proses
Tata letak yang berorientasi pada proses (process-oriented layout) dapat menangani beragam barang atau jasa secara bersamaan. Ini merupakan cara tradisional untuk mendukung sebuah strategi diferensiasi produk. Tata letak ini paling efisien di saat produk yang memiliki persyaratan berbeda, atau di saat penanganan pelanggan, pasien atau klien dengan kebutuhan yang berbeda. Tata letak yang berorientasi pada proses biasanya memiliki strategi volume rendah dengan variasi tinggi.
Satu kelebihan utama dari tata letak ini adalah adanya fleksibilitas peralatan dan penugasan tenaga kerja. Sebagai contoh, jika terjadi kerusakan pada satu mesin, proses produksi secara keseluruhan tidak perlu berhenti; pekerjaan dapat dialihkan pada mesin lain dalam departemen yang sama. Tata letak ini juga sangat baik untuk menangani produksi komponen dalam batch yang kecil, atau disebut job lot, dan untuk memproduksi beragam komponen dalam ukuran dan bentuk yang berbeda.
Kelemahan tata letak ini terletak pada peralatan yang biasanya memiliki kegunaan umum. Pesanan akan menghabiskan waktu lebih lama untuk berpindah dalam sistem karena penjadwalan yang sulit, penyetelan mesin yang berubah, dan penanganan bahan yang unik. Sebagai tambahan, peralatan yang memiliki kegunaan umum, membutuhkan tenaga kerja yang terampil, dan persediaan barang setengah jadi menjadi lebih tinggi karena adanya pelatihan dan pengalaman yang dibutuhkan, dan jumlah barang setengah jadi yang tinggi membutuhkan modal yang lebih banyak.
Dalam mendesain sebuah tata letak yang berorientasi pada proses, takti yang paling lazim digunakan untuk menyusun departemen atau stasiun kerja adalah untuk meminimalkan biaya penanganan bahan. Dengan kata lain, departemen yang memiliki aliran komponen atau orang yang banyak di antara mereka harus didekatkan satu sama lain. Dalam pendekatan ini, biaya penanganan bahan bergantung kepada (1) jumlah muatan (atau orang) yang harus dipindahkan di antara dua departemen selama beberapa waktu dan (2) biaya memindahkan muatan (atau orang) yang berkaitan dengan jarak antar-departemen.
Craft. Adalah sebuah program (software) computer yang secara sistematis menguji alternative pengaturan antar-departemen untuk mengurangi biaya penanganan bahan total.
Tata letak kantor
Perbedaan utama antara tata letak kantor (office layout) dan pabrik adalah pada kepentingan informasi. Walaupun demikian, pada beberapa lingkungan kantor, sebagaimana pada manufaktur, produksi sangat bergantung kepada aliran bahan.
Walaupun pergerakan informasi sekarang meningkat menjadi elektronik, analisis tata letak kantor masih memerlukan pendekatan yang berdasarkan tugas. Oleh karena itu, para manajer kantor menguji pola komunikasi baik secara elektronik maupun tradisional, kebutuhan pemisahan, dan kondisi-kondisi lain yang mempengaruhi efektivitas karyawan. Alat yang berguna untuk analisis tersebut adalah diagram hubungan (relationship chart) yang ditunjukan dalam gambar 9.9. diagram ini, menyiapkan sebuah kantor untuk insinyur software, yang menyatakan bahwa direktur teknologi harus (1) dekat dengan wilayah para insinyur, (2) kurang dekat dengan sekretaris dan pusat data, dan (3) tidak perlu dekat dengan ruang fotokopi dan gudang.
Di sisi lain, terdapat beberapa pertimbangan tata letak yang bersifat umum (beberapa dapat diterapkan pada pabrik dan kantor). Pertimbangan ini berkaitan dengan kondisi kerja, kerja sama tim, otoritas, dan status. Haruskah semua atau hanya sebagian wilayah kerja yang diberi AC? Haruskan semua karyawan menggunakan pintu masuk yang sama, toilet, lemari, dan kantin? Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, keputusan tata letak merupakan perpaduan antara seni dan ilmu. Hanya sebagian yang berupa ilmu – yang berkaitan dengan aliran bahan dan informasi – yang dapat dianalisi dengan cara yang sama sebagaimana aliran barang dalam tata letak proses.
Sebagai komentar terakhir pada tata letak kantor, harus diperhatikan bahwa terdapat dua kecenderungan utama. Yang pertama, teknologi, seperti telepon genggam, pager, fax, internet, kantor di rumah, computer jinjing (laptop), dan PDA, menyebabkan tata letak semakin fleksibel dengan memindahkan informasi secara elektronis. Yang kedua, perusahaan virtual menciptakan kebutuhan dinamis akan ruang dan jasa. Kedua perubahan ini cenderung membutuhkan lebih sedikit karyawan untuk berada di kantor.
Tata letak ritel
Tata letak ritel (retail layout) didasarkan pad aide bahwa penjualan dan keuntungan bervariasi bergantung kepada produk yang dapat menarik perhatian pelanggan. Jadi, banyak manajer operasi ritel mencoba untuk memperlihatkan produk-produk kepada pelanggan sebanyak mungkin. Penelitian menunjukan bahwa semakin besar produk dapat dilihat oleh pelanggan, maka penjualan akan semakin tinggi, dan tingkat pengembalian investasi juga semakin tinggi. Manajer operasi dapat mengubah keduanya, baik dengan pengaturan toko keseluruhan maupun alokasi tempat bagi beragam produk dalam pengaturan toko tersebut.
Lima ide yang sangat berguna dalam menentukan pengaturan toko secara keseluruhan:
1. tempatkan barang-barang yang sering dibeli oleh pelanggan di sekitar batas luar toko. Itulah sebabnya mengapa sering ditemukan produk yang berbahan dasar susu pada satu bagian supermarket bersebelahan dengan produk roti dan kue-kue.
2. gunakan lokasi yang strategis untuk barang-barang yang menarik dan memiliki nilai keuntungan besar, seperti peralatan rumah tangga, kosmetik dan shampoo.
3. distribusikan yang dikenal oleh pedagang sebagai “produk yang kuat” – yaitu barang-barang yang menjadi alasan utama pengunjung berbelanja – pada kedua sisi lorong, dan letakkan mereka tersebar untuk menjadikan pengunjung melihat lebih banyak barang yang lain.
4. gunakan lokasi di ujung lorong karena mereka memiliki tingkat eksposur yang tinggi.
5. sampaikan misi toko dengan memilih posisi bagian yang akan menjadi perhentian pertama bagi pelanggan.
Setelah tata letak ritel telah diputuskan, produk-produk harus diatur untuk dijual. Banyak pertimbangan dalam pengaturan ini. Walaupun demikian, tujuan utama tata letak ritel adalah untuk memaksimalkan keuntungan luas lantai per kaki persegi (atau, pada beberapa toko, pada panjang rak). Barang-barang yang berharga mahal mungkin dapat menghasilkan penjualan yang lebih besar, tetapi keuntungan per kaki persegi mungkin saja lebih rendah.
Tata letak gudang dan penyimpanan
Tujuan tata letak gudang (warehouse layout) adalah untuk menemukan titik optimal di antara biaya penanganan bahan dan biaya-biaya yang berkaitan dengan luas ruang dalam gudang. Sebagai konsekuensinya, tugas manajemen adalah memaksimalkan penggunaan setiap kotak dalam gudang – yaitu memanfaatkan volume penuhnya sambil mempertahankan biaya penanganan bahan yang rendah. Biaya penanganan bahan adalah biaya-biaya yang berkaitan dengna transportasi barang masuk, penyimpanan, dan transportasi bahan keluar untuk dimasukan dalam gudang. Biaya-biaya in imeliputi peralatan, orang, bahan, biaya pengawasa, asuransi, dan penyusunan. Tata letak gudang yang efektif juga menimimalkan kerusakan bahan dalam gudang.
Cross-docking. Cross-docking berarti menghindari penempatan bahan atau barang-barang dalam gudang dengan langsung memproses mereka saat diterima. Dalam sebuah fasilitas manufaktur, produk diterima langsung pada lini perakitan. Pada sebuah pusat distribusi, muatan yang telah diberi label dan disusun sebelumnya tiba pada dock pengiriman untuk dirute ulang, sehingga menghindari aktivitaspenerimaan secara formal, penghitungan stock/penyimpanan dan pemilihan pesanan. Karena aktivitas-aktivitas ini tidak menambahkan nilai pada produk, maka penghilangannya merupakan penghematan biaya sebesar 100%.
Customizing. Walaupun gudang diharapkan dapat menyimpan produk sekecil mungkin dan menyimpannya dalam waktu sesingkat mungkin, sekarang permintaan yang ada adalah bagaimana gudang dapat melakukan customize produk. Gudang dapat menjadi tempat di mana nilai ditambahkan melalui customizing. Kuntomisasi gudang biasanya merupakan cara yang berguna untuk menghasilkan keunggulan bersaing dalam pasar di mana terdapat perubahan produk yang sangat cepat. Sebagai contoh, gudang bisa menjadi tempat di mana komponen computer dipasang, software dimuat, dan perbaikan dilakukan. Gudang juga dapat menyediakan label dan pengepakan yang customized untuk pedagang eceran sehingga barang yang datang dapat langsung dipajang.
Saat ini semakin banyak gudang ditempatkan bersebelahan dengan bandara utama, dalam fasilitas seperti yang dimiliki oleh terminal Express di Memphis. Penambahan nilai pada gudang yang bersebelahan dengan bandara utama memungkinkan pengiriman satu malam.
Tata letak proses produksi berulang dan berorientasi pada produk
Tata letak yang berorientasi pada produk disusun di sekeliling produk atau keluarga produk yang sama yang memiliki volume tinggi dan bervariasi rendah. Produksi yang berulang dan kontinu, menggunakan tata letak produk. Asumsi yang digunakan adalah:
1. volume yang ada mencukupi untuk utilisasi peralatan yang tinggi.
2. permintaan produk cukup stabil untuk memberikan kepastian akan penanaman modal yang besar untuk peralatan khusus.
3. produk distandarisasi atau mendekati sebuah fase dalam siklus hidupnya, yang memberikan penilaian adanya penanaman modal pada peralatan khusus.
4. pasokan bahan baku dan komponen mencukupi dan mempunyai kualitas yang seragam (cukup terstandarisasi) untuk memastikan bahwa mereka dapat dikerjakan dengan peralatan khusus tersebut.
Terdapat dua jenis tata letak yang berorientasi pada produk, yaitu lini pabrikasi dan perakitan. Lini pabrikasi (fabrication line) membuat komponen seperti ban modil dan komponen logam sebuah kulkas pada beberapa mesin. Lini perakitan (assembly line) meletakan komponen yang dipabrikasi secara bersamaan pada sekumpulan stasiun kerja. Kedua lini in imerupakan proses yang berulang, dan dalam kedua kasus, lini ini harus “seimbang”, yaitu waktu yangdihabiskan untuk mengerjakan suatu pekerjaan barus sama atau seimbang dengan waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan pekerjaan pada mesin berikutnya pada lini pabrikasi, sebagaimana waktu yang dihabiskan pada satu stasiun kerja oleh seoarang pekerja di lini perakitan harus “seimbang” dengan waktu yang dihabiskan pada stasiun kerja berikutnya yang dikerjakan oleh pekerja berikutnya.
Tujuan utama tata letak yang berorientasi pada produk adalah:
1. Rendahnya biaya variabel per unit yang biasanya dikaitkan dengan produk yang terstandarisasi dan bervolume tinggi.
2. Biaya penanganan bahan yang rendah
3. Mengurangi persediaan barang setengah jadi
4. Proses pelatihan dan pengawasan yang lebih mudah
5. Hasil keluaran produksi yang lebih cepat.
Kelemahan tata letak yang berorientasi pada produk adalah:
1. Dibutuhkan volume yang tinggi, karena modal yang diperlukan untuk menjalankan proses cukup besar.
2. Adanya pekerjaan yang harus berhenti pada setiap titik mengakibatkan seluruh operasi pada lini yang sama juga terganggu.
3. Fleksibilitas yang ada kurang saat menangani beragam produk atau tingkat produksi yang berbeda.
Karena permasalahan lini pabrikasi dan lini perakitan serupa, pembahasan kali ini ditujukan pada lini perakitan. Pada sebuah lini perakitan, biasanya sebuah produk berjalan melalui wahana yang otomatis, seperti sebuah ban berjalan, melalui serangkaian stasiun kerja hingga selesai. Ini merupakan cara mobil dirakit, televisi dan pemanggang kue dibuat, dan roti lapis pada restoran cepat saji dibuat. Tata letak yang berorientasi pada produk menggunakan peralatan yang lebih otomatis dan didesain secara khusus dari pada tata letak yang berorientasi pada proses.
Penyeimbangan lini perakitan. Lini perakitan biasanya dilaksanakan untuk meminimalkan ketidakseimbangan antara mesin atau karyawan dan memenuhi output yang dibutuhkan dari lini perakitan. Untuk dapat memproduksi pada tingkat tertentu, pihak manajemen harus mengetahui perkakas, peralalatan, dan metode kerja yang digunakan. Kemudian persyaratan waktu untuk setiap tugas perakitan (seperti membuat lubang, mengencangkan baut, atau mengecat komponen dengan cara menyemprot) harus ditentukan. Manajemen juga harus mengetahui hubungan prioritas antar - aktivitas – yaitu, urutan beragam tugas yang harus dikerjakan.
Masalah penyeimbang lini berskala besar, seperti masalah tata letak berorientasi pada proses yang besar, dapat diatasi dengan menggunakan computer. Beberapa program computer tersedia untuk mengatasi penugasan stasiun kerja pada lini perakitan dengan jumlah aktivitas jumlah individu sebesar 100 (atau lebih). Dua program computer COMSOAL (Computer Method for Sequencing Operations for Assembly Lines) dan ASYBL (General Electric’s Assembly Configuration Program) digunakan secara luas pada masalah yang besar untuk mengevaluasi kombisansi stasiun kerja yang mungkin yang berjumlah ribuan atau bahkan jutaan yang lebih efisien dari pada dikerjakan dengna perhitungan tangan.
http://agungpia.multiply.com/journal/item/42
Selasa, 12 Oktober 2010
Definisi Rumah Makan dan Restoran
: Menurut SK Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi No. KM 73/PW 105/MPPT-85 menjelaskan bahwa Rumah Makan adalah setiap tempat usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menyediakan hidangan dan minuman untuk umum. Dalam SK tersebut juga ditegaskan bahwa setiap rumah makan harus memiliki seseorang yang bertindak sebagai pemimpin rumah makan yang sehari-hari mengelola dan bertanggungjawab atas pengusahaan RM tersebut.
Usaha-usaha lain yang sejenis dan tidak termasuk dalam Usaha Rumah Makan dalam definisi ini adalah Usaha Restoran, Usaha Tempat Makan dan Usaha Jasa Boga (Catering).
Sedangkan restoran adalah salah satu jenis usaha dibidang jasa pangan yang bertempat disebagian atau seluruh bangunan yang permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpanan, penyajian, dan penjualan makanan dan minuman untuk umum. Pengusahaan restoran meliputi jasa pelayanan makan dan minum kepada tamu restoran sebagai usaha pokok dan jasa hiburan didalam bangunan restoran sebagai usaha penunjang yang tidak terpisahkan dari usaha pokok sesuai dengan ketentuan dan persyaratan teknis yang ditetapkan. Pemimpin restoran adalah seorang atau lebih yang sehari-hari mempimpin dan bertanggungjawab atas penyelenggaraan usaha restoran tersebut, sedangkan bentuk usaha restoran ini dapat berbentuk Perorangan atau Badan Usaha (PT, CV, Fa atau koperasi) yang tunduk kepada hukum Indonesia.
Technorati : Definisi Rumah Makan dan Restoran
Del.icio.us : Definisi Rumah Makan dan Restoran
Zooomr : Definisi Rumah Makan dan Restoran
Flickr : Definisi Rumah Makan dan Restoran
Artikel Terkait:
1. Perkembangan Bisnis Rumah Makan dan Restoran : Peluang Usaha Rumah Makan / Restoran
2. SYARAT UMUM PENDIRIAN USAHA RUMAH MAKAN / RESTORAN bag.1
3. Jenis-jenis Produk dalam usaha Rumah Makan / Restoran
4. Manajemen Operasional Usaha Rumah Makan / Restoran
5. HARGA : PELUANG USAHA RUMAH MAKAN DAN RESTORAN
http://binaukm.com/2010/05/definisi-rumah-makan-dan-restoran-pelaung-usaha-rumah-makan/
Usaha-usaha lain yang sejenis dan tidak termasuk dalam Usaha Rumah Makan dalam definisi ini adalah Usaha Restoran, Usaha Tempat Makan dan Usaha Jasa Boga (Catering).
Sedangkan restoran adalah salah satu jenis usaha dibidang jasa pangan yang bertempat disebagian atau seluruh bangunan yang permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpanan, penyajian, dan penjualan makanan dan minuman untuk umum. Pengusahaan restoran meliputi jasa pelayanan makan dan minum kepada tamu restoran sebagai usaha pokok dan jasa hiburan didalam bangunan restoran sebagai usaha penunjang yang tidak terpisahkan dari usaha pokok sesuai dengan ketentuan dan persyaratan teknis yang ditetapkan. Pemimpin restoran adalah seorang atau lebih yang sehari-hari mempimpin dan bertanggungjawab atas penyelenggaraan usaha restoran tersebut, sedangkan bentuk usaha restoran ini dapat berbentuk Perorangan atau Badan Usaha (PT, CV, Fa atau koperasi) yang tunduk kepada hukum Indonesia.
Technorati : Definisi Rumah Makan dan Restoran
Del.icio.us : Definisi Rumah Makan dan Restoran
Zooomr : Definisi Rumah Makan dan Restoran
Flickr : Definisi Rumah Makan dan Restoran
Artikel Terkait:
1. Perkembangan Bisnis Rumah Makan dan Restoran : Peluang Usaha Rumah Makan / Restoran
2. SYARAT UMUM PENDIRIAN USAHA RUMAH MAKAN / RESTORAN bag.1
3. Jenis-jenis Produk dalam usaha Rumah Makan / Restoran
4. Manajemen Operasional Usaha Rumah Makan / Restoran
5. HARGA : PELUANG USAHA RUMAH MAKAN DAN RESTORAN
http://binaukm.com/2010/05/definisi-rumah-makan-dan-restoran-pelaung-usaha-rumah-makan/
TEKNIK PROMOSI MUDAH
erlebih dahulu saya ingin memperkenalkan diri saya. Nama saya Muhammad Rizal Bin Ahmad atau lebih dikenali dengan "Rizal Ahmad".
TEKNIK PROMOSI MUDAH
Saya mula diperkenalkan dengan cara mencari duit di internet ni pada tahun 2005 dan telah berkecimpung sepenuh masa pada Mei 2008. Pada masa itu saya terlibat dalam perniagaan internet setelah menyedari kuasa internet di Malaysia terutamanya area Lembah Klang. Saya dan adik saya telah menubuhkan satu syarikat bernama Ilham Vision kepakaran dalam bidang membuat lukisan perspektif, 3D animation dan building model. Cara promosi yang kami gunakan 70% melalui internet. Selama sebulan kami buat promosi sambutannya agak menggalakkan terutamanya dari syarikat-syarikat perumahan yang besar.
Mengapa teknik promosi amat penting?
Bagi usahawan-usahawan internet atau yang melakukan pemasaran produk melalui internet promosi adalah segala-galanya. Jika anda mempunyai produk sehebat mana pun dan website secanggih manapun tetapi tidak mempunyai teknik promosi yang sesuai akan jadi sia-sia.
Walaupun promosi adalah langkah yang terakhir setelah anda hasilkan produk dan website jualan. Ia merupakan satu langkah yang AMAT PENTING dan seringkali diabaikan perkara ini.
Mengapa ini berlaku?
Ini kerana kebanyakan usahawan-usahawan yang menjalankan perniagaan di internet adalah di kalangan mereka yang masih mempunyai kerja tetap. Iaitu berkerja makan gaji. Maka teknik promosi biasa yang menyusahkan dan memerlukan masa adalah bukan yang terbaik.Jadi tidak hairanlah mengapa mereka sangkut di tengah jalan dan akhirnya mood uantuk menjalankan perniagaan jatuh sekali gus statistik jualan anda juga jatuh.
Bagaimana saya mengetahuinya?
Kerana saya juga mempunyai masalah sama seperti anda. Walaupun saya sepenuh masa menjalankan perniagaan di internet tetapi dengan pelbagai komitmen saya kepada keluarga dan juga perniagaan fizikal yang saya jalankan ia menyukarkan saya memberi fokus sepenuhnya dalam mempromosi produk-produk saya.
Bagaimana Teknik Promosi Mudah ini terhasil...
Oleh karana menyedari permasalahan dalam melakukan promosi saya mula tertanya-tanya apakah masalah yang sebenar? Jadi saya dapat simpulkan beberapa masalah seperti:
1. Teknik promosi selama ini adalah teknik yang lama
2. Masa yang perlu diperuntukkan untuk membuat promosi terhad
YA! MASA!...Masa adalah satu masalah kepada kita. Cuba anda bayangkan anda masih bekerja sedangkan dalam masa yang sama anda terpaksa memberi komitmen kepada keluarga anda apabila anda pulang dari kerja. Anak-anak perlu diberi perhatian sepenuhnya sedangkan anda hanya mempunyai masa malam yang terhad untuk beri perhatian kepada keluarga anda. Jadi bila masanya anda melakukan promosi?..
Ok katakan anda peruntukkan 1 jam setiap hari. Andaikan anak-anak anda tidur pada pukul 10 malam, jadi anda peruntukkan masa dari pukul 10 malam hingga 11 malam. Berapa banyak teknik promosi yang anda boleh lakukan? Mungkin 1 atau dua sahaja teknik promosi yang anda dapat lakukan. Anda tidak boleh tidur lewat sebab keesokan paginya anda terpaksa pergi bekerja dan seterusnya rutin harian anda berulang.
Satu-satunya produk yang dapat menyelesaikan masalah anda ialah...
Setelah sekian lama saya membuat kajian dan carian bagaimana memudahkan teknik promosi akhirnya saya dapat kumpulkan teknik-teknik terbaru dalam melakukan promosi.
Ia adalah teknik promosi yang sama tetapi dengan menggunakan tools, softwares dan teknik mudah yang sesuai agar ia dapat menjimatkan masa. Sekarang saya akan kongsikan dengan anda tools dan softwares tersebut dalam ebook ini.
Sebelum ini saya ada mengeluarkan beberapa produk informasi. Dengan menggunakan teknik-teknik dalam 'Teknik Promosi Mudah' ini saya dapat meletakkan website-website perniagaan saya pada 1st page dan ranking pertama dalam Google. Ini screen shot website-website perniagaan saya.
Anda juga boleh taip tajuk-tajuk website saya dibawah samada benar atau tidak ia berada di 1st page dan ranking
Kelebihan Teknik Promosi Mudah..
Penerangan rahsia teknik promosi bermula dari sebelum anda mencipta produk.
Mendedahkan rahsia bagaimana anda boleh bersaing dengan usahawan-usahawan yang menjalankan niche perniagaan yang sama dengan anda.
Mendedahkan teknik bagaimana untuk mencapai 1st page dalam enjin carian Google
Penerangan secara ringkas dan mudah bagi tidak membuang masa anda membaca ebook yang panjang berjela
Tutorial step-by-step diberikan. Jadi sambil anda membaca anda boleh terus praktikkan.
Tools dan softwares diberikan secara percuma dan ia akan menjadi hak anda dan anda boleh jual semula produk berkenaan.
Teknik-teknik promosi yang diterangkan adalah yang terkini
Salah satu teknik promosi yang anda boleh tetapkan tarikh dan masa anda mahu iklan anda dihantar
Rahsia dalam teknik promosi yang belum pernah didedahkan
Membantu mengembangkan empayar perniagaan anda
Teknik yang dapat menjimatkan masa anda yang paling berharga
http://www.mykit.info/teknikpromosi/
TEKNIK PROMOSI MUDAH
Saya mula diperkenalkan dengan cara mencari duit di internet ni pada tahun 2005 dan telah berkecimpung sepenuh masa pada Mei 2008. Pada masa itu saya terlibat dalam perniagaan internet setelah menyedari kuasa internet di Malaysia terutamanya area Lembah Klang. Saya dan adik saya telah menubuhkan satu syarikat bernama Ilham Vision kepakaran dalam bidang membuat lukisan perspektif, 3D animation dan building model. Cara promosi yang kami gunakan 70% melalui internet. Selama sebulan kami buat promosi sambutannya agak menggalakkan terutamanya dari syarikat-syarikat perumahan yang besar.
Mengapa teknik promosi amat penting?
Bagi usahawan-usahawan internet atau yang melakukan pemasaran produk melalui internet promosi adalah segala-galanya. Jika anda mempunyai produk sehebat mana pun dan website secanggih manapun tetapi tidak mempunyai teknik promosi yang sesuai akan jadi sia-sia.
Walaupun promosi adalah langkah yang terakhir setelah anda hasilkan produk dan website jualan. Ia merupakan satu langkah yang AMAT PENTING dan seringkali diabaikan perkara ini.
Mengapa ini berlaku?
Ini kerana kebanyakan usahawan-usahawan yang menjalankan perniagaan di internet adalah di kalangan mereka yang masih mempunyai kerja tetap. Iaitu berkerja makan gaji. Maka teknik promosi biasa yang menyusahkan dan memerlukan masa adalah bukan yang terbaik.Jadi tidak hairanlah mengapa mereka sangkut di tengah jalan dan akhirnya mood uantuk menjalankan perniagaan jatuh sekali gus statistik jualan anda juga jatuh.
Bagaimana saya mengetahuinya?
Kerana saya juga mempunyai masalah sama seperti anda. Walaupun saya sepenuh masa menjalankan perniagaan di internet tetapi dengan pelbagai komitmen saya kepada keluarga dan juga perniagaan fizikal yang saya jalankan ia menyukarkan saya memberi fokus sepenuhnya dalam mempromosi produk-produk saya.
Bagaimana Teknik Promosi Mudah ini terhasil...
Oleh karana menyedari permasalahan dalam melakukan promosi saya mula tertanya-tanya apakah masalah yang sebenar? Jadi saya dapat simpulkan beberapa masalah seperti:
1. Teknik promosi selama ini adalah teknik yang lama
2. Masa yang perlu diperuntukkan untuk membuat promosi terhad
YA! MASA!...Masa adalah satu masalah kepada kita. Cuba anda bayangkan anda masih bekerja sedangkan dalam masa yang sama anda terpaksa memberi komitmen kepada keluarga anda apabila anda pulang dari kerja. Anak-anak perlu diberi perhatian sepenuhnya sedangkan anda hanya mempunyai masa malam yang terhad untuk beri perhatian kepada keluarga anda. Jadi bila masanya anda melakukan promosi?..
Ok katakan anda peruntukkan 1 jam setiap hari. Andaikan anak-anak anda tidur pada pukul 10 malam, jadi anda peruntukkan masa dari pukul 10 malam hingga 11 malam. Berapa banyak teknik promosi yang anda boleh lakukan? Mungkin 1 atau dua sahaja teknik promosi yang anda dapat lakukan. Anda tidak boleh tidur lewat sebab keesokan paginya anda terpaksa pergi bekerja dan seterusnya rutin harian anda berulang.
Satu-satunya produk yang dapat menyelesaikan masalah anda ialah...
Setelah sekian lama saya membuat kajian dan carian bagaimana memudahkan teknik promosi akhirnya saya dapat kumpulkan teknik-teknik terbaru dalam melakukan promosi.
Ia adalah teknik promosi yang sama tetapi dengan menggunakan tools, softwares dan teknik mudah yang sesuai agar ia dapat menjimatkan masa. Sekarang saya akan kongsikan dengan anda tools dan softwares tersebut dalam ebook ini.
Sebelum ini saya ada mengeluarkan beberapa produk informasi. Dengan menggunakan teknik-teknik dalam 'Teknik Promosi Mudah' ini saya dapat meletakkan website-website perniagaan saya pada 1st page dan ranking pertama dalam Google. Ini screen shot website-website perniagaan saya.
Anda juga boleh taip tajuk-tajuk website saya dibawah samada benar atau tidak ia berada di 1st page dan ranking
Kelebihan Teknik Promosi Mudah..
Penerangan rahsia teknik promosi bermula dari sebelum anda mencipta produk.
Mendedahkan rahsia bagaimana anda boleh bersaing dengan usahawan-usahawan yang menjalankan niche perniagaan yang sama dengan anda.
Mendedahkan teknik bagaimana untuk mencapai 1st page dalam enjin carian Google
Penerangan secara ringkas dan mudah bagi tidak membuang masa anda membaca ebook yang panjang berjela
Tutorial step-by-step diberikan. Jadi sambil anda membaca anda boleh terus praktikkan.
Tools dan softwares diberikan secara percuma dan ia akan menjadi hak anda dan anda boleh jual semula produk berkenaan.
Teknik-teknik promosi yang diterangkan adalah yang terkini
Salah satu teknik promosi yang anda boleh tetapkan tarikh dan masa anda mahu iklan anda dihantar
Rahsia dalam teknik promosi yang belum pernah didedahkan
Membantu mengembangkan empayar perniagaan anda
Teknik yang dapat menjimatkan masa anda yang paling berharga
http://www.mykit.info/teknikpromosi/
STRATEGI PEMASARAN DALAM PESAING BISNIS
BAB I
PENDAHULUAN
A. ALASAN PEMILIHAN JUDUL
Sebagaimana kita ketahui bahwa produk ataupun jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tidak mungkin dapat mencari sendiri pembeli ataupun peminatnya. 0leh karena itu, produsen dalam kegiatan pemasaran produk atau jasanya harus membutuhkan konsumen mengenai produk atau jasa yang dihasilkannya. Salah satu cara yang digunakan produsen dalam bidang pemasaran untuk tujuan meningkatkan hasil produk yaitu melalui kegiatan promosi.
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa promosi adalah salah satu faktor yang diperlukan bagi keberhasilan dan strategi pemasaran yang diterapkan suatu perusahaan terutama pada saat ini ketika era informasi berkembang pesat, maka promosi merupakan salah satu senjata ampuh bagi perusahaan dalam mengembangkan dan mempertahankan usaha.
Suatu produk tidak akan dibeli bahkan dikenal apabila konsumen tidak mengetahui kegunaannya, keunggulannya, dimana produk dapat diperoJeh dan berapa harganya. Untuk itulah konsumen yang menjadi sasaran produk atau jasa perusahaan perlu diberikan informasi yang jelas. Maka peranan promosi berguna untuk:
�� Memperkenalkan produk atau jasa serta mutunya kepada masyarakat.
�� Memberitahukan kegunaan dari barang atau jasa tersebut kepada masyarakat serta
STRATEGI PEMASARAN DALAM PESAING BISNIS
cara penggunaanya.
�� Memperkenalkan barang atau jasa baru
Oleh karenanya adalah menjadi keharusan bagi perusahaan untuk melaksanakan promosi dengan strategi yang tepat agar dapat memenuhi sasaran yang efektif. Promosi yang dilakukan harus sesuai dengan keadaan perusahaan. Dimana harus diperhitungkan jumlah dana yang tersedia dengan besarnya manfaat yang diperoleh kegiatan promosi yang dijalankun perusahaan.
Sebagaimana diketahui bahwa keadaan dunia usaha bersifat dinamis, yang selalu mengalami perubahan yang terjadi setiap saat dan adanya keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu strategi pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting untuk keberhasilan perusahaan umumnya dan pada bidang pemasaran khususnya. Disamping itu strategi pemasaran yang diterapkan harus ditinjau dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan pasar dan lingkungan pasar tersebut. Dengan demikian strategi pemasaran harus dapat memberikan gambaran yang jelas dan terarah tentang apa yang dilakukan perusahaan dalam menggunakan setiap kesempatan atau paduan pada beberapa sasaran pasar.
Melihat pentingnya strategi pemasaran terhadap peningkatan volume penjualan perusahaan, maka penulis tertarik untuk lebih memperjelas lagi topik tersebut dalam penulisan karya ilmiah ini.
B. LUAS DAN TUJUAN PENULISAN
Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis berusaha untuk memudahkan pembahasan agar lebih terarah, maka penulis membatasi kepada masalah pemasaran, dalam hal ini hanya masalah strategi pemasaran dalam
©2004 Digitized by USU digital library 1
meningkatkan volume penjualan produk maupun jasa dalam suatu perusahaan. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dengan lebih pasti strategi pemasaran yang paling sesuai dengan keadaan perusahaan untuk dapat tumbuh dan berkembang dalam persaingan.
C. SISTEMATIKA PEMBAHSAN
Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis membahas dalam lima bab, yaitu:
Bab satu, berisi pendahuluan yang yang membicarakan alasan pemilihan judul, luas dan tujuan penulisan serta sistematika pembahasan.
Bab dua, memuat tentang aspek penting dalam pemasaran, yaitu menjelaskan tentang rencana strategi pemasaran, pasar sasaran, dan bauran pemasaran.
Bab tiga, memuat tentang faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran. Dalam hal ini akan dibahas tentang rencana strategi perusahaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran perusahaan.
Bab empat, pada bab ini akan dibahas mengenai strategi untuk setiap posisi bisnis, seperti Market leader, Market challanger, Market follower, atau Market Nicher.
Bab lima, pada bab terakhir ini, penulis mencoba untuk membuat kesimpulan akhir atas apa yang telah diuraikan dan memberikan saran-saran yang mungkin dapat dipertimbangkan dalam penentuan strategi pemasaran.
BAB II
ASPEK PENTING DALAM PEMASARAN
A. PENGERTlAN PEMASARAN
Sebagaiman kita ketahui bahwa kegiatan pemasaran adalah berbeda dengan penjualan, transaksi ataupun perdagangan.
American Marketing Association 1960, mengartikan pemasaran sebagai berikut: Pemsaran adalah pelaksanaan dunia usaha yang mengaarahkan arus barang-barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen atau pihak pemakai. Defenisi ini hanya menekankan aspek distribusi ketimbang kegiatan pemasaran. Sedangkan fungsi-fungsi lain tidak diperlihatkan, sehingga kita tidak memperoleh gambaran yang jelas dan lengkap tentang pemasaran.
Sedangkan definisi lain, dikemukakan oleh Philip Kotler dalam bukunya Marketing Management Analysis, Planning, and Control, mengartikan pemasaran secara lebih luas, yaitu: Pemasaran adalah: Suatu proses sosial, dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan, dan mereka inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya.
B. PASAR SASARAN
Selama ini terlihat gejala semakin banyak perusahaan memilih pasar sasaran yang akan dituju, keadaan ini dikarenakan mereka menyadari bahwa pada dasarnya mereka tidak dapat melayani seluruh pelanggan dalam pasar tersebut. Terlalu banyaknya pelanggan, sangat berpencar dan tersebar serta bervariatif dalam tuntutan kebutuhan dan keinginannya. Jadi arti dari pasar sasaran adalah: Sebuah pasar terdiri dari pelanggan potensial dengan kebutuhan alau keinginan tertentu yang mungkin maupun mampu untuk ambil bagian dalam jual beli, guna memuaskan kebutuhan atau keinginan tersebut.
Karena konsumen yang terlalu heterogen itulah maka perusahaan perlu mengkelompokkan pasar menjadi segmen-segmen pasar, lalu memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu sebagai sasaran. Dengan adanya hal ini, maka perusahaan terbantu untuk mengidentifikasi peluang pasar dengan lebih baik, dengan demikian perusahaan dapat mengembangkan produk yang tepat, dapat menentuan saluran distribusi dan periklanan yang sesuai dan efisien serta
©2004 Digitized by USU digital library 2
mampu menyesuaikan harga bagi barang atau jasa yang ditawarkan bagi setiap target pasar.
Pasar sasaran (Target Market) adalah: Sekelompok konsumen atau pelanggan yang secara khusus menjadi sasaran usaha pemasaran bagi sebuah perusahaan.
Dalam menerapkan pasar sasaran, terdapat tiga langkah pokok yang harus diperhatikan, yaitu:
1. Segmentasi Pasar
2. Penetapan Pasar Sasaran
3. Penempatan Produk
TABEL I
Langkah langkah Segmentasi Pasar, Penetapan Pasar Sasaran,
Penempatan Pasar
Segmentasi Pasar
Menetapkan Pasar Sasaran
Penempatan Produk
1.Identifikasi dasar-dasar segmentasi pasar
2. Mengembangkan profit setiap segmen
1. Mengembangkan metode penilaian atas daya tarik segmen
2. Memilih segmen yang akan dimasuki
1. Merumuskan penempatan produk pada masing-masing segmen yang dipilih sebagai sasaran
2. Mengembangkan bauran pemasaran bagi setiap segmen yang dipilih sebagai sasaran
1. Segmentasi Pasar
Segmentasi Pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Berdasarkan definisi diatas diketahui bahwa pasar suatu produk tidaklah homogen, akan tetapi pada kenyataannya adalah heterogen. Pada dasarnya segmentasi pasar adalah suatu strategi yang didasarkan pada falsafah manajemen pemasaran yang orientasinya adalah konsumen. Dengan melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen.
Ada empat ktiteria yang harus dipenuhi segmen pasar agar proses segmentasi pasar dapat dijalankan dengan efektif dan bermanfaat bagi perusahaan, yaitu:
�� Terukur (Measurable), artinya segmen pasar tesebut dapat diukur, baik besarnya, maupun luasnya serta daya beli segmen pasar tersebut.
�� Terjangkau (Accessible), artinya segmen pasar tersebut dapat dicapai sehingga dapat dilayani secara efektif.
�� Cukup luas (Substantial), sehingga dapat menguntungkan bila dilayani.
�� Dapat dilaksanakan (Actjonable), sehingga semua program yang telah disusun untuk menarik dan melayani segmen pasar itu dapat efektif.
Kebijakan segmentasi pasar haruslah dilakukan dengan menggunakan ktiteria tertentu. Tentunya segmentasi ini berbeda antara barang industri dengan barang konsumsi. Namun dengan demikian secara umum setiap perubahan akan mensegmentasikan pasarnya atas dasar:
a. Segmentasi atas dasar Geografis, Segmentasi pasar ini dilakukan dengan cara membagi pasar kedalam unit-unit geografis seperti negara, propinsi, kabupaten. kota, desa, dan lain sebagainya. Dalam hal ini perusahaan ©2004 Digitized by USU digital library 3
akan beroperasi disemua segmen, akan tetapi, harus memperhatikan perbedaan kebutuhan dan selera yang ada dimasing-masing daerah.
b. Segmentasi atas dasar Demografis, Segmentasi pasar ini dapat dilakukan dengan cara memisahkan pasar kedalam kelompok-kelompok yang didasarkan pada variabel-variabel demografis, seperti umur, jenis kelamin, besarnya keluarga, pendapatan, agama, pendidikan, pekerjaan, dan lain-lain.
c. Segmentasi atas dasar psychografis, Segmentasi pasar ini dilakukan dengan cara membagi-bagi konsumen kedalam kelompok-kelompok yang berlainan menurut kelas sosial, gaya hidup, berbagai ciri kepribadian, motif pembelian, dan lain-lain.
2. Penetapan Pasar Sasaran ( Target market)
Adalah merupakan kegiatan yang berisi dan menilai serta memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki oleh suatu perusahaan. Apabila perusahaan ingin menentukan segmen pasar mana yang akan dimasukinya, maka langkah yang pertama adalah menghitung dan menilai porensi profit dari berbagai segmen yang ada tadi. Maka dalam hal ini pemasar harus mengerti betul tentang teknik-teknik dalam mengukur potensi pasar dan meramalkan permintaan pada masa yang akan datang. Teknik-teknik yang dipergunakan ini sangat bermanfaat dalam memilih pasar sasaran, sehingga pemasar dapat menghindarkan kesalahan-kesalahan yang bakal terjadi, atau paling tidak menguranginya sekecil mungkin dalam prakteknya. Maka untuk tujuan tersebut perusahaan harus membagi-bagi pasar menjadi segmen-segmen pasar utama, setiap segmen pasar kemudian dievaluasi, dipilih dan diterapkan segmen tertentu sebagai sasaran. Dalam kenyataannya perusahaan dapat mengikuti salah satu diantara lima strategi peliputan pasar, yaiitu:
1. Konsentrasi pasar tunggal, ialah sebuah perusahaan dapat memusatkan kegiatannya dalam satu bagian daripada pasar. Biasanya perusahaan yang lebih kecil melakukan pilihan ini.
2. Spesialisasi produk, sebuah perusahaan memutuskan untuk memproduksi satu jenis produk. Misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk memproduksi hanya mesin tik listrik bagi sekelompok pelanggan.
3. Spesialisasi pasar, misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk membuat segala macam mesin tik, tetapi diarahkan untuk kelompok pelanggan yang kecil.
4. Spesialisasi selektif, sebuah perusahaan bergerak dalam berbagai kegiatan usaha yang tidak ada hubungan dengan yang lainnya, kecuali bahwa setiap kegiatan usaha itu mengandung peluang yang menarik.
5. Peliputan keseluruhan, yang lazim dilaksanakan oleh industri yang lebih besar untuk mengungguli pasar. Mereka menyediakan sebuah produk untuk setiap orang, sesuai dengan daya beli masing-masing.
3. Penempatan produk ( Product Positioning)
Penempatan produk mencakup kegiatan merumuskan penempatan produk dalam persaingan dan menetapkan bauran pemasaran yang terperinci. Pada hakekatnya Penempatan produk adalah: Tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar tercipta kesan tertentu diingatan konsumen.
Bagi setiap segmen yang dimasuki perusahaan, perlu dikembangkan suatu strategi penempatan produk. Saat ini setiap produk yang beredar dipasar menduduki posisi tertentu dalam segmen pasamya. Apa yang sesungguhnya penting disini adalah persepsi atau tanggapan konsumen mengenai posisi yang dipegang oleh setiap produk dipasar.
©2004 Digitized by USU digital library 4
C. BAURAN PEMASARAN
Salah satu unsur dalam strategi pemasaran terpadu adalah Bauran Pemasaran, yang merupakan strategi yang dijalankan perusahaan, yang berkaitan dengan penentuan, bagaimana perusahaan menyajikan penawaran produk pada satu segmen pasar tertentu, yang merupakan sasaran pasarannya. Marketing mix merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel mana dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen dalam pasar sasarannya. Variabel atau kegiatan tersebut perlu dikombinasikan dan dikoordinasikan oleh perusahaan seefektif mungkin, dalam melakukan kegiatan pemasarannya. Dengan demikian perusahaan tidak hanya sekedar memiliki kombinasi kegiatan yang terbaik saja, akan tetapi dapat mengkoordinasikan berbagai variabel marketing mix tersebut, untuk melaksanakan program pemasaran secara efektif. Menurut William J.Stanton pengertian marketing mix sccara umum adalah sebagai berikut: marketing mix adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan kombinasi empat besar pembentuk inti sistem pemasaran sebuah organisasi. Keempat unsur tersebut adlah penawaran produk/jasa, struktur harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi.
Keempat unsur atau variabel bauran pemasaran (Marketing mix) tersebut atau yang disebut four p's adalah sebagai berikut:
1. Strategi Produk
2. Strategi Harga
3. Strategi Penyaluran / Distribusi
4. Strategi Promosi
Marketing mix yang dijalankan harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi perusahaan. Disamping itu marketing mix merupakan perpaduan dari faktor-faktor yang dapat dikendalikan perusahaan untuk mempermudah buying decision, maka variabel-variabel marketing mix diatas tadi dapat dijelaskan sedikit lebih mendalam sebagai berikut:
1. Produk (Jasa)
Kebijaksanaan mengenai produk atau jasa meliputi jumlah barang/jasa yang akan ditawarkan perusahaan, pelayanan khusus yang ditawarkan perusahaan guna mendukung penjualan barang dan jasa, dan bentuk barang ataupun jasa yang ditawarkan. Produk merupakan elemen yang paling penting. sebab dengan inilah perusahaan berusaha untuk memenuhi "kebutuhan dan keinginan" dari konsumen. namun keputusan itu tidak berdiri sebab produk/jasa sangat erat hubungannya dengan target market yang dipilih. Sedangkan sifat dari produk/jasa tersebut adalah sebagai berikut:
1. Tidak berwujud
Jasa mempunyai sifat tidak berwujud, karena tidak bisa dilihat, dirasa, diraba, didengar atau dicium, sebelum ada transaksi pembelian.
2. Tidak dapat dipisahkan
Suatu produk jasa tidak dapat dipisahkan dari sumbernya, apakah sumber itu merupakan orang atau benda. Misalnya jasa yang diberikan oleh sebuah hotel tidak akan bisa terlepas dari bangunan hotel tersebut.
3. Berubah-ubah
Bidang jasa sesungguhnya sangat mudah berubah-ubah, sebab jasa ini sangat tergantung kepada siapa yang menyajikan, kapan disajikan dan dimana disajikan. Misalnya jasa yang diberikan oleh sebuah hotel berbintang satu akan berbeda dengan jasa yang diberiakan oleh hotel berbintan tiga.
©2004 Digitized by USU digital library 5
4. Daya tahan
Jasa tidak dapat disimpan. Seorang pelanggan yang telah memesan sebuah kamar hotel akan dikenakan biaya sewa, walaupun pelanggan tersebut tidak menempati karnar yang ia sewa.
2. Harga ( Price)
Setiap perusahaan selalu mengejar keuntungan guna kesinambungan produksi. Keuntungan yang diperoleh ditentukan pada penetapan harga yang ditawarkan. Harga suatu produk atau jasa ditentukan pula dari besarnya pengorbanan yang dilakukan untuk menghasilkan jasa tersebut dan laba atau keuntungan yang diharapkan. Oleh karena itu, penetuan harga produk dari suatu perusahaan merupakan masalah yang cukup penting, karena dapat mempengaruhi hidup matinya serta laba dari perusahaan.
Kebijaksanaan harga erat kaitannya dengan keputusan tentang jasa yang dipasarkan. Hal ini disebabkan harga merupakan penawaran suatu produk atau jasa. Dalam penetapan harga, biasanya didasarkan pada suatu kombinasi barang/jasa ditambah dengan beberapa jasa lain serta keuntungan yang memuaskan. Berdasarkan harga yang ditetapkan ini konsumen akan mengambil keputusan apakah dia membeli barang tersebut atau tidak. Juga konsumen menetapkan berapa jumlah barang/jasa yang harus dibeli berdasarkan harga tersebut. Tentunya keputusan dari konsumen ini tidak hanya berdasarkan pada harga semata, tetapi banyak juga faktor lain yang menjadi pertimbangan, misalilya kualitas dari barang atau jasa, kepercayaan terhadap perusahaan dan sebagainya.
Hendaknya setiap perusahaan dapat menetapkan harga yang peling tepat, dalam arti yang dapat memberikan keuntungan yang paling baik, baik untuk jangka pendek maupun unluk jangka panjang.
3. Saluran Distribusi ( Place )
Setelah perusahaan berhasil menciptakan barang atau jasa yang dibutuhkan dan menetapkan harga yang layak, tahap berikutnya menentukan metode penyampaian produk/jasa ke pasar melalui rute-rute yang efektif hingga tiba pada tempat yang tepat, dengan harapan produk/jasa tersebut berada ditengah-tengah kebutuhan dan keinginan konsumen yang haus akan produk/jasa tersebut.
Yang tidak boleh diabaikan dalam langkah kegiatan memperlancar arus barang/jasa adalah memilih saluran distribusi (Channel Of Distribution). Masalah pemilihan saluran distribusi adalah masalah yang berpengaruh bagi marketing, karena kesalahan dalam memilih dapat menghambat bahkan memacetkan usaha penyaluran produk/jasa dari produsen ke konsumen.
Distributor-distributor atau penyalur ini bekerja aktif untuk mengusahakan
perpindahan bukan hanya secara fisik tapi dalam arti agar jasa-jasa tersebut dapat diterima oleh konsumen. Dalam memilih saluran distribusi ini ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu sebagai berikut:
a. Sifat pasar dan lokasi pembeli
b. Lembaga-lembaga pemasaran terutama pedagang-pedagang perantara
c. Pengendalian persediaan, yaitu menetapkan tingkat persediaan yang ekonomis.
d. Jaringan pengangkutan.
Saluran distribusi jasa biasanya menggunakan agen travel untuk menyalurkan jasanya kepada konsumen. Jadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam kebijaksanaan saluran distribusi itu sendiri dengan memperhitungkan adanya perubahan pada masyarakat serta pola distribusi perlu mengikuti dinamika para konsumen tadi.
©2004 Digitized by USU digital library 6
4. Promosi ( Promotion)
Aspek ini berhubungan dengan berbagai usaha untuk memberikan informasi pada pasar tentang produk/jasa yang dijual, tempat dan saatnya. Ada beberapa cara menyebarkan informasi ini, antara lain periklanan (advertising), penjualan pribadi (Personal Selling), Promosi penjualan (Sales Promotion) dan Publisitas (Publicity)
�� Periklanan (Advertising): Merupakan alat utama bagi pengusaha untuk mempengaruhi konsumennya. Periklanan ini dapat dilakukan oleh pengusaha lewat surat kabar, radio, majalah, bioskop, televisi, ataupun dalam bentuk poster-poster yang dipasang dipinggir jalan atau tempat-tempat yang strategis.
�� Penjualan Pribadi (Personal selling): Merupakan kegiatan perusahaan untuk melakukan kontak langsung dengan calon konsumennya. Dengan kontak langsung ini diharapkan akan terjadi hubungan atau interaksi yang positif antara pengusaha dengan calon konsumennya itu. Yang termasuk dalam personal selling adalah: door to door selling, mail order, telephone selling, dan direct selling.
�� Promosi Penjualan (Sales Promotion): Merupakan kegiatan perusahaan untuk menjajakan produk yang dipasarkarlnya sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk melihatnya dan bahkan dengan cara penempatan dan pengaturan tertentu, maka produk tersebut akan menarik perhatian konsumen.
�� Publsitas (Pubilicity): Meripakan cara yang biasa digunakan juga oleh perusahaan untuk membentuk pengaruh secara tidak langsung kepada konsumen, agar mereka menjadi tahu, dan menyenangi produk yang dipasarkannya, hal ini berbeda dengan promosi, dimana didalam melakukan publisitas perusahaan tidak melakukan hal yang bersifat komersial. Publisitas merupakan suatu alat promosi yang mampu membentuk opini masyarakat secara tepat, sehingga sering disebut sebagai usaha untuk "mensosialisasikan" atau "memasyarakatkan ".
Dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah tercapainya keseimbangan yang efektif, dengan mengkombinasikan komponen-komponen tersebut kedalam suatu strategi promosi yang terpadu untuk berkomunikasi dengan para pembeli dan para pembuat keputusan pembelian.
BAB III
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
STRATEGI PEMASARAN
A. RENCANA STRATEGI PERUSAHAAN
Satu diantara berbagai tujuan perusahaan adalah untuk memperoleh laba yang optimal dari kegiatannya sehari-hari, khususnya kegiatan pemasaran. Untuk menjalankan kegiatan pemasaran tersebut dengan baik, dan sesuai dengan sasaran yang diharapkan, perusahaan harus menerapkan suatu strategi yang tepat sesuai dengan lingkungan pemasaran perusahaannya.
Lingkungan pemasaran suatu perusahaan terdiri dari para pelaku dan kekuatan-kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran perusahaan yang mempengaruhi kemampuan rnanajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para pelanggan sasarannya.
Keberhasilan strategi pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan tergantung pada analisa dan pengamatan yang cermat oleh perusahaan terhadap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran perusahaan.
Strategi pemasaran adalah logika pemasaran, dan berdasarkan itu, unit bisnis diharapkan untuk mencapai sasaran-sasaran pemasarannya. Strategi pemasaran perusahaan terdiri dari pengambilan keputusan tentang biaya
©2004 Digitized by USU digital library 7
pemasaran dari perusahaan, bauran pemasaran, dan alokasi pemasaran dalam hubungannya dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dalam kondisi persaingan.
Strategi pemasaran menyeluruh perusahaan tercermin dalam rencana strategi pemasaran perusahaan (Corporate Marketing Plan) yang disusun. Rencana strategi pemasaran perusahaan adalah suatu rencana pemasaran jangka panjang yang bersifat menyeluruh dan strategis, yang merumuskan berbagai strategi dan program pokok dibidang pemasaran perusahaan pada suatu jangka waktu tertentu dalam jangka panjang dimasa depan.
Ciri penting rencana strategis pemasaran perusahaan ini adalah sebagai berikut:
a. Titik-tolak penyusunannya melihat perusahaan secara keseluruhan
b. Diusahakan dampak kegiatan yang direncanakan bersifat menyeluruh
c. Dalam penyusunannya diusahakan untuk memahami kekuatan yang mempengaruhi perkembangan perusahaan
d. Jadual waktu/timing yang ditentukan adalah yang sesuai dan mempertimbangkan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan, dan
e. Penyusunan rencana dilakukan secara realistis dan relevan dengan lingkungan yang dihadapi.
B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran pada suatu perusahaan adalah :
1. Lingkungan mikro perusahaan
Lingkungan mikro perusahaan terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar, yaitu:
a. Perusahaan
Yaitu struktur organisasi perusahaan itu sendiri. Strategi pemasaran yang diterapkan oleh bagian manajemen pemasaran harus memperhitungkan kelompok lain di perusahaan dalam merumuskan rencana pemasarannya, seperti manajemen puncak, keuangan perusahaan, penelitian dan pengembangan, pembelian, produksi, dan akuntansi serta sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan, karena manajer pemasaran juga harus bekerja sama dengan para staff di bidang lainnya.
b. Pemasok (Supplier)
Para pemasok adalah perusahaan-perusahaan dan individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. Kadang kala perusahaan juga harus memperoleh tenaga kerja, peralatan, bahan bakar, listrik dan faktor-faktor lain dari pemasok. Perkembangan dalam lingkungan pemasok dapat memberi pengaruh yang arnat berarti terhadap pelaksanaan pemasaran suatu perusahaan. Manajer pemasaran perlu mengamati kecenderungan harga dari masukan-masukan terpenting bagi kegiatan produksi perusahaan mereka. Kekurangan sumber-sumber bahan mentah, pemogokan tenaga kerja, dan berbagai kcjadian lainnya yang berhubungan dengan pemasok dapat mengganggu strategi pemasaran yang dilakukan dan dijalankan perusahaan.
c. Para Perantara Pemasaran
©2004 Digitized by USU digital library 8
Para perantara pemasaran adalah perusahaan-perusahaan yang membantu perusahaan dalam promosi, penjualan dan distribusi barang/jasa kepada para konsumen akhir. Para perantara pemasaran ini meliputi :
�� Perantara, adalah perusahaan atau individu yang membantu perusahaan untuk menemukan konsumen. Mereka terbagi dua macam, yaitu agen perantara seperti agen, pialang dan perwakilan produsen yang mencari dan menemukan para pelanggan dan/atau mengadakan perjanjian dengan pihak lain, tetapi tidak memiliki barang atau jasa itu sendiri.
�� Perusahaan Distribusi Fisik, perusahaan seperti ini membantu perusahaan dalam penyimpanan dan pemindahan produk dari tempat asalnya ketempat-tempat yang dituju.
�� Para Agen Jasa Pemasaran, seperti perusahaan atau lembaga penelitian pemasaran, agen periklanan, perusahaan media, dan perusahaan konsultan pemasaran,kesemuanya membantu perusahaan dalam rangka mengarahkan dan mempromosikan produknya ke pasar yang tepat.
�� Perantara Keuangan, seperti bank, perusahaan kredit, perusahaan asuransi, dan perusahaan lain yang membantu dalam segi keuangan.
d. Para Pelanggan
Yaitu pasar sasaran suatu perusahaan yang menjadi konsumen atas barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan apakah individu-individu, Iembaga-lembaga, organisasi-organisasi, dan sebagainya.
e. Para Pesaing
Dalam usahanya melayani kelompok pasar pelanggan, perusahaan tidaklah sendiri. Usaha suatu perusahaan untuk membangun sebuah sistem pemasaran yang efisien guna melayani pasar gelati disaingi oleh perusahaan lain. Sistem pemasaran dan strategi yang diterapkan perusahaan dikelilingi dan dipengaruhi oleh sekelompok pesaing. Para pesaing ini perlu diidentifikasi dan dimonitor segala gerakan dan tindakannya didalam pasar.
f. Masyarakat Umum
Sebuah perusahaan juga harus memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat yang tentu saja besar atau kecil menaruh perhatian terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan, apakah mereka menerima atau menolak metode-metode dari perusahaan dalam menjalankan usahanya, karena kegiatan perusahaan pasti mempengaruhi minat kelompok lain, kelompok-kelompok inilah yang menjadi masyarakai umum. Masyarakat umum dapat memperlancar atau sebaliknya dapat sebagai penghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai sasarannya.
2. Lingkungan Makro
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat kemasyarakatan yang lebih besar dan mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan mikro dalam perusahaan, yaitu:
a. Lingkungan Demografis/Kependudukan
Lingkungan demografis/kependudukan menunjukkan keadaan dan permasalahan mengenai penduduk, seperti distribusi penduduk secara geografis, tingkat kepadatannya, kecenderungan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, distribusi usia, kelahiran, perkawinan, ras, suku bangsa dan struktur keagamaan. Ternyata hal diatas dapat mempengaruhi strategi pemasaran suatu perusahaan dalam memasarkan produknya karena publiklah yang membentuk suatu pasar
©2004 Digitized by USU digital library 9
b. Lingkungan Ekonomi.
Lingkungan ekonomi menunjukkan sistem ekonomi yang diterapkan, kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan ekonomi, penurunan dalam pertumbuhan pendapatan nyata, tekanan inflasi yang berkelanjutan, perubahan pada pola belanja konsumen, dan sebagainya yang berkenaan dengan perkonomian.
c. Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik menunjukkan kelangkaan bahan mentah tertentu yang dibutuhkan oleh perusahaan, peningkatan biaya energi, peningkatan angka pencemaran, dan peningkatan angka campur tangan pemerintah dalam pengelolaan dan penggunaan sumber-sumber daya alam
d. Lingkungan Teknologi
Lingkungan teknologi rnenunjukkan peningkatan kecepatan pertumbuhan teknologi, kesempatan pembaharuan yang tak terbatas, biaya penelitian dan pengembangan, yang tinggi, perhatian yang lebih besar tertuju kepada penyempurnaan bagian kecil produk daripada penemuan yang besar, dan semakin banyaknya peraturan yang berkenaan dengan perubahan teknologi.
e. Lingkungan sosial/budaya
Lingkungan ini menunjukkan keadaan suatu kelompok masyarakat mengenai aturan kehidupan, norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat, pandangan masyarakat dan lain sebagainya yang merumuskan hubungan antar sesama dengan masyarakat lainnya serta lingkungan sekitarnya.
BAB IV
STARATEGI BERSAING
A. STRATEGI UNTUK SETIAP POSISI BISNIS
Pada saat sekarang ini maupun saat kedepan, strategi pemasaran yang diterapkan oleh suatu perusahaan harus disesuaikan tidak hanya pada sasaran konsumen semata, tetapi juga pada para pesaing yang mengincar pasar sasaran konsumen yang sama. Perusahaan sebelum menetapkan dan menjalankan strateginya hendaklah terlebih dahulu malakukan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Treath) yaitu melihat dan menganalisa kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimilikinya sendiri dan juga yang dimiliki oleh para pesaingnya.
TABEL II
Strategi untuk Setiap Posisi Bisnis
POSISI
REAKTIF
PROAKTIF
LEADER
- Balas
- Persaingan harga
- Pengembangan pasar
- Penelitian dan pengembanga
CHALLENGER
- Follow the leader
- Me too
- Menantang
- Menyerang
- Pengembangan produk baru
FOLLOWER
- Status Quo
- Me too
- Cari pasar baru
- Cari segmen pasar baru
- Market niche
©2004 Digitized by USU digital library 10
Strategi bersaing bergantung pada besar dan posisi masing-masing perusahaan dalam pasar. Perusahaan besar mampu menerapkan strategi tertentu, yang jelas tidak bisa dilakukan oleh perusahaan kecil. Tetapi hanya dengan sekala besar saja tidaklah cukup, karena ada beberapa strategi bagi perusahaan besar yang mampu menjamin keberhasilannya, akan tatapi ada juga strategi yang dapat merugikan dirinya sendiri. Dan bukanlah merupakan sesuatu hal yang jarang terjadi bahwa perusahaan kecil dengan strateginya sendiri mampu rnenghasilkan tingkat keuntungan yang sama atau bahkan lebih baik daripada yang diperoleh perusahaan besar.
Sehubungan dengan besarnya usaha, maka dapat dibedakan menjadi empat kelompok usaha, yaitu:
1. Market Leader menguasai 40% pasar
2. Market Challanger menguasai 30% pasar
3. Market Follower menguasai 20% pasar
4. Market Nicher menguasai 10% pasar
1. Market Leader
Perusahaan seperti ini rnemegang bagian terbesar dalam pasar, biasanya perusahaan-perusahaan lain mengikuti tindakan-tindakan perusahaan dalam hal perubahan harga, pengenalan produk baru, pencakupan saluran distribusi, dan intensitas promosi. Perusahaan ini menjadi titik pusat orientasi para pesaing. Ia merupakan perusahaan yang ditantang, ditiru, atau dijauhi. Kehidupan pemimpin pasar sungguh tidaklah mudah, terkecuali bila perusahaan itu memang memiliki promosi resmi. Perusahaan tersebut senantiasa mempertinggi kewaspadaannya sebab para pesaingnya selalu mencari dan mencoba memanfaatkan kelemahannya, meski sekecil apapun. Perusahaan yang dominan selalu ingin tetap menjadi nomor satu, oleh sebab itu, perusahaan-perusahaan seperti ini bjasanya mengembangkan strategi:
a. Mengembangkan pasar keseluruhan, hal ini dapat dilakukan dengan cara:
- Mencari konsumen baru dengan cara strategi penerobosan pasar, strategi pasar baru, dan strategi perluasan geografis
- Mencari dan mengenalkan kegunaan baru suatu produk
- Meyakinkan masyarakal konsumen agar menggunakan produk lebih banyak pada setiap kesempatan.
b. Melindungi bagian-bagian pasar yang telah dikuasai. Sementara mencoba memperkuat pasar. Perusahaan yang dominan tetap harus melindungi usahanya secara terus menerus dari serangan saingan-saingannya. Untuk itu yang harus dikerjakan oleh perusahaan pemimpin dalam mempertahankan daerah kekuasaannya adalah inovasi (Pembaharuan ) yang terus menerus.
c. Meningkatkan bagian pasar. Selain mencari konsumen baru pada pasar yang baru, perusahaan juga dapat meningkatkan jumlah konsumen pada bagian pasar yang sudah dikuasai.
2. Market Challanger
Perusahaan yang mempunyai urutan kedua atau lebih rendah lagi didalam pasar bisa disebut "runner up" atau "Penyusul". Mereka dapat menyerang Market leader dan pesaing-pesaing lainnya dalam suatu usaha yang gencar merebut bagian pasar, perusahaan inilah yang disebut Market Challanger. Dan mereka yang bersikap asal rnenerima tidak menggoncangkan pasar, disebut juga Market Follower.
Beberapa strategi penyerangan yang bisa digunakan oleh market challanger :
a. Menetapkan sasaran straregi lawan.
Langkah awal yang harus dilakukan oleh penantang pasar adalah menetapkan sasaran strategis dan memilih lawan yang dihadapi, untuk itu perusahaan harus melakukan analisis persaingan yang sistematis. Sasaran
©2004 Digitized by USU digital library 11
strategis dari kebanyakan penantang pasar adalah: peningkatan bagian pasar dengan harapan akan menghasilkan profitabilitas yang lebih tinggi. Pada dasarnya, market challanger dapat memilih salah satu dari tiga jenis perusahaan yang dapat diserang yaitu: pimpinan pasar, perusahaan-perusahaan yang sama besarnya tetapi kurang berhasil serta kekurangan dana, dan perusahaan regional yang lebih kecil.
b. Memilih strategi penyerangan.
Secara umum ada lima strateg penyerangan yang dapat dipilih dan dilakukan market challanger :
�� Serangan Frontal. Serangan ini dilakukan dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang dimiliki tepat berhadapan dengan lawan. Serangan ini lebih bersifat menyerang kekuatan lawan ketimbang titik lemahnya. Dalam serangan frontal ini, penyerang menandingi produk, iklan, barga, dari lawannya, sehingga apabila lawan tidak kuat maka akan kalah. Biasanya yang memakai strategi ini adalah market challanger yang kuat.
�� Serangan melambung. Prinsip pokok dart serangan modern adalah Konsentrasi kekuatan untuk menyerang kelemahan .Market challanger berpura-pura akan menyerang bagian yang kuat sehingga lawan mengerahkan seluruh kekuatan ke bagian tersebut, tetapi serangan yang sesungguhnya akan diarahkan kebagian kelemahannya. Ada dua strategi yang dapat dilakukan oleh market challanger yaitu serangan geografis, yaitu serangan-serangan yang ditujukan pada daerah-daerah pemasaran dimana pesaing tidak menanganinya dengan baik. Dan kedua adalah serangan dengan menutup segmen pasar yang selama ini belum dipenuhi oleh market leader.
�� Serangan mengepung. Serangan ini merupakan usaha menembus daerah pemasaran lawan, yaitu dengan mengadakan penyerangan secara besar-besaran terhadap seluruh pasar lawan dan pada saat bersamaan perusahaan penantang memasarkan segala apa saja yang dipasarkan oleh pesaing, dan melebihi apa yang dimiliki oleh pesaing, sehingga tawaran perusahaan ini tidak mungkin ditolak oleh konsumen.
�� Serangan lintas. Strategi ini adalah strategi yang paling tidak langsung, serta menjauhkan diri dari gerakan yang mengarah kepemasaran pesaing. Ada tiga pendekatan, yaitu: diversifikasi ke produk-produk yang tidak berkaitan, diversifikasi kepasar geografis yang baru dan menciptakan produk yang lebih baik.
�� Serangan gerilya. Serangan ini dilakukan perusahaan-perusahaan yang kekurangan modal dengan menyerang pada berbagai wilayah lawan dengan serangan kecil yang tiba-tiba dan terputus-putus. Tujuannya adalah untuk mengganggu konsentrasi lawan. Serangan dapat dilakukan dengan tindakan memotong harga secara selektif, mengganggu persediaan, membajak eksekutif, kegiatan promosi intensif dan berbagai tindakan ilegal lainnya.
Selain ke lima strategi penyerangan secara umum tersebut, terdapat strategi yang lebih spesitik lagi bagi market challanger yaitu:
1. Strategi pemotongan harga
2. Strategi produk yang lebih murah
3. Strategi produk prestise
4. Strategi pengembang biakan produk
5. Strategi inovasi produk
6. Strategi penyempurnaan jasa pelayanan
7. Strategi inovasi distribusi
8. Strategi penekanan biaya
9. Strategi promosi yang intensif
©2004 Digitized by USU digital library 12
3. Market Follower
Perusahaan seperti ini lebih suka menawarkan hal-hal yang serupa, biasanya dengan meniru produk perusahaan yang memimpin. Setiap market follower selalu menonjolkan sifat khasnya kepada target pasar, misalnya lokasi, jasa pelayanan, atau keuangannya. Strategi umum yang biasa dilakukan oleh maeket follower yaitu:
�� Mengikuti dari dekat. Market follower berusaha menyamai perusahaan pemimpin pasar pada sebanyak mungkin segmen pasar dan wilayah bauran pemasaran.
�� Mengikuti dari jauh. Dalam strategi ini market follower membuat beberapa differensiasi, namun tetap mengikuti market leader dalam hal pembauran pasar.
�� Mengikuti secara selektif. Market follower mengikuti dengan dekat beberapa hal yang dilakukan market leader, namum pada hal-hal yang lain perusahaan berjalan dengan sendiri.
4. Market Nicher
Perusahaan seperti ini, menyandang berbagai nama seperti; penggarap relung pasar, spesialisasi pasar, perusahaan ambang pintu, atau perusahaan tumpuan. Market nicher menempati sebagian kecil dari seluruh pasar yang ada. Perusahaan jenis ini mencoba masuk kesatu atau lebih celah-celah pasar yang aman dan menguntungkan yang dilupakan atau terlewatkan oleh perusahaan besar. Umumnya market micher adalah perusahaan yang mempunyai spesialisasi tertentu dan keahlian yang khas didalam pasar, konsumen, produk atau lini-lini dalam bauran pemasaran.
BAB V
PENUTUP
Berdasarkan uraian diatas dapatlah kita mengambil kesimpulan bahwa sudah layaknyalah perusahaan memiliki Strategi Pemasarannya sendiri sebelum mereka menjalankan ataupun memasarkan produk/jasanya.
Strategi pemasaran yang dibuat hendaknya haruslah mempertimbangkan situasi dan keadaan perusahaan baik keadaan intern perusahaan itu sendiri atau lingkungan mikro perusahaan, maupun keadaan ekstern perusahaan atau yang dikenal dengan lingkungan makro perusahaan.
Perusahaan yang berjaya dan mampu mempertahankan serta meningkatkan lagi penjulannya ditengah-tengah pesaingnya adalah perusahaan yang telah berhasil menetapkan strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya dengan tepat.
Adapun penentuan strategi bersaing hendaknya dilakukan dengan mempertimbangkan kepada besar dan posisi masing-masing perusahaan dalam pasar. Karena perusahaan yang besar mungkin dapat menerapkan stretegi tertentu yang jelas tidak bisa dilakukan oleh perusahaan kecil. Demikian pula sebaliknya, bukanlah menjadi sesuatu hal yang jarang terjadi bahwa perusahaan kecil dengan strateginya sendiri mampu menghasilkan tingkat keuntungan yang sama atau bahkan lebih baik daripada perusahaan besar.
Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan semua hal diatas, maka dapat dipastikan perusahaan akan dapat menentukan dengan baik strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya, untuk tetap maju dan berkembang di tengah-tengah persaingannya.
©2004 Digitized by USU digital library 13
DAFTAR PUSTAKA
Basu Swastha D.H. MBA, Manajemen pemasaran Modern, Liberty, Yogyakarta, 1990
Gitosudanno, Indriyo, Manajemen Pemasaran, BPFE Yogyakarta, 1994
Jauch, lawrence R, Manajemen Strategis Dan Kebijakan Perusahaan, Erlangga, Jakarta, 1993
Mc. Donald, Malcom H.B. Rencana Pemasaran, Arcan, Jakarta, 1995
Phillip Kotler, Marketing Management, Prentice Hall, New Jersey, 2000
Naisbitt, John, Global Paradox, Avon Books, New York, 1995
Stanton, William, J, Prinsip Pemasaran, Erlangga, 1986
Sutojo Siswanto, Kerangka Dasar Manajemen Pemasaran, LPPM, 1981
Sofjian, Assauri, Manajemen Pemasaran Dasar, Konsep dan Strategi Rajawali, Jakarta,1992
O. Winardi, Manajemen Pemasaran, Sinar Baru, Bandung, 1981
©2004 Digitized by USU digital library 14
Label: STRATEGI PEMASARAN
Post a Comment
http://911medical.blogspot.com/2007/09/diabetes.html
PENDAHULUAN
A. ALASAN PEMILIHAN JUDUL
Sebagaimana kita ketahui bahwa produk ataupun jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tidak mungkin dapat mencari sendiri pembeli ataupun peminatnya. 0leh karena itu, produsen dalam kegiatan pemasaran produk atau jasanya harus membutuhkan konsumen mengenai produk atau jasa yang dihasilkannya. Salah satu cara yang digunakan produsen dalam bidang pemasaran untuk tujuan meningkatkan hasil produk yaitu melalui kegiatan promosi.
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa promosi adalah salah satu faktor yang diperlukan bagi keberhasilan dan strategi pemasaran yang diterapkan suatu perusahaan terutama pada saat ini ketika era informasi berkembang pesat, maka promosi merupakan salah satu senjata ampuh bagi perusahaan dalam mengembangkan dan mempertahankan usaha.
Suatu produk tidak akan dibeli bahkan dikenal apabila konsumen tidak mengetahui kegunaannya, keunggulannya, dimana produk dapat diperoJeh dan berapa harganya. Untuk itulah konsumen yang menjadi sasaran produk atau jasa perusahaan perlu diberikan informasi yang jelas. Maka peranan promosi berguna untuk:
�� Memperkenalkan produk atau jasa serta mutunya kepada masyarakat.
�� Memberitahukan kegunaan dari barang atau jasa tersebut kepada masyarakat serta
STRATEGI PEMASARAN DALAM PESAING BISNIS
cara penggunaanya.
�� Memperkenalkan barang atau jasa baru
Oleh karenanya adalah menjadi keharusan bagi perusahaan untuk melaksanakan promosi dengan strategi yang tepat agar dapat memenuhi sasaran yang efektif. Promosi yang dilakukan harus sesuai dengan keadaan perusahaan. Dimana harus diperhitungkan jumlah dana yang tersedia dengan besarnya manfaat yang diperoleh kegiatan promosi yang dijalankun perusahaan.
Sebagaimana diketahui bahwa keadaan dunia usaha bersifat dinamis, yang selalu mengalami perubahan yang terjadi setiap saat dan adanya keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu strategi pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting untuk keberhasilan perusahaan umumnya dan pada bidang pemasaran khususnya. Disamping itu strategi pemasaran yang diterapkan harus ditinjau dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan pasar dan lingkungan pasar tersebut. Dengan demikian strategi pemasaran harus dapat memberikan gambaran yang jelas dan terarah tentang apa yang dilakukan perusahaan dalam menggunakan setiap kesempatan atau paduan pada beberapa sasaran pasar.
Melihat pentingnya strategi pemasaran terhadap peningkatan volume penjualan perusahaan, maka penulis tertarik untuk lebih memperjelas lagi topik tersebut dalam penulisan karya ilmiah ini.
B. LUAS DAN TUJUAN PENULISAN
Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis berusaha untuk memudahkan pembahasan agar lebih terarah, maka penulis membatasi kepada masalah pemasaran, dalam hal ini hanya masalah strategi pemasaran dalam
©2004 Digitized by USU digital library 1
meningkatkan volume penjualan produk maupun jasa dalam suatu perusahaan. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dengan lebih pasti strategi pemasaran yang paling sesuai dengan keadaan perusahaan untuk dapat tumbuh dan berkembang dalam persaingan.
C. SISTEMATIKA PEMBAHSAN
Dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis membahas dalam lima bab, yaitu:
Bab satu, berisi pendahuluan yang yang membicarakan alasan pemilihan judul, luas dan tujuan penulisan serta sistematika pembahasan.
Bab dua, memuat tentang aspek penting dalam pemasaran, yaitu menjelaskan tentang rencana strategi pemasaran, pasar sasaran, dan bauran pemasaran.
Bab tiga, memuat tentang faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran. Dalam hal ini akan dibahas tentang rencana strategi perusahaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran perusahaan.
Bab empat, pada bab ini akan dibahas mengenai strategi untuk setiap posisi bisnis, seperti Market leader, Market challanger, Market follower, atau Market Nicher.
Bab lima, pada bab terakhir ini, penulis mencoba untuk membuat kesimpulan akhir atas apa yang telah diuraikan dan memberikan saran-saran yang mungkin dapat dipertimbangkan dalam penentuan strategi pemasaran.
BAB II
ASPEK PENTING DALAM PEMASARAN
A. PENGERTlAN PEMASARAN
Sebagaiman kita ketahui bahwa kegiatan pemasaran adalah berbeda dengan penjualan, transaksi ataupun perdagangan.
American Marketing Association 1960, mengartikan pemasaran sebagai berikut: Pemsaran adalah pelaksanaan dunia usaha yang mengaarahkan arus barang-barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen atau pihak pemakai. Defenisi ini hanya menekankan aspek distribusi ketimbang kegiatan pemasaran. Sedangkan fungsi-fungsi lain tidak diperlihatkan, sehingga kita tidak memperoleh gambaran yang jelas dan lengkap tentang pemasaran.
Sedangkan definisi lain, dikemukakan oleh Philip Kotler dalam bukunya Marketing Management Analysis, Planning, and Control, mengartikan pemasaran secara lebih luas, yaitu: Pemasaran adalah: Suatu proses sosial, dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan, dan mereka inginkan dengan menciptakan dan mempertahankan produk dan nilai dengan individu dan kelompok lainnya.
B. PASAR SASARAN
Selama ini terlihat gejala semakin banyak perusahaan memilih pasar sasaran yang akan dituju, keadaan ini dikarenakan mereka menyadari bahwa pada dasarnya mereka tidak dapat melayani seluruh pelanggan dalam pasar tersebut. Terlalu banyaknya pelanggan, sangat berpencar dan tersebar serta bervariatif dalam tuntutan kebutuhan dan keinginannya. Jadi arti dari pasar sasaran adalah: Sebuah pasar terdiri dari pelanggan potensial dengan kebutuhan alau keinginan tertentu yang mungkin maupun mampu untuk ambil bagian dalam jual beli, guna memuaskan kebutuhan atau keinginan tersebut.
Karena konsumen yang terlalu heterogen itulah maka perusahaan perlu mengkelompokkan pasar menjadi segmen-segmen pasar, lalu memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu sebagai sasaran. Dengan adanya hal ini, maka perusahaan terbantu untuk mengidentifikasi peluang pasar dengan lebih baik, dengan demikian perusahaan dapat mengembangkan produk yang tepat, dapat menentuan saluran distribusi dan periklanan yang sesuai dan efisien serta
©2004 Digitized by USU digital library 2
mampu menyesuaikan harga bagi barang atau jasa yang ditawarkan bagi setiap target pasar.
Pasar sasaran (Target Market) adalah: Sekelompok konsumen atau pelanggan yang secara khusus menjadi sasaran usaha pemasaran bagi sebuah perusahaan.
Dalam menerapkan pasar sasaran, terdapat tiga langkah pokok yang harus diperhatikan, yaitu:
1. Segmentasi Pasar
2. Penetapan Pasar Sasaran
3. Penempatan Produk
TABEL I
Langkah langkah Segmentasi Pasar, Penetapan Pasar Sasaran,
Penempatan Pasar
Segmentasi Pasar
Menetapkan Pasar Sasaran
Penempatan Produk
1.Identifikasi dasar-dasar segmentasi pasar
2. Mengembangkan profit setiap segmen
1. Mengembangkan metode penilaian atas daya tarik segmen
2. Memilih segmen yang akan dimasuki
1. Merumuskan penempatan produk pada masing-masing segmen yang dipilih sebagai sasaran
2. Mengembangkan bauran pemasaran bagi setiap segmen yang dipilih sebagai sasaran
1. Segmentasi Pasar
Segmentasi Pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Berdasarkan definisi diatas diketahui bahwa pasar suatu produk tidaklah homogen, akan tetapi pada kenyataannya adalah heterogen. Pada dasarnya segmentasi pasar adalah suatu strategi yang didasarkan pada falsafah manajemen pemasaran yang orientasinya adalah konsumen. Dengan melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen.
Ada empat ktiteria yang harus dipenuhi segmen pasar agar proses segmentasi pasar dapat dijalankan dengan efektif dan bermanfaat bagi perusahaan, yaitu:
�� Terukur (Measurable), artinya segmen pasar tesebut dapat diukur, baik besarnya, maupun luasnya serta daya beli segmen pasar tersebut.
�� Terjangkau (Accessible), artinya segmen pasar tersebut dapat dicapai sehingga dapat dilayani secara efektif.
�� Cukup luas (Substantial), sehingga dapat menguntungkan bila dilayani.
�� Dapat dilaksanakan (Actjonable), sehingga semua program yang telah disusun untuk menarik dan melayani segmen pasar itu dapat efektif.
Kebijakan segmentasi pasar haruslah dilakukan dengan menggunakan ktiteria tertentu. Tentunya segmentasi ini berbeda antara barang industri dengan barang konsumsi. Namun dengan demikian secara umum setiap perubahan akan mensegmentasikan pasarnya atas dasar:
a. Segmentasi atas dasar Geografis, Segmentasi pasar ini dilakukan dengan cara membagi pasar kedalam unit-unit geografis seperti negara, propinsi, kabupaten. kota, desa, dan lain sebagainya. Dalam hal ini perusahaan ©2004 Digitized by USU digital library 3
akan beroperasi disemua segmen, akan tetapi, harus memperhatikan perbedaan kebutuhan dan selera yang ada dimasing-masing daerah.
b. Segmentasi atas dasar Demografis, Segmentasi pasar ini dapat dilakukan dengan cara memisahkan pasar kedalam kelompok-kelompok yang didasarkan pada variabel-variabel demografis, seperti umur, jenis kelamin, besarnya keluarga, pendapatan, agama, pendidikan, pekerjaan, dan lain-lain.
c. Segmentasi atas dasar psychografis, Segmentasi pasar ini dilakukan dengan cara membagi-bagi konsumen kedalam kelompok-kelompok yang berlainan menurut kelas sosial, gaya hidup, berbagai ciri kepribadian, motif pembelian, dan lain-lain.
2. Penetapan Pasar Sasaran ( Target market)
Adalah merupakan kegiatan yang berisi dan menilai serta memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki oleh suatu perusahaan. Apabila perusahaan ingin menentukan segmen pasar mana yang akan dimasukinya, maka langkah yang pertama adalah menghitung dan menilai porensi profit dari berbagai segmen yang ada tadi. Maka dalam hal ini pemasar harus mengerti betul tentang teknik-teknik dalam mengukur potensi pasar dan meramalkan permintaan pada masa yang akan datang. Teknik-teknik yang dipergunakan ini sangat bermanfaat dalam memilih pasar sasaran, sehingga pemasar dapat menghindarkan kesalahan-kesalahan yang bakal terjadi, atau paling tidak menguranginya sekecil mungkin dalam prakteknya. Maka untuk tujuan tersebut perusahaan harus membagi-bagi pasar menjadi segmen-segmen pasar utama, setiap segmen pasar kemudian dievaluasi, dipilih dan diterapkan segmen tertentu sebagai sasaran. Dalam kenyataannya perusahaan dapat mengikuti salah satu diantara lima strategi peliputan pasar, yaiitu:
1. Konsentrasi pasar tunggal, ialah sebuah perusahaan dapat memusatkan kegiatannya dalam satu bagian daripada pasar. Biasanya perusahaan yang lebih kecil melakukan pilihan ini.
2. Spesialisasi produk, sebuah perusahaan memutuskan untuk memproduksi satu jenis produk. Misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk memproduksi hanya mesin tik listrik bagi sekelompok pelanggan.
3. Spesialisasi pasar, misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk membuat segala macam mesin tik, tetapi diarahkan untuk kelompok pelanggan yang kecil.
4. Spesialisasi selektif, sebuah perusahaan bergerak dalam berbagai kegiatan usaha yang tidak ada hubungan dengan yang lainnya, kecuali bahwa setiap kegiatan usaha itu mengandung peluang yang menarik.
5. Peliputan keseluruhan, yang lazim dilaksanakan oleh industri yang lebih besar untuk mengungguli pasar. Mereka menyediakan sebuah produk untuk setiap orang, sesuai dengan daya beli masing-masing.
3. Penempatan produk ( Product Positioning)
Penempatan produk mencakup kegiatan merumuskan penempatan produk dalam persaingan dan menetapkan bauran pemasaran yang terperinci. Pada hakekatnya Penempatan produk adalah: Tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar tercipta kesan tertentu diingatan konsumen.
Bagi setiap segmen yang dimasuki perusahaan, perlu dikembangkan suatu strategi penempatan produk. Saat ini setiap produk yang beredar dipasar menduduki posisi tertentu dalam segmen pasamya. Apa yang sesungguhnya penting disini adalah persepsi atau tanggapan konsumen mengenai posisi yang dipegang oleh setiap produk dipasar.
©2004 Digitized by USU digital library 4
C. BAURAN PEMASARAN
Salah satu unsur dalam strategi pemasaran terpadu adalah Bauran Pemasaran, yang merupakan strategi yang dijalankan perusahaan, yang berkaitan dengan penentuan, bagaimana perusahaan menyajikan penawaran produk pada satu segmen pasar tertentu, yang merupakan sasaran pasarannya. Marketing mix merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel mana dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen dalam pasar sasarannya. Variabel atau kegiatan tersebut perlu dikombinasikan dan dikoordinasikan oleh perusahaan seefektif mungkin, dalam melakukan kegiatan pemasarannya. Dengan demikian perusahaan tidak hanya sekedar memiliki kombinasi kegiatan yang terbaik saja, akan tetapi dapat mengkoordinasikan berbagai variabel marketing mix tersebut, untuk melaksanakan program pemasaran secara efektif. Menurut William J.Stanton pengertian marketing mix sccara umum adalah sebagai berikut: marketing mix adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan kombinasi empat besar pembentuk inti sistem pemasaran sebuah organisasi. Keempat unsur tersebut adlah penawaran produk/jasa, struktur harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi.
Keempat unsur atau variabel bauran pemasaran (Marketing mix) tersebut atau yang disebut four p's adalah sebagai berikut:
1. Strategi Produk
2. Strategi Harga
3. Strategi Penyaluran / Distribusi
4. Strategi Promosi
Marketing mix yang dijalankan harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi perusahaan. Disamping itu marketing mix merupakan perpaduan dari faktor-faktor yang dapat dikendalikan perusahaan untuk mempermudah buying decision, maka variabel-variabel marketing mix diatas tadi dapat dijelaskan sedikit lebih mendalam sebagai berikut:
1. Produk (Jasa)
Kebijaksanaan mengenai produk atau jasa meliputi jumlah barang/jasa yang akan ditawarkan perusahaan, pelayanan khusus yang ditawarkan perusahaan guna mendukung penjualan barang dan jasa, dan bentuk barang ataupun jasa yang ditawarkan. Produk merupakan elemen yang paling penting. sebab dengan inilah perusahaan berusaha untuk memenuhi "kebutuhan dan keinginan" dari konsumen. namun keputusan itu tidak berdiri sebab produk/jasa sangat erat hubungannya dengan target market yang dipilih. Sedangkan sifat dari produk/jasa tersebut adalah sebagai berikut:
1. Tidak berwujud
Jasa mempunyai sifat tidak berwujud, karena tidak bisa dilihat, dirasa, diraba, didengar atau dicium, sebelum ada transaksi pembelian.
2. Tidak dapat dipisahkan
Suatu produk jasa tidak dapat dipisahkan dari sumbernya, apakah sumber itu merupakan orang atau benda. Misalnya jasa yang diberikan oleh sebuah hotel tidak akan bisa terlepas dari bangunan hotel tersebut.
3. Berubah-ubah
Bidang jasa sesungguhnya sangat mudah berubah-ubah, sebab jasa ini sangat tergantung kepada siapa yang menyajikan, kapan disajikan dan dimana disajikan. Misalnya jasa yang diberikan oleh sebuah hotel berbintang satu akan berbeda dengan jasa yang diberiakan oleh hotel berbintan tiga.
©2004 Digitized by USU digital library 5
4. Daya tahan
Jasa tidak dapat disimpan. Seorang pelanggan yang telah memesan sebuah kamar hotel akan dikenakan biaya sewa, walaupun pelanggan tersebut tidak menempati karnar yang ia sewa.
2. Harga ( Price)
Setiap perusahaan selalu mengejar keuntungan guna kesinambungan produksi. Keuntungan yang diperoleh ditentukan pada penetapan harga yang ditawarkan. Harga suatu produk atau jasa ditentukan pula dari besarnya pengorbanan yang dilakukan untuk menghasilkan jasa tersebut dan laba atau keuntungan yang diharapkan. Oleh karena itu, penetuan harga produk dari suatu perusahaan merupakan masalah yang cukup penting, karena dapat mempengaruhi hidup matinya serta laba dari perusahaan.
Kebijaksanaan harga erat kaitannya dengan keputusan tentang jasa yang dipasarkan. Hal ini disebabkan harga merupakan penawaran suatu produk atau jasa. Dalam penetapan harga, biasanya didasarkan pada suatu kombinasi barang/jasa ditambah dengan beberapa jasa lain serta keuntungan yang memuaskan. Berdasarkan harga yang ditetapkan ini konsumen akan mengambil keputusan apakah dia membeli barang tersebut atau tidak. Juga konsumen menetapkan berapa jumlah barang/jasa yang harus dibeli berdasarkan harga tersebut. Tentunya keputusan dari konsumen ini tidak hanya berdasarkan pada harga semata, tetapi banyak juga faktor lain yang menjadi pertimbangan, misalilya kualitas dari barang atau jasa, kepercayaan terhadap perusahaan dan sebagainya.
Hendaknya setiap perusahaan dapat menetapkan harga yang peling tepat, dalam arti yang dapat memberikan keuntungan yang paling baik, baik untuk jangka pendek maupun unluk jangka panjang.
3. Saluran Distribusi ( Place )
Setelah perusahaan berhasil menciptakan barang atau jasa yang dibutuhkan dan menetapkan harga yang layak, tahap berikutnya menentukan metode penyampaian produk/jasa ke pasar melalui rute-rute yang efektif hingga tiba pada tempat yang tepat, dengan harapan produk/jasa tersebut berada ditengah-tengah kebutuhan dan keinginan konsumen yang haus akan produk/jasa tersebut.
Yang tidak boleh diabaikan dalam langkah kegiatan memperlancar arus barang/jasa adalah memilih saluran distribusi (Channel Of Distribution). Masalah pemilihan saluran distribusi adalah masalah yang berpengaruh bagi marketing, karena kesalahan dalam memilih dapat menghambat bahkan memacetkan usaha penyaluran produk/jasa dari produsen ke konsumen.
Distributor-distributor atau penyalur ini bekerja aktif untuk mengusahakan
perpindahan bukan hanya secara fisik tapi dalam arti agar jasa-jasa tersebut dapat diterima oleh konsumen. Dalam memilih saluran distribusi ini ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu sebagai berikut:
a. Sifat pasar dan lokasi pembeli
b. Lembaga-lembaga pemasaran terutama pedagang-pedagang perantara
c. Pengendalian persediaan, yaitu menetapkan tingkat persediaan yang ekonomis.
d. Jaringan pengangkutan.
Saluran distribusi jasa biasanya menggunakan agen travel untuk menyalurkan jasanya kepada konsumen. Jadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan dalam kebijaksanaan saluran distribusi itu sendiri dengan memperhitungkan adanya perubahan pada masyarakat serta pola distribusi perlu mengikuti dinamika para konsumen tadi.
©2004 Digitized by USU digital library 6
4. Promosi ( Promotion)
Aspek ini berhubungan dengan berbagai usaha untuk memberikan informasi pada pasar tentang produk/jasa yang dijual, tempat dan saatnya. Ada beberapa cara menyebarkan informasi ini, antara lain periklanan (advertising), penjualan pribadi (Personal Selling), Promosi penjualan (Sales Promotion) dan Publisitas (Publicity)
�� Periklanan (Advertising): Merupakan alat utama bagi pengusaha untuk mempengaruhi konsumennya. Periklanan ini dapat dilakukan oleh pengusaha lewat surat kabar, radio, majalah, bioskop, televisi, ataupun dalam bentuk poster-poster yang dipasang dipinggir jalan atau tempat-tempat yang strategis.
�� Penjualan Pribadi (Personal selling): Merupakan kegiatan perusahaan untuk melakukan kontak langsung dengan calon konsumennya. Dengan kontak langsung ini diharapkan akan terjadi hubungan atau interaksi yang positif antara pengusaha dengan calon konsumennya itu. Yang termasuk dalam personal selling adalah: door to door selling, mail order, telephone selling, dan direct selling.
�� Promosi Penjualan (Sales Promotion): Merupakan kegiatan perusahaan untuk menjajakan produk yang dipasarkarlnya sedemikian rupa sehingga konsumen akan mudah untuk melihatnya dan bahkan dengan cara penempatan dan pengaturan tertentu, maka produk tersebut akan menarik perhatian konsumen.
�� Publsitas (Pubilicity): Meripakan cara yang biasa digunakan juga oleh perusahaan untuk membentuk pengaruh secara tidak langsung kepada konsumen, agar mereka menjadi tahu, dan menyenangi produk yang dipasarkannya, hal ini berbeda dengan promosi, dimana didalam melakukan publisitas perusahaan tidak melakukan hal yang bersifat komersial. Publisitas merupakan suatu alat promosi yang mampu membentuk opini masyarakat secara tepat, sehingga sering disebut sebagai usaha untuk "mensosialisasikan" atau "memasyarakatkan ".
Dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah tercapainya keseimbangan yang efektif, dengan mengkombinasikan komponen-komponen tersebut kedalam suatu strategi promosi yang terpadu untuk berkomunikasi dengan para pembeli dan para pembuat keputusan pembelian.
BAB III
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
STRATEGI PEMASARAN
A. RENCANA STRATEGI PERUSAHAAN
Satu diantara berbagai tujuan perusahaan adalah untuk memperoleh laba yang optimal dari kegiatannya sehari-hari, khususnya kegiatan pemasaran. Untuk menjalankan kegiatan pemasaran tersebut dengan baik, dan sesuai dengan sasaran yang diharapkan, perusahaan harus menerapkan suatu strategi yang tepat sesuai dengan lingkungan pemasaran perusahaannya.
Lingkungan pemasaran suatu perusahaan terdiri dari para pelaku dan kekuatan-kekuatan yang berasal dari luar fungsi manajemen pemasaran perusahaan yang mempengaruhi kemampuan rnanajemen pemasaran untuk mengembangkan dan mempertahankan transaksi yang sukses dengan para pelanggan sasarannya.
Keberhasilan strategi pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan tergantung pada analisa dan pengamatan yang cermat oleh perusahaan terhadap faktor-faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran perusahaan.
Strategi pemasaran adalah logika pemasaran, dan berdasarkan itu, unit bisnis diharapkan untuk mencapai sasaran-sasaran pemasarannya. Strategi pemasaran perusahaan terdiri dari pengambilan keputusan tentang biaya
©2004 Digitized by USU digital library 7
pemasaran dari perusahaan, bauran pemasaran, dan alokasi pemasaran dalam hubungannya dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dalam kondisi persaingan.
Strategi pemasaran menyeluruh perusahaan tercermin dalam rencana strategi pemasaran perusahaan (Corporate Marketing Plan) yang disusun. Rencana strategi pemasaran perusahaan adalah suatu rencana pemasaran jangka panjang yang bersifat menyeluruh dan strategis, yang merumuskan berbagai strategi dan program pokok dibidang pemasaran perusahaan pada suatu jangka waktu tertentu dalam jangka panjang dimasa depan.
Ciri penting rencana strategis pemasaran perusahaan ini adalah sebagai berikut:
a. Titik-tolak penyusunannya melihat perusahaan secara keseluruhan
b. Diusahakan dampak kegiatan yang direncanakan bersifat menyeluruh
c. Dalam penyusunannya diusahakan untuk memahami kekuatan yang mempengaruhi perkembangan perusahaan
d. Jadual waktu/timing yang ditentukan adalah yang sesuai dan mempertimbangkan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan, dan
e. Penyusunan rencana dilakukan secara realistis dan relevan dengan lingkungan yang dihadapi.
B. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi strategi pemasaran pada suatu perusahaan adalah :
1. Lingkungan mikro perusahaan
Lingkungan mikro perusahaan terdiri dari para pelaku dalam lingkungan yang langsung berkaitan dengan perusahaan yang mempengaruhi kemampuannya untuk melayani pasar, yaitu:
a. Perusahaan
Yaitu struktur organisasi perusahaan itu sendiri. Strategi pemasaran yang diterapkan oleh bagian manajemen pemasaran harus memperhitungkan kelompok lain di perusahaan dalam merumuskan rencana pemasarannya, seperti manajemen puncak, keuangan perusahaan, penelitian dan pengembangan, pembelian, produksi, dan akuntansi serta sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan, karena manajer pemasaran juga harus bekerja sama dengan para staff di bidang lainnya.
b. Pemasok (Supplier)
Para pemasok adalah perusahaan-perusahaan dan individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dan para pesaing untuk memproduksi barang dan jasa tertentu. Kadang kala perusahaan juga harus memperoleh tenaga kerja, peralatan, bahan bakar, listrik dan faktor-faktor lain dari pemasok. Perkembangan dalam lingkungan pemasok dapat memberi pengaruh yang arnat berarti terhadap pelaksanaan pemasaran suatu perusahaan. Manajer pemasaran perlu mengamati kecenderungan harga dari masukan-masukan terpenting bagi kegiatan produksi perusahaan mereka. Kekurangan sumber-sumber bahan mentah, pemogokan tenaga kerja, dan berbagai kcjadian lainnya yang berhubungan dengan pemasok dapat mengganggu strategi pemasaran yang dilakukan dan dijalankan perusahaan.
c. Para Perantara Pemasaran
©2004 Digitized by USU digital library 8
Para perantara pemasaran adalah perusahaan-perusahaan yang membantu perusahaan dalam promosi, penjualan dan distribusi barang/jasa kepada para konsumen akhir. Para perantara pemasaran ini meliputi :
�� Perantara, adalah perusahaan atau individu yang membantu perusahaan untuk menemukan konsumen. Mereka terbagi dua macam, yaitu agen perantara seperti agen, pialang dan perwakilan produsen yang mencari dan menemukan para pelanggan dan/atau mengadakan perjanjian dengan pihak lain, tetapi tidak memiliki barang atau jasa itu sendiri.
�� Perusahaan Distribusi Fisik, perusahaan seperti ini membantu perusahaan dalam penyimpanan dan pemindahan produk dari tempat asalnya ketempat-tempat yang dituju.
�� Para Agen Jasa Pemasaran, seperti perusahaan atau lembaga penelitian pemasaran, agen periklanan, perusahaan media, dan perusahaan konsultan pemasaran,kesemuanya membantu perusahaan dalam rangka mengarahkan dan mempromosikan produknya ke pasar yang tepat.
�� Perantara Keuangan, seperti bank, perusahaan kredit, perusahaan asuransi, dan perusahaan lain yang membantu dalam segi keuangan.
d. Para Pelanggan
Yaitu pasar sasaran suatu perusahaan yang menjadi konsumen atas barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan apakah individu-individu, Iembaga-lembaga, organisasi-organisasi, dan sebagainya.
e. Para Pesaing
Dalam usahanya melayani kelompok pasar pelanggan, perusahaan tidaklah sendiri. Usaha suatu perusahaan untuk membangun sebuah sistem pemasaran yang efisien guna melayani pasar gelati disaingi oleh perusahaan lain. Sistem pemasaran dan strategi yang diterapkan perusahaan dikelilingi dan dipengaruhi oleh sekelompok pesaing. Para pesaing ini perlu diidentifikasi dan dimonitor segala gerakan dan tindakannya didalam pasar.
f. Masyarakat Umum
Sebuah perusahaan juga harus memperhatikan sejumlah besar lapisan masyarakat yang tentu saja besar atau kecil menaruh perhatian terhadap kegiatan-kegiatan perusahaan, apakah mereka menerima atau menolak metode-metode dari perusahaan dalam menjalankan usahanya, karena kegiatan perusahaan pasti mempengaruhi minat kelompok lain, kelompok-kelompok inilah yang menjadi masyarakai umum. Masyarakat umum dapat memperlancar atau sebaliknya dapat sebagai penghambat kemampuan perusahaan untuk mencapai sasarannya.
2. Lingkungan Makro
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan-kekuatan yang bersifat kemasyarakatan yang lebih besar dan mempengaruhi semua pelaku dalam lingkungan mikro dalam perusahaan, yaitu:
a. Lingkungan Demografis/Kependudukan
Lingkungan demografis/kependudukan menunjukkan keadaan dan permasalahan mengenai penduduk, seperti distribusi penduduk secara geografis, tingkat kepadatannya, kecenderungan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, distribusi usia, kelahiran, perkawinan, ras, suku bangsa dan struktur keagamaan. Ternyata hal diatas dapat mempengaruhi strategi pemasaran suatu perusahaan dalam memasarkan produknya karena publiklah yang membentuk suatu pasar
©2004 Digitized by USU digital library 9
b. Lingkungan Ekonomi.
Lingkungan ekonomi menunjukkan sistem ekonomi yang diterapkan, kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan ekonomi, penurunan dalam pertumbuhan pendapatan nyata, tekanan inflasi yang berkelanjutan, perubahan pada pola belanja konsumen, dan sebagainya yang berkenaan dengan perkonomian.
c. Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik menunjukkan kelangkaan bahan mentah tertentu yang dibutuhkan oleh perusahaan, peningkatan biaya energi, peningkatan angka pencemaran, dan peningkatan angka campur tangan pemerintah dalam pengelolaan dan penggunaan sumber-sumber daya alam
d. Lingkungan Teknologi
Lingkungan teknologi rnenunjukkan peningkatan kecepatan pertumbuhan teknologi, kesempatan pembaharuan yang tak terbatas, biaya penelitian dan pengembangan, yang tinggi, perhatian yang lebih besar tertuju kepada penyempurnaan bagian kecil produk daripada penemuan yang besar, dan semakin banyaknya peraturan yang berkenaan dengan perubahan teknologi.
e. Lingkungan sosial/budaya
Lingkungan ini menunjukkan keadaan suatu kelompok masyarakat mengenai aturan kehidupan, norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat, pandangan masyarakat dan lain sebagainya yang merumuskan hubungan antar sesama dengan masyarakat lainnya serta lingkungan sekitarnya.
BAB IV
STARATEGI BERSAING
A. STRATEGI UNTUK SETIAP POSISI BISNIS
Pada saat sekarang ini maupun saat kedepan, strategi pemasaran yang diterapkan oleh suatu perusahaan harus disesuaikan tidak hanya pada sasaran konsumen semata, tetapi juga pada para pesaing yang mengincar pasar sasaran konsumen yang sama. Perusahaan sebelum menetapkan dan menjalankan strateginya hendaklah terlebih dahulu malakukan analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Treath) yaitu melihat dan menganalisa kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dimilikinya sendiri dan juga yang dimiliki oleh para pesaingnya.
TABEL II
Strategi untuk Setiap Posisi Bisnis
POSISI
REAKTIF
PROAKTIF
LEADER
- Balas
- Persaingan harga
- Pengembangan pasar
- Penelitian dan pengembanga
CHALLENGER
- Follow the leader
- Me too
- Menantang
- Menyerang
- Pengembangan produk baru
FOLLOWER
- Status Quo
- Me too
- Cari pasar baru
- Cari segmen pasar baru
- Market niche
©2004 Digitized by USU digital library 10
Strategi bersaing bergantung pada besar dan posisi masing-masing perusahaan dalam pasar. Perusahaan besar mampu menerapkan strategi tertentu, yang jelas tidak bisa dilakukan oleh perusahaan kecil. Tetapi hanya dengan sekala besar saja tidaklah cukup, karena ada beberapa strategi bagi perusahaan besar yang mampu menjamin keberhasilannya, akan tatapi ada juga strategi yang dapat merugikan dirinya sendiri. Dan bukanlah merupakan sesuatu hal yang jarang terjadi bahwa perusahaan kecil dengan strateginya sendiri mampu rnenghasilkan tingkat keuntungan yang sama atau bahkan lebih baik daripada yang diperoleh perusahaan besar.
Sehubungan dengan besarnya usaha, maka dapat dibedakan menjadi empat kelompok usaha, yaitu:
1. Market Leader menguasai 40% pasar
2. Market Challanger menguasai 30% pasar
3. Market Follower menguasai 20% pasar
4. Market Nicher menguasai 10% pasar
1. Market Leader
Perusahaan seperti ini rnemegang bagian terbesar dalam pasar, biasanya perusahaan-perusahaan lain mengikuti tindakan-tindakan perusahaan dalam hal perubahan harga, pengenalan produk baru, pencakupan saluran distribusi, dan intensitas promosi. Perusahaan ini menjadi titik pusat orientasi para pesaing. Ia merupakan perusahaan yang ditantang, ditiru, atau dijauhi. Kehidupan pemimpin pasar sungguh tidaklah mudah, terkecuali bila perusahaan itu memang memiliki promosi resmi. Perusahaan tersebut senantiasa mempertinggi kewaspadaannya sebab para pesaingnya selalu mencari dan mencoba memanfaatkan kelemahannya, meski sekecil apapun. Perusahaan yang dominan selalu ingin tetap menjadi nomor satu, oleh sebab itu, perusahaan-perusahaan seperti ini bjasanya mengembangkan strategi:
a. Mengembangkan pasar keseluruhan, hal ini dapat dilakukan dengan cara:
- Mencari konsumen baru dengan cara strategi penerobosan pasar, strategi pasar baru, dan strategi perluasan geografis
- Mencari dan mengenalkan kegunaan baru suatu produk
- Meyakinkan masyarakal konsumen agar menggunakan produk lebih banyak pada setiap kesempatan.
b. Melindungi bagian-bagian pasar yang telah dikuasai. Sementara mencoba memperkuat pasar. Perusahaan yang dominan tetap harus melindungi usahanya secara terus menerus dari serangan saingan-saingannya. Untuk itu yang harus dikerjakan oleh perusahaan pemimpin dalam mempertahankan daerah kekuasaannya adalah inovasi (Pembaharuan ) yang terus menerus.
c. Meningkatkan bagian pasar. Selain mencari konsumen baru pada pasar yang baru, perusahaan juga dapat meningkatkan jumlah konsumen pada bagian pasar yang sudah dikuasai.
2. Market Challanger
Perusahaan yang mempunyai urutan kedua atau lebih rendah lagi didalam pasar bisa disebut "runner up" atau "Penyusul". Mereka dapat menyerang Market leader dan pesaing-pesaing lainnya dalam suatu usaha yang gencar merebut bagian pasar, perusahaan inilah yang disebut Market Challanger. Dan mereka yang bersikap asal rnenerima tidak menggoncangkan pasar, disebut juga Market Follower.
Beberapa strategi penyerangan yang bisa digunakan oleh market challanger :
a. Menetapkan sasaran straregi lawan.
Langkah awal yang harus dilakukan oleh penantang pasar adalah menetapkan sasaran strategis dan memilih lawan yang dihadapi, untuk itu perusahaan harus melakukan analisis persaingan yang sistematis. Sasaran
©2004 Digitized by USU digital library 11
strategis dari kebanyakan penantang pasar adalah: peningkatan bagian pasar dengan harapan akan menghasilkan profitabilitas yang lebih tinggi. Pada dasarnya, market challanger dapat memilih salah satu dari tiga jenis perusahaan yang dapat diserang yaitu: pimpinan pasar, perusahaan-perusahaan yang sama besarnya tetapi kurang berhasil serta kekurangan dana, dan perusahaan regional yang lebih kecil.
b. Memilih strategi penyerangan.
Secara umum ada lima strateg penyerangan yang dapat dipilih dan dilakukan market challanger :
�� Serangan Frontal. Serangan ini dilakukan dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang dimiliki tepat berhadapan dengan lawan. Serangan ini lebih bersifat menyerang kekuatan lawan ketimbang titik lemahnya. Dalam serangan frontal ini, penyerang menandingi produk, iklan, barga, dari lawannya, sehingga apabila lawan tidak kuat maka akan kalah. Biasanya yang memakai strategi ini adalah market challanger yang kuat.
�� Serangan melambung. Prinsip pokok dart serangan modern adalah Konsentrasi kekuatan untuk menyerang kelemahan .Market challanger berpura-pura akan menyerang bagian yang kuat sehingga lawan mengerahkan seluruh kekuatan ke bagian tersebut, tetapi serangan yang sesungguhnya akan diarahkan kebagian kelemahannya. Ada dua strategi yang dapat dilakukan oleh market challanger yaitu serangan geografis, yaitu serangan-serangan yang ditujukan pada daerah-daerah pemasaran dimana pesaing tidak menanganinya dengan baik. Dan kedua adalah serangan dengan menutup segmen pasar yang selama ini belum dipenuhi oleh market leader.
�� Serangan mengepung. Serangan ini merupakan usaha menembus daerah pemasaran lawan, yaitu dengan mengadakan penyerangan secara besar-besaran terhadap seluruh pasar lawan dan pada saat bersamaan perusahaan penantang memasarkan segala apa saja yang dipasarkan oleh pesaing, dan melebihi apa yang dimiliki oleh pesaing, sehingga tawaran perusahaan ini tidak mungkin ditolak oleh konsumen.
�� Serangan lintas. Strategi ini adalah strategi yang paling tidak langsung, serta menjauhkan diri dari gerakan yang mengarah kepemasaran pesaing. Ada tiga pendekatan, yaitu: diversifikasi ke produk-produk yang tidak berkaitan, diversifikasi kepasar geografis yang baru dan menciptakan produk yang lebih baik.
�� Serangan gerilya. Serangan ini dilakukan perusahaan-perusahaan yang kekurangan modal dengan menyerang pada berbagai wilayah lawan dengan serangan kecil yang tiba-tiba dan terputus-putus. Tujuannya adalah untuk mengganggu konsentrasi lawan. Serangan dapat dilakukan dengan tindakan memotong harga secara selektif, mengganggu persediaan, membajak eksekutif, kegiatan promosi intensif dan berbagai tindakan ilegal lainnya.
Selain ke lima strategi penyerangan secara umum tersebut, terdapat strategi yang lebih spesitik lagi bagi market challanger yaitu:
1. Strategi pemotongan harga
2. Strategi produk yang lebih murah
3. Strategi produk prestise
4. Strategi pengembang biakan produk
5. Strategi inovasi produk
6. Strategi penyempurnaan jasa pelayanan
7. Strategi inovasi distribusi
8. Strategi penekanan biaya
9. Strategi promosi yang intensif
©2004 Digitized by USU digital library 12
3. Market Follower
Perusahaan seperti ini lebih suka menawarkan hal-hal yang serupa, biasanya dengan meniru produk perusahaan yang memimpin. Setiap market follower selalu menonjolkan sifat khasnya kepada target pasar, misalnya lokasi, jasa pelayanan, atau keuangannya. Strategi umum yang biasa dilakukan oleh maeket follower yaitu:
�� Mengikuti dari dekat. Market follower berusaha menyamai perusahaan pemimpin pasar pada sebanyak mungkin segmen pasar dan wilayah bauran pemasaran.
�� Mengikuti dari jauh. Dalam strategi ini market follower membuat beberapa differensiasi, namun tetap mengikuti market leader dalam hal pembauran pasar.
�� Mengikuti secara selektif. Market follower mengikuti dengan dekat beberapa hal yang dilakukan market leader, namum pada hal-hal yang lain perusahaan berjalan dengan sendiri.
4. Market Nicher
Perusahaan seperti ini, menyandang berbagai nama seperti; penggarap relung pasar, spesialisasi pasar, perusahaan ambang pintu, atau perusahaan tumpuan. Market nicher menempati sebagian kecil dari seluruh pasar yang ada. Perusahaan jenis ini mencoba masuk kesatu atau lebih celah-celah pasar yang aman dan menguntungkan yang dilupakan atau terlewatkan oleh perusahaan besar. Umumnya market micher adalah perusahaan yang mempunyai spesialisasi tertentu dan keahlian yang khas didalam pasar, konsumen, produk atau lini-lini dalam bauran pemasaran.
BAB V
PENUTUP
Berdasarkan uraian diatas dapatlah kita mengambil kesimpulan bahwa sudah layaknyalah perusahaan memiliki Strategi Pemasarannya sendiri sebelum mereka menjalankan ataupun memasarkan produk/jasanya.
Strategi pemasaran yang dibuat hendaknya haruslah mempertimbangkan situasi dan keadaan perusahaan baik keadaan intern perusahaan itu sendiri atau lingkungan mikro perusahaan, maupun keadaan ekstern perusahaan atau yang dikenal dengan lingkungan makro perusahaan.
Perusahaan yang berjaya dan mampu mempertahankan serta meningkatkan lagi penjulannya ditengah-tengah pesaingnya adalah perusahaan yang telah berhasil menetapkan strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya dengan tepat.
Adapun penentuan strategi bersaing hendaknya dilakukan dengan mempertimbangkan kepada besar dan posisi masing-masing perusahaan dalam pasar. Karena perusahaan yang besar mungkin dapat menerapkan stretegi tertentu yang jelas tidak bisa dilakukan oleh perusahaan kecil. Demikian pula sebaliknya, bukanlah menjadi sesuatu hal yang jarang terjadi bahwa perusahaan kecil dengan strateginya sendiri mampu menghasilkan tingkat keuntungan yang sama atau bahkan lebih baik daripada perusahaan besar.
Dengan memperhatikan dan mempertimbangkan semua hal diatas, maka dapat dipastikan perusahaan akan dapat menentukan dengan baik strategi pemasarannya serta strategi bersaingnya, untuk tetap maju dan berkembang di tengah-tengah persaingannya.
©2004 Digitized by USU digital library 13
DAFTAR PUSTAKA
Basu Swastha D.H. MBA, Manajemen pemasaran Modern, Liberty, Yogyakarta, 1990
Gitosudanno, Indriyo, Manajemen Pemasaran, BPFE Yogyakarta, 1994
Jauch, lawrence R, Manajemen Strategis Dan Kebijakan Perusahaan, Erlangga, Jakarta, 1993
Mc. Donald, Malcom H.B. Rencana Pemasaran, Arcan, Jakarta, 1995
Phillip Kotler, Marketing Management, Prentice Hall, New Jersey, 2000
Naisbitt, John, Global Paradox, Avon Books, New York, 1995
Stanton, William, J, Prinsip Pemasaran, Erlangga, 1986
Sutojo Siswanto, Kerangka Dasar Manajemen Pemasaran, LPPM, 1981
Sofjian, Assauri, Manajemen Pemasaran Dasar, Konsep dan Strategi Rajawali, Jakarta,1992
O. Winardi, Manajemen Pemasaran, Sinar Baru, Bandung, 1981
©2004 Digitized by USU digital library 14
Label: STRATEGI PEMASARAN
Post a Comment
http://911medical.blogspot.com/2007/09/diabetes.html
Langganan:
Postingan (Atom)